Perkuat Perlindungan Awak Kapal Ikan, Indonesia Bersiap Ratifikasi C188
Logo BeritaSatu

Perkuat Perlindungan Awak Kapal Ikan, Indonesia Bersiap Ratifikasi C188

Sabtu, 6 Maret 2021 | 08:40 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Perlindungan WNI di luar negeri merupakan salah satu prioritas Kementerian Luar Negeri. Upaya perlindungan salah satunya berlaku bagi para WNI yang bekerja sebagai awak kapal perikanan.

Hal ini ditekankan Indonesia dalam seminar daring “Peluang dan Tantangan Ratifikasi C188 (Work in Fishing Convention)" yang diselenggarakan secara virtual pada Kamis (4/3/2021).

Seminar tersebut menyepakati arti penting komitmen Indonesia untuk meratifikasi C188 dalam kaitannya dengan upaya peningkatan pelindungan awak kapal perikanan Indonesia di dalam dan di luar negeri. Indonesia juga perlu membangun kesiapan kapasitas nasional melalui penyusunan peta jalan nasional menuju ratifikasi Konvensi ILO C188 yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan penguatan kerja sama internasional.

Indonesia memiliki kepentingan besar dalam isu pelindungan awak kapal perikanan. Berdasarkan data the Food and Agriculture Organization, Indonesia merupakan salah satu negara pengirim awak perikanan terbesar yang bekerja di kapal ikan asing.

Hingga kini, Konvensi ILO C188 adalah satu-satunya konvensi internasional yang secara khusus mengatur pelindungan dan standar kondisi kerja yang layak untuk para pekerja di kapal pencari ikan. Ratifikasi C188 penting untuk mendorong kerja sama internasional, khususnya melalui ILO, dan penguatan upaya pelindungan awak perikanan Indonesia.

"Selama tahun 2020 Kementerian Luar Negeri RI dan Perwakilan RI telah memfasilitasi pemulangan lebih dari 27.000 anak buah kapal Indonesia yang tersebar di berbagai penjuru dunia. Ini adalah buah dari kerja sama dan komunikasi intensif dengan berbagai pihak di dalam dan di luar negeri," kata Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri, Andy Rachmianto, saat menyampaikan paparannya, dikutip siaran pers Kemlu, Sabtu (6/3/2021).

Sementara itu, Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kemlu, Febrian Ruddyard, menegaskan bahwa pelindungan tenaga migran Indonesia sejalan dengan strategi diplomasi Indonesia di tatanan multilateral.

Indonesia senantiasa mendorong ratifikasi dan implementasi instrumen hukum internasional terkait mobilitas tenaga kerja internasional dan hak-hak pekerja migran. Untuk tujuan tersebut, diplomasi multilateral Indonesia aktif di forum ILO maupun dalam kerangka Global Compact for Safe, Orderly and Regular Migration (GCM).

Seminar daring yang dihadiri oleh sekitar 140 peserta tersebut, menampilkan pembicara dan pengulas dari Kantor ILO, Kementerian dan Lembaga terkait di Indonesia, perwakilan kelompok pengusaha dan kelompok pekerja nasional dan internasional yang berkecimpung dalam sektor perikanan, serta dari Afrika Selatan yang telah meratifikasi Konvensi ILO C188 untuk berbagi pengalaman penerapan ratifikasi konvensi tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kaum Profesional Indonesia di Singapura Berbagi Pengalaman Hadapi Covid-19

Bangkit dari situasi yang menekan menuntut kemauan untuk tidak terus larut dalam kesulitan dan menghadapinya dengan kebersamaan.

DUNIA | 6 Maret 2021

APD Minim Hadapi Covid, 1 Petugas Medis di Dunia Meninggal Tiap 30 Menit

Sejumlah 17.000 petugas medis meninggal dunia akibat Covid-19. Angka itu berarti seorang pekerja kesehatan meninggal setiap 30 menit.

DUNIA | 5 Maret 2021

Amnesty: 17.000 Petugas Kesehatan di Dunia Meninggal Akibat Covid-19

Setidaknya 17.000 petugas kesehatan telah meninggal di seluruh dunia akibat Covid-19 selama setahun terakhir.

DUNIA | 5 Maret 2021

AS Masukkan Kementerian Myanmar ke Daftar Hitam

Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS) memasukkan sejumlah kementerian Myanmar dalam daftar hitam,

DUNIA | 5 Maret 2021

Satu Mangkuk Tiongkok Dinasti Ming Bernilai Rp 7,1 Miliar

Mangkuk Tiongkok abad ke-15 yang langka ditemukan di obral halaman rumah warga Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 5 Maret 2021

Tiongkok Pasok Vaksin Covid-19 untuk Liga Arab

Tiongkok memberikan sejumlah vaksin Covid-19 Sinopharm kepada sekretariat jenderal Liga Arab di Kairo, Kamis (4/3)

DUNIA | 5 Maret 2021

Kepada Militer Myanmar, PBB Minta Hentikan Pembunuhan Pengunjuk Rasa

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menuntut militer Myanmar untuk menghentikan pembunuhan pengunjuk rasa.

DUNIA | 5 Maret 2021

Selandia Baru Cabut Peringatan Tsunami

Otoritas Selandia Baru mencabut peringatan bahaya gelombang tsunami setelah tiga gempa bumi dahsyat melanda pantai setempat

DUNIA | 5 Maret 2021

PBB: 17 % Makanan Terbuang di Tingkat Konsumen

Sekitar 17% makanan yang tersedia untuk konsumen terbuang percuma di rumah, gerai ritel, dan restoran pada 2019.

DUNIA | 5 Maret 2021

Serukan Setop Kekerasan, Sekjen PDIP: Rakyat Myanmar Rindukan Demokrasi Konstitusional

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut rakyat Myanmar merindukan demokrasi konstitusional.

DUNIA | 5 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS