Laporan Asal Usul Covid-19 Tertunda, 14 Negara Prihatin
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Laporan Asal Usul Covid-19 Tertunda, 14 Negara Prihatin

Rabu, 31 Maret 2021 | 12:39 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jenewa, Beritasatu.com- Sejumlah 14 negara menyatakan keprihatinan pada Selasa (30/3), atas tertundanya laporan menyatakan keprihatinan atas tertundanya laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) soal asal-usul virus corona yang menyebabkan Covid-19.

Seperti dilaporkan VOA, keprihatinan itu juga disampaikan atas tertutupnya akses ke data yang lengkap karena otoritas Tiongkok.

Selain pemerintah AS, pernyataan keprihatinan bersama tersebut ditandatangani oleh pemerintah 13 negara lainnya, yaitu: Australia, Kanada, Republik Cek, Denmark, Estonia, Israel, Jepang, Latvia, Lituania, Norwegia, Korea Selatan, Slovenia, dan Inggris.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa akses data lengkap tidak diberikan kepada para penyelidik WHO yang melakukan perjalanan ke Tiongkok untuk meneliti asal-usul pandemi.

"Penting bagi kami untuk menyuarakan keprihatinan bersama bahwa studi para pakar internasional tentang sumber virus Covid-19 ditunda secara signifikan, dan (mereka) tidak memiliki akses ke data dan sampel asli yang lengkap," kata pernyataan bersama yang dirilis di laman Departemen Luar Negeri AS.

Sebelumnya, Tiongkok menolak memberikan data mentah tentang kasus awal Covid-19 kepada tim pakar yang dipimpin WHO. Menurut salah satu anggota tim penyelidik, tindakan Tiongkok mempersulit upaya untuk memahami bagaimana asal mula pandemi global Covid-19.

Pernyataan bersama negara-negara tersebut mendukung studi lebih lanjut tentang hewan penyebab Covid-19 untuk menemukan bagaimana virus itu ditularkan ke manusia. Belasan negara itu juga menyerukan komitmen baru dari WHO dan negara-negara anggota terkait akses (terhadap data), transparansi, dan ketepatan waktu.

“Sangat penting bagi para ahli independen untuk memiliki akses penuh ke semua data terkait manusia, hewan, dan lingkungan, penelitian, dan personel yang terlibat dalam tahap awal wabah yang relevan untuk menentukan bagaimana pandemi ini muncul,” kata pernyataan itu.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Malaysia Izinkan Sampah Plastik AS Masuk

Malaysia mengizinkan masuknya sampah plastik dari Amerika Serikat setelah memastikan bahwa peti kemas itu hanya berisi bahan yang bersih dan dapat didaur ulang.

DUNIA | 31 Maret 2021

Jepang Dukung Indonesia Desak Myanmar Hentikan Kekerasan

Dialog konflik di Myanmar harus terus diupayakan.

DUNIA | 31 Maret 2021

PBB: 300 Orang Masih Hilang setelah Kebakaran di Kamp Rohingya

Sekitar 300 pengungsi Rohingya masih belum ditemukan setelah kebakaran besar melanda kamp pemukiman pengungsi terbesar di dunia di Bangladesh.

DUNIA | 31 Maret 2021

Presiden AS Tingkatkan Potensi Energi Angin Lepas Pantai

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan meningkatkan potensi pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai.

DUNIA | 31 Maret 2021

Thailand Bantah Usir Pulang Pengungsi Myanmar

erdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha pada Selasa (30/3) membantah bahwa pasukan keamanan Thailand telah mengusir pulang para pengungsi Myanmar.

DUNIA | 31 Maret 2021

Merespons Kekerasan Anti-Asia, Gedung Putih Umumkan Kebijakan

Presiden Joe Biden pada Selasa (30/3) mengumumkan serangkaian tindakan untuk menanggapi peningkatan kasus kekerasan anti-Asia.

DUNIA | 31 Maret 2021

Jerman Batasi Penggunaan Vaksin Covid-19 Astrazeneca

Jerman mulai membatasi penggunaan vaksin Covid-19 Astrazeneca pada Rabu (31/3) untuk orang-orang berusia 60 tahun ke atas

DUNIA | 31 Maret 2021

Hadapi Tindakan Keras Militer Myanmar, 520 Orang Tewas

Korban tewas sipil dalam tindakan keras militer Myanmar terhadap pengunjuk rasa antikudeta Myanmar melampaui 520 orang.

DUNIA | 31 Maret 2021

Terima Sumbangan dari Tiongkok, Nepal Mulai Lagi Vaksinasi Covid-19

Nepal akan memulai kembali vaksinasi Covid-19 setelah menerima sumbangan dosis dari Tiongkok.

DUNIA | 31 Maret 2021

Presiden Uruguay Dapat Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac

Presiden Uruguay Luis Lacalle Pou mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19 CoronaVac buatan perusahaan farmasi Tiongkok, Sinovac.

DUNIA | 31 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS