Akibat Pandemi Covid-19, WHO Peringatkan Dampak Trauma Massal
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Akibat Pandemi Covid-19, WHO Peringatkan Dampak Trauma Massal

Minggu, 7 Maret 2021 | 07:01 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jenewa, Beritasatu.com- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan pada Jumat (5/3) bahwa pandemi Covid-19 telah menyebabkan lebih banyak "trauma massal" daripada Perang Dunia II. Seperti dilaporkan Xinhua, WHO memperingatkan konsekuensi dampak Covid-19 bertahan lama.

"Dunia telah mengalami trauma massal karena Perang Dunia Kedua memengaruhi banyak, banyak nyawa," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada konferensi pers virtual.

Bukti trauma massal telah dikemukakan oleh organisasi lain, seperti Dewan Perawat Internasional, yang memperingatkan pada 13 Januari tentang efek pandemi pada kesehatan mental perawat.

"Dan sekarang, bahkan dengan pandemi Covid ini, dengan skala yang lebih besar, lebih banyak nyawa telah terdampak, hampir seluruh dunia terpengaruh," katanya.

Tedros menambahkan bahwa trauma massal yang disebabkan pandemi Covid-19 melampaui proporsi dan bahkan lebih besar dari yang dialami dunia. "setelah Perang Dunia Kedua.

“Negara harus melihatnya seperti itu, dan bersiap untuk itu,” tambahnya.

Michael Ryan, direktur eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, mengatakan trauma massal bahkan dapat memengaruhi penularan, karena akan "sangat sulit untuk mempertahankan perilaku yang menghentikan epidemi" untuk komunitas yang terkena dampak.

"Kesehatan mental dan dukungan psikososial untuk individu dan komunitas harus menjadi inti dari semua rencana pemulihan dan harus dibiayai dengan rencana tersebut," katanya.

Menurut Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis Covid-19 untuk WHO, pemerintah, komunitas, keluarga, individu perlu lebih banyak penekanan untuk menjaga kesejahteraan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Survei: Hampir 80% Warga Palestina Ingin Presiden Abbas Mundur

Satu jajak pendapat baru menemukan bahwa hampir 80% warga Palestina ingin Presiden Mahmoud Abbas mengundurkan diri.

DUNIA | 22 September 2021

Tiongkok Janji Hentikan Pembangunan Pembangkit Listrik Batu Bara di Luar Negeri

Tiongkok tidak akan membangun proyek pembangkit listrik tenaga batu bara baru di luar negeri.

DUNIA | 22 September 2021

Akibat Covid-19, Sekitar 20% Warga Nigeria Kehilangan Pekerjaan

Sekitar 20% pekerja Nigeria kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19

DUNIA | 22 September 2021

Pakistan Tidak Buru-buru Akui Pemerintah Taliban di Afghanistan

Pemerintah Pakistan tidak akan terburu-buru untuk mengakui pemerintah Taliban di Afghanistan.

DUNIA | 22 September 2021

Bela Prancis, Pemimpin Uni Eropa Kecewa Atas Kesepakatan AUKUS

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan "tidak dapat menerima" cara Australia, Inggris, dan Amerika Serikat dalam kemitraan AUKUS dalam memperlakukan Prancis.

DUNIA | 22 September 2021

Inggris Mulai Uji Coba Vaksin Penguat Multivarian Covid-19

Uji coba vaksin penguat multi-varian pertama di dunia terhadap Covid-19 dimulai di kota Manchester, Inggris, pada Senin (20/9/2021).

DUNIA | 22 September 2021

Sikap Tiongkok di LCS Dianggap Menguntungkan Indonesia

Soleman B Ponto menyebut sikap Tiongkok di LCS sangat menguntungkan Indonesia.

DUNIA | 22 September 2021

Aktivis HAM di PBB: Jangan Biarkan Taliban Membodohi Kalian

Rapper dan aktivis HAM Afghanistan, Sonita Alizadeh meminta para pemimpin dunia berhati-hati dan tidak membiarkan Taliban membodohi semua orang.

DUNIA | 22 September 2021

Hikmahanto: Birokrasi AS Anggap Tiongkok Akan Dominasi Kawasan Indo-Pasifik

Hikmahanto Juwana menyebut birokrasi di Amerika Serikat (AS) menganggap Tiongkok akan mendominasi kawasan Indo-Pasifik.

DUNIA | 22 September 2021

Gobel Promosikan Teknologi Dirgantara Indonesia di Turki

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel menghadiri pameran teknologi Teknofest Turki di Istanbul.

DUNIA | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Survei: Hampir 80% Warga Palestina Ingin Presiden Abbas Mundur

Survei: Hampir 80% Warga Palestina Ingin Presiden Abbas Mundur

DUNIA | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings