Studi: Pemanasan Global Bisa Pangkas Peringkat Kredit 60 Negara
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Studi: Pemanasan Global Bisa Pangkas Peringkat Kredit 60 Negara

Selasa, 30 Maret 2021 | 13:09 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

London, Beritasatu.com- Lebih dari 60 negara bisa mengalami penurunan peringkat kredit karena perubahan iklim pada tahun 2030. Prediksi itu diungkap satu studi berbasis algoritma baru oleh sekelompok universitas di Inggris telah memperkirakan bahwa 63 negara. Jumlah itu kira-kira setengah dari jumlah yang dinilai oleh orang-orang seperti S&P Global, Moody's dan Fitch:

Seperti dilaporkan Reuters, Senin (29/3), para peneliti dari Universitas Cambridge, Universitas East Anglia dan SOAS yang berbasis di London melihat "skenario realistis" yang dikenal sebagai RCP 8.5. Peneliti melihat karbon dan emisi pencemar lainnya terus meningkat dalam beberapa dekade mendatang.

Para peneliti kemudian mencermati bagaimana kemungkinan dampak negatif dari kenaikan suhu, permukaan laut, dan efek perubahan iklim lainnya terhadap ekonomi dan keuangan negara dapat memengaruhi peringkat kredit mereka.

"Kami menemukan bahwa 63 negara menderita penurunan peringkat akibat iklim sekitar 1,02 takik pada 2030, naik menjadi 80 negara menghadapi penurunan peringkat rata-rata 2,48 takik pada 2100," bunyi studi yang dirilis Kamis (25/3).

Negara-negara yang paling terpukul termasuk Tiongkok, Cile, Malaysia, dan Meksiko yang dapat melihat enam tingkat penurunan pada akhir abad ini, serta Amerika Serikat, Jerman, Kanada, Australia, India, dan Peru yang dapat melihat sekitar empat tingkat penurunan.

"Hasil kami menunjukkan bahwa hampir semua negara, apakah kaya atau miskin, panas atau dingin, akan mengalami penurunan peringkat jika lintasan emisi karbon saat ini dipertahankan,” bunyi laporan riset.

Studi tersebut juga memperkirakan bahwa karena penurunan peringkat biasanya meningkatkan biaya pinjaman negara di pasar internasional, penurunan peringkat yang disebabkan oleh iklim akan menambah US$ 137 miliar (Rp 1.974 triliun) – US$ 205 miliar (Rp 2.955 triiliun) untuk pembayaran pembayaran hutang tahunan negara-negara pada tahun 2100.

Dalam skenario RCP 2.6 alternatif di mana emisi CO2 mulai turun dan mencapai nol pada tahun 2100, dampak peringkat akan rata-rata hanya lebih dari setengah takik dan gabungan biaya tambahan akan menjadi US$ 23 miliar (Rp 331 triliun)- US$ 34 miliar (Rp 490 triliun) yang lebih sederhana.

"Ada peringatan, tidak ada perkiraan kuantitatif yang kredibel secara ilmiah tentang bagaimana perubahan iklim akan berdampak pada faktor sosial dan politik. Jadi, temuan kami harus dianggap konservatif," kata laporan itu.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menlu dan Menhan Brasil Mundur, Presiden Bolsonaro Pusing Tujuh Keliling

Menteri Luar Negeri Ernesto Araujo dan Menteri Pertahanan Fernando Azevedo e Silva mengundurkan diri dari kabinet pemerintahan Brasil, Senin (29/3).

DUNIA | 30 Maret 2021

Kanada Tunda Vaksin Covid-19 Astrazeneca untuk Orang di Bawah Usia 55 Tahun

Otoritas Kanada menangguhkan penggunaan vaksin Covid-19 Oxford-AstraZeneca untuk orang di bawah usia 55 tahun pada Senin (29/3)

DUNIA | 30 Maret 2021

Prancis Tampung 5.000 Pasien Covid-19 di Uni Perawatan Khusus

Prancis mencatat jumlah pasien tertinggi di unit perawatan intensif (ICU) dengan Covid-19 sejak karantina kedua pada November, yakni hampir 5.000 orang.

DUNIA | 30 Maret 2021

Presiden dan Menhan Pakistan Terinfeksi Covid-19

Presiden Pakistan Arif Alvi dan Menteri Pertahanan Pervez Khattak terinfeksi Covid-19. Pada Senin (29/3),

DUNIA | 30 Maret 2021

Akibat Serangan Milisi ISIS, 55 Warga Mozambik Tewas

Kelompok milisi Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim serangan di kota Palma, Mozambik yang menewaskan 55 orang.

DUNIA | 30 Maret 2021

Menlu Jepang Prihatin atas UU Penjaga Pantai Tiongkok

UU Penjaga Pantai Tiongkok (Coast Guard Law) dapat meningkatkan sengketa maritim.

DUNIA | 30 Maret 2021

GlaxoSmithKline Akan Produksi 60 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Novavax untuk Inggris

GlaxoSmithKline akan memproduksi 60 juta dosis vaksin Covid-19 Novavax yang dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi AS untuk distribusi di Inggris

DUNIA | 30 Maret 2021

Proyek Kereta Cepat Batal, Malaysia Bayar Ganti Rugi Rp 1,09 Triliun ke Singapura

Malaysia telah membayar lebih dari Rp 1,09 triliun sebagai kompensasi kepada Singapura untuk proyek Kuala Lumpur-Singapore High-Speed Rail yang dihentikan

DUNIA | 30 Maret 2021

Pembantaian Demonstran Myanmar Berlanjut, AS Hentikan Perdagangan

Presiden Joe Biden mengumumkan penangguhan perdagangan dengan Myanmar pada Senin (29/3).

DUNIA | 30 Maret 2021

Sinopharm Akan Produksi Vaksin Covid-19 di Pabrik Baru Abu Dhabi

Satu pabrik baru di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) akan mulai memproduksi vaksin Covid-19 dari raksasa farmasi Sinopharm Tiongkok pada akhir 2021.

DUNIA | 30 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS