Logo BeritaSatu

Studi: Pemanasan Global Bisa Pangkas Peringkat Kredit 60 Negara

Selasa, 30 Maret 2021 | 13:09 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

London, Beritasatu.com- Lebih dari 60 negara bisa mengalami penurunan peringkat kredit karena perubahan iklim pada tahun 2030. Prediksi itu diungkap satu studi berbasis algoritma baru oleh sekelompok universitas di Inggris telah memperkirakan bahwa 63 negara. Jumlah itu kira-kira setengah dari jumlah yang dinilai oleh orang-orang seperti S&P Global, Moody's dan Fitch:

Seperti dilaporkan Reuters, Senin (29/3), para peneliti dari Universitas Cambridge, Universitas East Anglia dan SOAS yang berbasis di London melihat "skenario realistis" yang dikenal sebagai RCP 8.5. Peneliti melihat karbon dan emisi pencemar lainnya terus meningkat dalam beberapa dekade mendatang.

Para peneliti kemudian mencermati bagaimana kemungkinan dampak negatif dari kenaikan suhu, permukaan laut, dan efek perubahan iklim lainnya terhadap ekonomi dan keuangan negara dapat memengaruhi peringkat kredit mereka.

"Kami menemukan bahwa 63 negara menderita penurunan peringkat akibat iklim sekitar 1,02 takik pada 2030, naik menjadi 80 negara menghadapi penurunan peringkat rata-rata 2,48 takik pada 2100," bunyi studi yang dirilis Kamis (25/3).

Negara-negara yang paling terpukul termasuk Tiongkok, Cile, Malaysia, dan Meksiko yang dapat melihat enam tingkat penurunan pada akhir abad ini, serta Amerika Serikat, Jerman, Kanada, Australia, India, dan Peru yang dapat melihat sekitar empat tingkat penurunan.

"Hasil kami menunjukkan bahwa hampir semua negara, apakah kaya atau miskin, panas atau dingin, akan mengalami penurunan peringkat jika lintasan emisi karbon saat ini dipertahankan,” bunyi laporan riset.

Studi tersebut juga memperkirakan bahwa karena penurunan peringkat biasanya meningkatkan biaya pinjaman negara di pasar internasional, penurunan peringkat yang disebabkan oleh iklim akan menambah US$ 137 miliar (Rp 1.974 triliun) – US$ 205 miliar (Rp 2.955 triiliun) untuk pembayaran pembayaran hutang tahunan negara-negara pada tahun 2100.

Dalam skenario RCP 2.6 alternatif di mana emisi CO2 mulai turun dan mencapai nol pada tahun 2100, dampak peringkat akan rata-rata hanya lebih dari setengah takik dan gabungan biaya tambahan akan menjadi US$ 23 miliar (Rp 331 triliun)- US$ 34 miliar (Rp 490 triliun) yang lebih sederhana.

"Ada peringatan, tidak ada perkiraan kuantitatif yang kredibel secara ilmiah tentang bagaimana perubahan iklim akan berdampak pada faktor sosial dan politik. Jadi, temuan kami harus dianggap konservatif," kata laporan itu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 27 September 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 27 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 27 September 2022

Berikut ini Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 27 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 27 September 2022

Berikut ini Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 27 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 27 September 2022

Berikut ini Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 27 September 2022 sesuai denan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 27 September 2022

Berikut ini Data Positivity Rate Covid-19 sampai 27 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Data Kesembuhan Covid-19 di 10 Provinsi, 27 September 2022

Berikut ini Data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi, 27 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 27 September 2022

Berikut ini Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 27 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

PDIP Jelaskan Wajah Kesal Puan Saat Bagikan Kaus ke Warga

Politikus PDIP Said Abdullah menjelaskan wajah kesal Ketua DPR Puan Maharani saat membagikan kaus ke warga di Jawa Barat yang videonya viral di media sosial.

NEWS | 28 September 2022

Data Kematian Covid-19 di 10 Provinsi, 27 September 2022

Berikut ini Data Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi, 27 September 2022 seperti data dari kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data, 27 September 2022

Berikut ini Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data, 27 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PDIP Jelaskan Wajah Kesal Puan Saat Bagikan Kaus ke Warga

PDIP Jelaskan Wajah Kesal Puan Saat Bagikan Kaus ke Warga

NEWS | 1 jam yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings