Logo BeritaSatu

Menlu: Perkuat Pencegahan Agar Penyanderaan Tidak Terulang

Senin, 5 April 2021 | 10:13 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi meminta semua pihak memperkuat aspek pencegahan agar kasus penyanderaan kepada warga negara Indonesia (WNI) tidak terulang lagi.

Sejak 2016 sampai saat ini, menlu mencatat 44 WNI telah menjadi korban penyanderaan kelompok teroris Abu Sayyaf (Abu Sayyaf Group/ASG) termasuk 4 WNI terakhir yang diserahterimakan kepada keluarga Senin (5/4).

“Ke depan kita harus memperkuat aspek pencegahan, meningkatkan pengamanan di perairan Sabah oleh otoritas Malaysia dan tentunya dengan kerja sama dari kita dan otoritas Filipina,” kata Retno saat serah terima keempat sandera di kantor Kementerian Luar Negeri, hari ini.

Menlu juga meminta nelayan Indonesia yang bekerja di kapal Malaysia agar meningkatkan kehati-hatian. Selain itu, ujarnya, pemerintah juga akan melakukan komunikasi lebih intensif kepada para pemilik kapal ikan di Malaysia juga untuk memperkuat pencegahan.

“Tentunya, pengembangan ekonomi di daerah asal juga penting,” tandas Retno.

Retno mengatakan keempat WNI telah disandera selama 427 hari atau sekitar 15 bulan oleh ASG dan berhasil dibebaskan pada pertengahan Maret lalu dengan batnuan aparat militer Filipina.

“Arsyad, Arizal, Riswanto, dan Khairudin selamat berkumpul kembali dengan keluarga. Kepada bapak ibu keluarga, selamat berkumpul, menunggu saat berbahagia ini kebebasan mereka dari penyanderaan,” kata menlu.

Keempat WNI yang disandera itu merupakan bagian dari 5 WNI yang diculik ASG pada 16 Januari 2020 di perairan Tambisan, Sabah, Malaysia. Dalam perjalanan pembebasan, 1 WNI atas nama La Baa ditemukan meninggal dunia pada 28 September 2020.

Tiga WNI berhasil diselamatkan terlebih dulu oleh aparat keamanan Filipina pada Kamis (18/3/2021) di South Ubian, Tawi-Tawi, selanjutnya 1 WNI menyusul diselamatkan pada Minggu (21/3) di Pulau Kalupag.

Keempat sandera WNI tersebut terpisah di tengah laut saat kapal yang digunakan ASG untuk membawa mereka terbalik akibat gelombang laut saat menghindari pengejaran operasi gabungan aparat Filipina.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wajah Tersangka Pembunuhan Brigadir J Diperlihatkan Kecuali FS dan PC

Wajah tersangka pembunuhan Brigadir J diperlihatkan kepada publik di Kantor Jampidum Kejagung, Jakarta, pada Rabu (5/10/2022) siang.

NEWS | 5 Oktober 2022

Tim KPK Telah Sita Dokumen Terkait Kasus Garuda Indonesia

Tim dari KPK telah menyita berbagai dokumen terkait kasus dugaan suap pengadaan armada pesawat Airbus pada PT Garuda Indonesia (Persero).

NEWS | 5 Oktober 2022

Jokowi Resmikan Revitalisasi Fasilitas Bandara Halim Perdanakusuma

Presiden Jokowi meresmikan revitalisasi fasilitas Pangkalan TNI AU atau Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (5/10/2022).

NEWS | 5 Oktober 2022

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 46 Sudah Dibuka, Ayo Daftar Segera

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 46 sudah dibuka pada Selasa 4 Oktober 2022, ayo segera mendaftar sebelum ditutup.

NEWS | 5 Oktober 2022

Kejagung Punya Strategi Lindungi Jaksa Selama Sidang Ferdy sambo

Kejagung mengaku memiliki strategi khusus untuk melindungi jaksa yang menangani sidang perkara Ferdy Sambo dan kawan-kawan terkait perkara Brigadir J.

NEWS | 5 Oktober 2022

Ini yang Akan Digali dalam Pemeriksaan Kasus KDRT Rizky Billar

Proses penyidikan kasus KDRT Rizky Billar terus berlanjut, polisi telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap dirinya pada Kamis, (6/10/2022).

NEWS | 5 Oktober 2022

Bharada E Dkk Kembali Ditahan di Rutan Bareskrim Polri

Bharada E dua tersangka lainnya dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir  Brigadir J kembali ditahan di rutan Bareskrim Polri.

NEWS | 5 Oktober 2022

Bus Masuk Jurang Angkut Tamu Pernikahan di India, 25 Tewas

Sedikitnya 25 orang tewas setelah sebuah bus masuk jurang dalam yang membawa tamu pernikahan di India.

NEWS | 5 Oktober 2022

Ada Eks DPR, KPK Periksa 16 Saksi di Kasus Garuda Indonesia

KPK total telah memeriksa 16 saksi dalam mengusut kasus dugaan suap pengadaan armada pesawat Airbus pada PT Garuda Indonesia

NEWS | 5 Oktober 2022

Hillary Lasut Pastikan Tidak Akan Cabut Laporan terhadap Komika Mamat Alkatiri

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Nasdem Brigitta Hillary Lasut memastikan tidak akan mencabut laporan polisi terhadap komika Mamat Alkatiri.

NEWS | 5 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pemerintah Antisipasi Perubahan Kebijakan Energi Global

Pemerintah Antisipasi Perubahan Kebijakan Energi Global

EKONOMI | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings