Serukan Setop Kekerasan, Sekjen PDIP: Rakyat Myanmar Rindukan Demokrasi Konstitusional
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Serukan Setop Kekerasan, Sekjen PDIP: Rakyat Myanmar Rindukan Demokrasi Konstitusional

Jumat, 5 Maret 2021 | 11:29 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto sangat menyayangkan dampak kudeta militer di Myanmar yang telah menimbulkan korban jiwa. Hasto menyebut rakyat Myanmar tentu merindukan demokrasi konstitusional. Menurut Hasto, pihaknya mendapat informasi bahwa sampai hari ini, setidaknya 54 orang korban jiwa dan 1700 orang ditangkap.

“Rakyat Myanmar merindukan demokrasi konstitusional yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi bagi pemerintahan negara. Atas dasar hal tersebut, setop kekerasan, dan kedepankan supremasi sipil, di mana pemegang kekuasaan negara seharusnya lahir melalui proses pemilu yang demokratis, jujur dan adil,” kata Hasto, Jumat (5/3/2021).

Hasto mengatakan jalan demokrasi dipilih karena kemampuannya menyelesaikan konflik melalui dialog-musyawarah. PDIP berharap agar krisis demokrasi di Myanmar dapat diakhiri dengan menghormati pemerintahan yang sebelumnya sudah terbentuk melalui pemilu untuk menjalankan mandat dengan sebaik-baiknya.

Lebih lanjut, PDIP menilai bahwa dalam politik, kebenaran harus menjadi dasar berdasarkan rules of the game yang harus dihormati bersama. Hasto mengatakan PDIP sendiri memiliki pengalaman bagaimana Pemilu 2004 dan 2009 diwarnai oleh berbagai kecurangan. Puncaknya pada 2009, kecurangan disebut terjadi sangat masif.

“Baik dari manipulasi DPT, penggunaan oknum penyelenggara pemilu, penggunaan bansos dengan jumlah yang sangat fantastis, dan lain-lain. Saat itu, ada suatu partai yang perolehan suaranya bisa naik 300% di tengah kontestasi yang sangat ketat,” ucap Hasto.

Hasto tak menyebut nama partai yang dimaksud. Namun pada 2009, Partai Demokrat yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono mengalami peningkatan suara yang drastis.

“Tapi akhirnya kebenaran dalam politik ditegakkan, karena jalan demokrasi, jalan keyakinan bersama rakyat, sehingga PDI Perjuangan dapat memenangkan pemilu dua kali berturut-turut,” kata Hasto.

Kepada otoritas di Myanmar, Hasto mengingatkan bahwa pada 1955, negeri itu telah menjadi mitra penting Indonesia di dalam mengadakan Konferensi Asia Afrika.

Lebih jauh, Hasto mengatakan pemerintah, terlebih PDIP, tidak akan campur tangan urusan dalam negeri negara lain sebagaimana menjadi spirit Dasa Sila Bandung. Namun, sebagai komitmen bersama bagi terciptanya stabilitas di kawasan, dan komitmen terhadap demokrasi dan HAM, serta mengingat rakyat telah menjadi korban, maka PDIP merekomendasikan hal penting kepada pemerintah.

“Yakni untuk mengambil prakarsa lebih, dengan memimpin berbagai upaya diplomasi melalui ASEAN guna menekan rejim militer di Myanwar agar tidak lagi melakukan tindak kekerasan, dan menghormati hasil pemilu. Berbagai persoalan terkait kecurangan pemilu sebagaimana dituduhkan harus diselesaikan melalui jalan hukum dan dialog,” kata Hasto.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ukraina Dilanda Gelombang Ketiga Pandemi Covid-19

Perdana Menteri Denys Shmyhal mengatakan gelombang ketiga pandemi Covid-19 telah dimulai di Ukraina.

DUNIA | 5 Maret 2021

Inggris Riset Efektivitas Dosis Ketiga Vaksin Covid-19

Pemerintah Inggris akan mendanai apa yang diyakini sebagai studi pertama di dunia yang menilai efektivitas dosis ketiga vaksin untuk memerangi Covid-19.

DUNIA | 5 Maret 2021

Junta Myanmar Coba Pindahkan Dana dari Rekening AS

Junta militer Myanmar berusaha untuk memindahkan dana sekitar US$ 1 miliar (Rp 14,2 triliun) yang disimpan di Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 5 Maret 2021

Ini Deretan Agenda Paus Fransiskus di Irak

Meskipun menghadapi pandemi Covid-19 dan ancaman keamanan, kunjungan Bapa Suci di Irak punya sederet agenda penting.

DUNIA | 5 Maret 2021

Polisi AS Waspadai Serangan Baru di Capitol

Kepolisian AS telah meningkatkan keamanan di Washington pada Kamis (4/3), setelah laporan intelijen soal kemungkinan serangan baru di Capitol.

DUNIA | 5 Maret 2021

NATO: Uni Eropa Tak Bisa Bela Eropa

Pertahanan Uni Eropa sangat bergantung pada ikatan transatlantik yang erat dan bukan pada pencarian otonomi strategis benua itu.

DUNIA | 5 Maret 2021

Rwanda Terima Vaksin Covid-19 Covax

Rwanda menerima paket kiriman pertama vaksin Covid-19 dari Covax.

DUNIA | 5 Maret 2021

Helikopter Militer Turki Jatuh, 11 Tentara Tewas

Sejumlah 11 tentara tewas akibat kecelakaan helikopter militer yang jatuh di sebelah tenggara Turki.

DUNIA | 5 Maret 2021

Ahmed Aboul-Gheit Pimpin Lagi Liga Arab

Ahmed Aboul-Gheit terpilih kembali untuk memimpin Liga Arab untuk masa jabatan periode kedua.

DUNIA | 5 Maret 2021

Italia Gagalkan Ekspor Vaksin Astrazeneca ke Australia

Italia marah karena mereka sendiri belum menerima vaksin dalam jumlah yang memadai.

DUNIA | 5 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS