Kaum Profesional Indonesia di Singapura Berbagi Pengalaman Hadapi Covid-19
Logo BeritaSatu

Kaum Profesional Indonesia di Singapura Berbagi Pengalaman Hadapi Covid-19

Sabtu, 6 Maret 2021 | 08:12 WIB
Oleh : Irawati D Astuti / IDS

Singapura, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 yang sudah satu tahun dialami tidak hanya membuat banyak orang harus kehilangan orang-orang yang dicintai, tetapi membawa ke lembah yang menciptakan kegelisahan dan kecemasan. Bangkit dari situasi yang menekan menuntut kemauan untuk tidak terus larut dalam kesulitan dan menghadapinya dengan kebersamaan.

Itulah pesan yang disampaikan ketika KBRI Singapura bersama dengan Indonesian Professionals Association (IPA) Singapura mengadakan bincang-bincang terkait jalan menuju pemulihan dari Covid-19 pada Kamis (4/3/2021) lalu. IPA merupakan organisasi masyarakat Indonesia di Singapura yang terdiri dari warga Indonesia pekerja profesional di Singapura yang bekerja
pada berbagai perusahaan terkemuka di Singapura.

Pada kegiatan tersebut, Duta Besar Suryo Pratomo hadir menyampaikan kata sambutan, diikuti oleh pembahasan oleh dua pembicara yaitu dr Deibby Mamahit, Direktur/Pendiri Brainworks dan Rahimah Abdulrahim, Direktur Kebijakan Publik untuk Asia Tenggara di Facebook.

Dokter Deibby dalam pembahasannya menyampaikan cara termudah melakukan pemulihan diri akibat dampak yang ditimbulkan Covid-19. Pemulihan diri yang mudah dilakukan setiap orang antara lain dengan menjaga kualitas tidur, mengkonsumsi nutrisi lengkap dan cukup air putih, melakukan olahraga rutin, mengendalikan stres dan pikiran, serta menjaga hubungan/relasi baik keluarga dan teman-teman.

“Dalam mengatasi stres, kita harus belajar untuk membedakan hal-hal yang dapat kita kontrol dan yang tidak dapat
kita kontrol dan juga belajar menerima hal-hal yang di luar kendali kita,” ujar Deibby dalam siaran pers yang diterima Beritasatu, Sabtu (6/3/2021).

Pembahasan dilanjutkan dengan paparan dari Rahimah Abdulrahim yang menyampaikan tips mengatasi berbagai tantangan di tempat kerja selama pandemi Covid-19 serta memberikan motivasi kepada teman-teman pekerja profesional Indonesia di Singapura, utamanya kalangan muda. Dengan demikian, mereka bisa tetap semangat dan menjadikan momentum pandemi sebagai waktu yang tepat untuk dapat lebih mengembangkan diri.

“Kita banyak menyaksikan orang-orang yang terpuruk selama pandemi Covid-19, namun saya yakin banyak dari kita yang mampu untuk thrive and come out stronger,” tuturnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Dubes Suryo Pratomo menekankan berbagai upaya Pemerintah Indonesia dalam penanganan Covid-19 di Tanah Air, termasuk upaya terkini dalam melakukan vaksinasi terhadap masyarakat Indonesia. Dubes juga menyampaikan berbagai kerja sama antara Indonesia dan Singapura dalam upaya penanganan Covid-19 di Indonesia.

Menjawab pertanyaan dr Indah dari Indonesia melalui zoom, yang seharusnya tahun lalu mengikuti pelatihan di Singapura, Dubes menjelaskan bahwa Singapura masih sangat berhati-hati untuk membuka perbatasannya karena khawatir terjadi peningkatan kasus baru.

“Meski kasus penularan di Singapura rendah, namun jumlah orang yang sudah menjalani vaksinasi juga masih rendah. PM Lee Hsien Loong memperkirakan, baru akhir 2021 ini seluruh warga Singapura sudah divaksinasi. Setelah itu mungkin Singapura baru akan membuka diri bagi masuknya warga dari negara lain”, ujar Dubes Tommy.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid (bertemu secara fisik dan melalui daring) tersebut mendapatkan respons positif dari para peserta yang ikut serta. Kegiatan ini juga menunjukkan kepedulian yang besar dari IPA dan KBRI Singapura untuk bersama-sama bangkit dari masa sulit selama pandemi Covid-19.

Selanjutnya acara bincang-bincang dan silaturahmi KBRI Singapura bersama berbagai organisasi masyarakat Indonesia di Singapura akan terus dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ada.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

APD Minim Hadapi Covid, 1 Petugas Medis di Dunia Meninggal Tiap 30 Menit

Sejumlah 17.000 petugas medis meninggal dunia akibat Covid-19. Angka itu berarti seorang pekerja kesehatan meninggal setiap 30 menit.

DUNIA | 5 Maret 2021

Amnesty: 17.000 Petugas Kesehatan di Dunia Meninggal Akibat Covid-19

Setidaknya 17.000 petugas kesehatan telah meninggal di seluruh dunia akibat Covid-19 selama setahun terakhir.

DUNIA | 5 Maret 2021

AS Masukkan Kementerian Myanmar ke Daftar Hitam

Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS) memasukkan sejumlah kementerian Myanmar dalam daftar hitam,

DUNIA | 5 Maret 2021

Satu Mangkuk Tiongkok Dinasti Ming Bernilai Rp 7,1 Miliar

Mangkuk Tiongkok abad ke-15 yang langka ditemukan di obral halaman rumah warga Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 5 Maret 2021

Tiongkok Pasok Vaksin Covid-19 untuk Liga Arab

Tiongkok memberikan sejumlah vaksin Covid-19 Sinopharm kepada sekretariat jenderal Liga Arab di Kairo, Kamis (4/3)

DUNIA | 5 Maret 2021

Kepada Militer Myanmar, PBB Minta Hentikan Pembunuhan Pengunjuk Rasa

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menuntut militer Myanmar untuk menghentikan pembunuhan pengunjuk rasa.

DUNIA | 5 Maret 2021

Selandia Baru Cabut Peringatan Tsunami

Otoritas Selandia Baru mencabut peringatan bahaya gelombang tsunami setelah tiga gempa bumi dahsyat melanda pantai setempat

DUNIA | 5 Maret 2021

PBB: 17 % Makanan Terbuang di Tingkat Konsumen

Sekitar 17% makanan yang tersedia untuk konsumen terbuang percuma di rumah, gerai ritel, dan restoran pada 2019.

DUNIA | 5 Maret 2021

Serukan Setop Kekerasan, Sekjen PDIP: Rakyat Myanmar Rindukan Demokrasi Konstitusional

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut rakyat Myanmar merindukan demokrasi konstitusional.

DUNIA | 5 Maret 2021

Ukraina Dilanda Gelombang Ketiga Pandemi Covid-19

Perdana Menteri Denys Shmyhal mengatakan gelombang ketiga pandemi Covid-19 telah dimulai di Ukraina.

DUNIA | 5 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS