Ditembak Peluru Tajam, 38 Demonstran Myanmar Tewas
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Ditembak Peluru Tajam, 38 Demonstran Myanmar Tewas

Kamis, 4 Maret 2021 | 07:20 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Yangon, Beritasatu.com- Sedikitnya 38 orang tewas di Myanmar pada Rabu (3/3) akibat pasukan keamanan menembak dengan peluru tajam. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyebut Rabu (3/3) sebagai "hari paling berdarah" sejak kudeta terjadi sebulan lalu.

Seperti dilaporkan BBC, Rabu (4/3), Utusan PBB untuk Myanmar Christine Schraner Burgener mengatakan ada rekaman video mengejutkan yang keluar dari negara itu.
Dia juga menambahkan tampaknya pasukan keamanan menembak dengan peluru tajam.

Demonstrasi massal dan tindakan pembangkangan sipil telah terjadi di seluruh Myanmar sejak militer merebut kendali pada 1 Februari.

Para pengunjuk rasa telah menyerukan pembebasan para pemimpin pemerintah terpilih, termasuk Aung San Suu Kyi, yang digulingkan dan ditahan dalam kudeta tersebut, dan diakhirinya kekuasaan militer.

Kekerasan terbaru terjadi sehari setelah negara-negara tetangga Myanmar mendesak militer untuk menahan diri.

Schraner Burgener mengatakan sedikitnya 50 orang kini telah tewas "dan banyak orang yang terluka" sejak kudeta dimulai.

Burgener mengatakan satu klip video menunjukkan polisi memukuli kru medis sukarelawan yang tidak bersenjata. Foto lainnya menunjukkan seorang pengunjuk rasa ditembak dan kemungkinan besar terbunuh di jalan.

"Saya tanya beberapa ahli persenjataan dan mereka bisa verifikasi ke saya, belum jelas tapi sepertinya senjata polisi itu seperti senapan mesin ringan 9mm, jadi peluru tajam," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Film Rusia “Gulyai, Vasya! Svidanie na Bali” Promosikan Pariwisata Bali

Industri kreatif, khususnya film, adalah salah satu medium yang efektif dalam melakukan promosi pariwisata dan budaya.

DUNIA | 3 Maret 2021

Situasi Myanmar Memanas, 10 Tewas

Sedikitnya 10 orang tewas ketika pasukan keamanan Myanmar menembaki demonstran pro-demokrasi pada Rabu (3/3/2021).

DUNIA | 3 Maret 2021

Tawarkan Satu Miliar Dosis Vaksin Covid-19, Sindikat Coba Tipu Negara-negara Eropa

Satu sindikat coba menipu pemerintah di seluruh Uni Eropa total sekitar 1 miliar dosis vaksin Covid-19 yang tidak pernah ada

DUNIA | 3 Maret 2021

FBI: Kerusuhan Capitol Adalah Terorisme Domestik

FBI mengatakan badan penegak hukum mengklasifikasikan kerusuhan Capitol 6 Januari yang mematikan dari pendukung Donald Trump sebagai terorisme domestik

DUNIA | 3 Maret 2021

Saling Klaim Dubes Myanmar, PBB pun Kebingungan

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kini kebingungan untuk menentukan siapa yang sah untuk mewakili Myanmar.

DUNIA | 3 Maret 2021

Arab Saudi Wajibkan Vaksinasi Covid-19 untuk Ibadah Haji 2021

Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah memutuskan bahwa hanya orang yang telah divaksinasi Covid-19 yang diizinkan untuk menghadiri haji tahun 2021 ini.

DUNIA | 3 Maret 2021

Gubernur di Nigeria Bantah Bayar Tebusan untuk Bebaskan Ratusan Siswi

Gubernur Bello Matawalle bersikeras tidak ada uang tebusan yang dibayarkan untuk pembebasan para siswi di Negara Bagian Zamfara, Nigeria.

DUNIA | 3 Maret 2021

Senat AS Setujui Gina Raimondo Jadi Mendag

Gubernur Rhode Island Gina Raimondo pada Selasa (2/3) dikonfirmasi oleh Senat Amerika Serikat (AS) sebagai menteri perdagangan yang baru

DUNIA | 3 Maret 2021

Akhir Mei, Covax Akan Bagikan 237 Juta Dosis Covid-19 ke 14 Negara

Program berbagi vaksin Covax menyatakan pada Selasa (2/3) akan mengirimkan 237 juta dosis suntikan Covid-19 Astrazeneca ke 142 negara pada akhir Mei.

DUNIA | 3 Maret 2021

Kisruh, Siapa yang Wakili Myanmar di PBB

Di PBB, Dubes Myanmar Kyaw Moe Tun sudah dipecat oleh junta yang kini berkuasa. Kini kisruh siapa mewakili Myanmar di PBB.

DUNIA | 3 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS