Ini Daftar Pejabat Tiongkok yang Kena Sanksi Negara Barat
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Uighur

Ini Daftar Pejabat Tiongkok yang Kena Sanksi Negara Barat

Selasa, 23 Maret 2021 | 12:45 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Negara-negara Barat telah menerapkan sanksi terhadap para pejabat Tiongkok atas tuduhan pelanggaran hak asasi kelompok minoritas Muslim Uighur.

Sanksi ini dilancarkan lewat aksi bersama oleh Uni Eropa, Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada.

Tiongkok dituduh telah melakukan penahanan terhadap masyarakat etnis Uighur di kam-kam Provinsi Xinjiang di mana ada dugaan terjadinya penyiksaan, tenaga kerja paksa, dan kekerasan seksual.

Sanksi tersebut mencakup larangan masuk ke negara-negara pemberi sanksi dan pembekuan aset para pejabat dan enitas yang dianggap terlibat dalam pelanggaran HAM di Xinjiang.

Daftar pejabat yang terkena sanksi antara lain:

- Chen Mingguo, direktur Biro Keamanan Masyarakat Xinjiang, atau kepolisian lokal.

- Wang Mingshan, anggota komite Partai Komunis Tiongkok di Xinjiang yang menurut Uni Eropa memiliki posisi politik penting dalam membawahi aksi penahanan warga etnis Uighur.

- Wang Junzheng, sekretaris organisasi paramiliter dan ekonomi milik negara bernama Korps Pembangunan dan Produksi Xinjiang.

- Zhu Hailun, mantan wakil ketua Partai Komunis Tiongkok di Xinjiang, yang dituduh punya posisi politik penting dalam pengelolaan kam-kam penahanan tersebut.

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan perlakuan terhadap etnis Uighur jelas-jelas merupakan “pelanggaran terhadap hak asasi yang paling mendasar”.

Sanksi Uni Eropa ini adalah yang pertama sejak peristiwa di Lapangan Tiananmen di Beijing pada 1989, ketika aparat melepas tembakan ke para demonstran.

Raab juga menyebut tindakan Tiongkok terhadap Muslim Uighur merupakan "salah satu krisis HAM paling buruk di zaman kita".

“Menurut saya jelas dengan bertindak bersama para mitra kami -- total ada 30 [negara] -- kami mengirim pesan paling tegas kepada pemerintah Tiongkok bahwa masyarakat internasional tidak akan menutup mata atas terjadinya pelanggaran yang serius dan sistematis terhadap HAM, dan kami akan bertindak bersama untuk menuntut pertanggungjawaban mereka yang terlibat," kata Raab dalam dengar pendapat di parlemen Inggris.

Dibalas
Tiongkok, yang membantah keras semua tuduhan itu, langsung membalas dengan menerapkan sanksi kepada sejumlah pejabat Eropa.

Menurut Tiongkok, kam-kam itu merupakan fasilitas “pendidikan” untuk menangkal terorisme.

Senin kemarin Tiongkok menyebut sanksi tersebut hanya didasarkan pada kebohongan dan disinformasi samata.

Sanksi balasan Tiongkok mencakup 10 individu dan empat entitas di Eropa yang “telah sangat merugikan kedaulatan dan kepentingan Tiongkok serta menyebarkan kebohongan dan disinformasi".

Mereka dilarang masuk ke Tiongkok atau menjalankan kegiatan usaha di Tiongkok.

Politisi Jerman Reinhard Butikofer, yang mengepalai delegasi parlemen Eropa untuk masalah Tiongkok, adalah salah satu penerima sanksi.

Adrian Zenz, pakar kebijakan Tiongkok terkait Xinjiang, dan akademisi Swedia Bjorn Jerden juga terkena sanksi.

Zenz tahun lalu menulis laporan tentang dugaan sterilisasi secara paksa terhadap etnis Uighur.

Anggota parlemen Belanda Sjoerd Sjoerdsma juga ikut terkena sanksi dan menyebut tindakan balasan ini sebagai “bukti bahwa Tiongkok sensitif terhadap tekanan".

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken mengatakan Tiongkok telah melakukan genosida dan kejahatan kemanusiaan.

Kementerian Luar Negeri Kanada dalam pernyataannya mengatakan: "Ada banyak bukti atas pelanggaran HAM sistematis yang dipimpin negara oleh otoritas Tiongkok."



Sumber: BBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penembakan di Supermarket Colorado, 10 Tewas

Tersangka tunggal penembakan sudah ditangkap dan disebutkan mengalami cedera.

DUNIA | 23 Maret 2021

Filipina Tunjukkan Bukti Ratusan Kapal Tiongkok Masuk Wilayahnya

Ratusan kapal itu diidentifikasi sebagai kapal nelayan tetapi Filipina mengatakan tidak terlihat tanda-tanda mencari ikan.

DUNIA | 22 Maret 2021

Kampanyekan Vaksinasi Covid-19, PM Taiwan Disuntik Vaksin Astrazeneca

Perdana Menteri Taiwan Su Tseng-chang menerima suntikan vaksin Covid-19 Astrazeneca pada Senin (22/3 ketika pulau itu memulai kampanye vaksinasi.

DUNIA | 22 Maret 2021

Jam Belajar Terampas Covid-19, 70 Juta Anak Alami Krisis Membaca

Hilangnya waktu pembelajaran akibat pandemi Covid-19 telah membuat 70 juta anak menghadapi krisis membaca.

DUNIA | 22 Maret 2021

Untuk Niger, Tiongkok Donasikan 400.000 Dosis Vaksin Covid-19 Sinopharm

Tiongkok menyumbangkan 400.000 dosis vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Sinopharm ke Niger pada Minggu (21/3).

DUNIA | 22 Maret 2021

Palestina Gelar Kampanye Vaksinasi Massal Covid-19

Palestina pada Minggu (21/3) meluncurkan kampanye peluncuran vaksinasi massal melawan virus corona dalam upaya memerangi Covid-19 yang menyebar cepat di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

DUNIA | 22 Maret 2021

Pasok 75% Suku Cadang Tesla, Taiwan Terdepan dalam Teknologi Mobil Listrik

Terdapat ekosistem industri komponen otomotif yang lengkap di Taiwan, baik pada perangkat lunak maupun perangkat keras.

DUNIA | 22 Maret 2021

Afsel Jual Stok Vaksin Covid-19 Astrazeneca ke Kawasan

Afrika Selatan akan menjual vaksin Covid Astrazeneca sesuai pesanan yang diperolehnya ke negara kawasan.

DUNIA | 22 Maret 2021

UE dan Inggris Berebut Pasokan Vaksin Covid-19 Astrazeneca

Uni Eropa (UE) berebut pasokan vaksin Covid-19 Astrazeneca. Eropa menolak seruan Inggris untuk mengirimkan vaksin Astrazeneca yang diproduksi di Belanda

DUNIA | 22 Maret 2021

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Turki Tembus 30.000

Korban meninggal akibat Covid-19 di Turki naik di atas 30.000 pada Minggu (21/3). Pada Senin (22/3), jumlah kumulatif kasus infeksi mencapai 3 juta kasus.

DUNIA | 22 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS