Jepang Dukung Indonesia Desak Myanmar Hentikan Kekerasan
Rabu, 31 Maret 2021 | 10:55 WIB
Tokyo, Beritasatu.com – Kunjungan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi ke Tokyo, Jepang, juga mengangkat isu situasi di Myanmar. Retno mengatakan Jepang sepakat dengan pesan-pesan Indonesia terkait Myanmar agar penggunaan kekerasan segera dihentikan dan dilakukan dialog.
Hal itu disampaikan saat pertemuan Menlu Retno dengan Ketua Nippon Foundation dan Japanese Special Envoy for National Reconciliation in Myanmar, Sasakawa Yohei, Selasa (31/3/2021). Retno menyebut apa yang terjadi di Myanmar akan mempengaruhi situasi kawasan dan ASEAN. “Bapak Sasakawa menghargai upaya yang terus dilakukan oleh Indonesia untuk Myanmar,” kata Retno dalam pernyataan pers kepada wartawan secara virtual, kemarin malam.
Retno juga membahas kondisi Myanmar dalam pertemuan bilateral dengan Menlu Jepang Motegi Toshimitsu. “Mengenai Myanmar Indonesia dan Jepang memiliki keprihatinan yang sama melihat perkembangan situasi di Myanmar,” katanya.
Retno menyampaikan Indonesia menolak keras penggunaan kekerasan oleh aparat keamanan yang menyebabkan jatuhnya korban meninggal. Dia mendesak penghentian kekerasan agar korban tidak berjatuhan kembali. “Dialog harus terus diupayakan. Hanya melalui dialog Myanmar akan dapat menyelesaikan masalah mereka,” ujar Menlu Retno.
Dalam pertemuan bilateral, Menlu Retno dan Menlu Motegi juga membahas isu Indo-Pasifik. Indonesia, ujar Retno, kembali menyampaikan prinsip-prinsip yang ada dalam ASEAN Outlook on the Indo-Pacific antara lain transparansi, keterbukaan, inklusivitas, dan selalu mengedepankan kerja sama. “Jadi sekali lagi teman-teman, di dalam pertemuan bilateral dengan Menlu Jepang dan juga dalam Pertemuan 2+2 secara jelas saya menyampaikan kembali prinsip-prinsip yang ada di dalam ASEAN Outlook on the Indo-Pacific,” kata Retno.
Retno menegaskan rivalitas dan konfrontasi tidak akan menguntungkan siapa pun. Kawasan Indo-Pasifik harus menjadi kawasan damai dan sejahtera. Hal tersebut dapat tercapai jika kerja sama terus dikedepankan dan semua negara mematuhi hukum internasional. “Prioritas ASEAN adalah menjalin kerja sama konkret dengan semua mitra termasuk Jepang dalam mengimplementasikan kerja sama dalam konteks implementasi ASEAN Outlook on the Indo-Pacific,” lanjut Retno.
Sumber: BeritaSatu.com
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI
Pengasuh Ponpes Kauman Puji Kepemimpinan Ganjar sebagai Gubernur Jateng
Wisata Taman Rekreasi Pesawat, Nikmati Detik-Detik Pesawat Terbang dan Kuliner Seru
Hasil Arsenal vs Man City: Dramatis, Meriam London Juara Community Shield Lewat Adu Penalti
Hasil Man Utd vs Athletic Bilbao 1-1: Pellistri Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan
Atasi Kekeringan, Pemprov Jawa Timur Siapkan Penampungan Air di Tiap Kampung
B-FILES
Urgensi Mitigasi Risiko Penyelenggara Pemilu 2024
Zaenal Abidin
Identitas Indonesia
Yanto Bashri
Jokowi Apa Kehendakmu?
Guntur Soekarno
Hasil Arsenal vs Man City: Dramatis, Meriam London Juara Community Shield Lewat Adu Penalti




