Tiongkok Jadi Ujian Geopolitik Terbesar AS
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Tiongkok Jadi Ujian Geopolitik Terbesar AS

Kamis, 4 Maret 2021 | 14:58 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Persaingan yang berkembang dengan Tiongkok adalah tantangan utama yang dihadapi Amerika Serikat (AS). Saat pidato di Departemen Luar Negeri di Washington, Menteri Luar Negeri Antony Blinken menggambarkan negara Asia itu sebagai "ujian geopolitik terbesar" abad ini.

Seperti dilaporkan VOA, Blinken membeberkan agenda kebijakan luar negeri pemerintahan Biden, dengan delapan prioritas. Pemerintah mengeluarkan pemikirannya dalam dokumen setebal 24 halaman yang menguraikan kebijakan keamanan nasional Biden bersama dengan pidato Blinken.

"Ini adalah satu-satunya pesaing yang berpotensi mampu menggabungkan kekuatan ekonomi, diplomatik, militer dan teknologinya untuk meningkatkan tantangan berkelanjutan terhadap sistem internasional yang stabil dan terbuka," bunyi dokumen keamanan nasional tentang Tiongkok.

"Hubungan kita dengan Tiongkok bila perlu akan kompetitif, kolaboratif kalau bisa, dan bermusuhan bila harus. Faktor yang umum adalah perlunya terlibat dengan Tiongkok dari posisi kekuatan. Itu membutuhkan kerja sama dengan sekutu dan mitra, bukan malah mengecam mereka. Dengan begitu, kekuatan gabungan kita akan jauh lebih sulit untuk diabaikan oleh Tiongkok," ujar Blinken.

Amerika Serikat dan Tiongkok berselisih soal pengaruh di wilayah Indo-Pasifik, praktik ekonomi Beijing, Hong Kong, Taiwan, dan hak asasi manusia di wilayah Xinjiang Tiongkok.

Pemerintahan Biden telah mengindikasikan akan secara luas melanjutkan pendekatan keras ke Tiongkok yang diambil oleh Trump, tetapi melakukannya dengan berkoordinasi dengan sekutu.

"Hubungan kami dengan Tiongkok akan kompetitif pada saat yang seharusnya, kolaboratif ketika bisa, dan bermusuhan ketika harus," papar Blinken.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Demi Euro dan Dolar, Venezuela Jual Cadangan Emas

Venezuela telah menjual cadangan emas negara untuk ditukar dengan uang euro dan dolar Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 4 Maret 2021

PBB: Upaya Korut Bendung Covid-19 Perburuk HAM

Langkah-langkah drastis yang diambil oleh Korea Utara (Korut) untuk menahan laju penyebaran Covid-19 telah memperburuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

DUNIA | 4 Maret 2021

PM Kamboja Disuntik Dosis Pertama Vaksin Covid-19

Perdana Menteri Kamboja Samdech Techo Hun Sen pada Kamis (4/3) menerima dosis pertama vaksin Covid-19

DUNIA | 4 Maret 2021

Biden Kecam Pencabutan Aturan Wajib Masker Texas dan Mississippi

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Rabu (3/3) mengecam pencabutan aturan wajib masker yang dilakukan gubernur Texas dan Mississippi

DUNIA | 4 Maret 2021

Interpol Bongkar Sindikat Vaksin Covid-19 Palsu di Tiongkok dan Afsel

Interpol berhasil membongkar sindikat jaringan vaksin Covid-19 di Tiongkok dan Afrika Selatan (Afsel).

DUNIA | 4 Maret 2021

Bakar Foto Raja, Aktivis Thailand Ditangkap

Seorang aktivis anti-pemerintah yang dituduh membakar potret Raja Thailand Maha Vajiralongkorn ditangkap pada Rabu (3/3).

DUNIA | 4 Maret 2021

Sekitar 10.000 Pasukan Akan Kawal Paus Fransiskus di Irak

Puluhan ribu pasukan akan dikerahkan untuk mengawal Paus Fransiskus selama kunjungan di Irak.

DUNIA | 4 Maret 2021

Akibat Pandemi Covid-19, 168 Juta Anak Tak Bisa Sekolah Sepanjang Tahun

Sekolah untuk lebih dari 168 juta anak di seluruh dunia telah ditutup sepenuhnya selama hampir satu tahun penuh karena pandemi virus corona.

DUNIA | 4 Maret 2021

Tak Ingin Umat Kecewa, Paus Fransiskus Tetap ke Irak

Paus Fransiskus mengatakan pada Rabu (3/3) bahwa dia akan tetap pergi ke Irak. Bapa Suci mengaku tidak ingin mengecewakan umat dan banyak orang.

DUNIA | 4 Maret 2021

Israel Tuding Iran sebagai Teroris Lingkungan

Pemerintah Israel menuding Iran berada di balik tumpahan minyak baru-baru ini di lepas pantai Israel.

DUNIA | 4 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS