Di Tengah Kerusuhan Myanmar, Total Ingin Tetap Produksi Gas
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Di Tengah Kerusuhan Myanmar, Total Ingin Tetap Produksi Gas

Senin, 5 April 2021 | 12:20 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Paris, Beritasatu.com- Grup minyak dan gas Prancis, Total menyatakan tidak akan berhenti memproduksi gas di ladang Yadana di Myanmar sepanjang operasional tetap aman. Meskipun demikian, Total ingin melindungi karyawan di Myanmar yang mungkin mengambil risiko akibat dari tekanan junta militer.

Seperti dilaporkan Reuters, Minggu (4/4), Total mendapat tekanan dari kelompok hak asasi manusia dan pemerintah sipil paralel Myanmar untuk meninjau operasinya di tengah tuduhan pembayaran pajak mendanai negara yang dikendalikan militer.

Dalam kolom surat kabar yang akan diterbitkan di Jurnal Prancis du Dimanche pada Minggu (4/4), dan dirilis secara daring, kepala eksekutif Total, Patrick Pouyanne mengatakan Total memiliki beberapa alasan untuk menjaga situs lepas pantai Yadana tetap berjalan.

Menurut Pouyanne, Total khawatir staf di sana bisa terkena kerja paksa di bawah junta jika perusahaan memutuskan untuk menghentikan produksi sebagai protes atas kekerasan di Myanmar. Perusahaan juga tidak ingin memutus sumber energi utama.

"Bisakah kita menghentikan produksi gas yang memasok listrik ke populasi besar di Yangon, menambah penderitaan mereka? Pihak berwenang Thailand telah memperingatkan kami tentang pentingnya sumber energi ini," kata Pouyanne.

Terletak di lepas pantai barat daya Myanmar di Teluk Martaban, ladang Yadana memproduksi gas untuk dikirim ke pembangkit listrik di Thailand. Ladang ini juga memasok pasar domestik Myanmar, melalui pipa lepas pantai yang dibangun dan dioperasikan oleh perusahaan energi negara Myanmar Oil and Gas Enterprise (MOGE).

Pouyanne mengatakan Total telah mempertimbangkan apakah mereka harus menempatkan pembayaran pajak terutang kepada negara bagian di Myanmar di rekening, seperti yang disarankan oleh beberapa juru kampanye. Tetapi perusahaan menyatakan tindakan itu dapat membuat manajer lokal bertentangan dengan hukum.

Total sejauh ini belum membayar satu pun dari US$ 4 juta (Rp 57,8 miliar) dalam bentuk pajak bulanan yang biasanya dibayarkan kepada pemerintah militer, Pouyanne menambahkan, "karena alasan sederhana bahwa sistem perbankan tidak lagi berfungsi".



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PM Australia Tolak Komitmen Hapus Bahan Bakar Fosil Bertahap

Perdana Menteri Australia Scott Morrison menolak berkomitmen untuk menghapus bahan bakar fosil secara bertahap menjelang konferensi iklim besar COP26.

DUNIA | 26 September 2021

60 Juta Rakyat Jerman Tentukan Pengganti Kanselir Merkel

Sekitar 60 juta rakyat Jerman memberikan hak suara untuk menentukan pengganti Kanselir veteran Angela Merkel yang sudah berkuasa selama 16 tahun

DUNIA | 26 September 2021

Menlu Rusia: Proses Politik Afghanistan Mustahil Tanpa Taliban

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan mustahil melakukan proses politik Afghanistan tanpa melibatkan Taliban

DUNIA | 26 September 2021

Greta Thunberg Desak Politisi Jerman Segera Kendalikan Perubahan Iklim

Aktivis iklim asal Swedia, Greta Thunberg bergabung dengan demonstrasi iklim global Fridays for Future di Berlin, Jerman, Jumat (24/9/2021)

DUNIA | 26 September 2021

Hari ini, Rakyat Jerman Pilih Pengganti Merkel

Tiga kandidat bersaing untuk menjadi kanselir Jerman menggantikan Merkel yang sangat populis dan dicintai warganya.

DUNIA | 26 September 2021

Rekonstruksi Gaza Dimulai Oktober Setelah Dana Siap

Rekonstruksi Gaza akan dimulai pada Oktober setelah dijanjikan anggaran US$ 1 miliar (Rp 14,2 triliun).

DUNIA | 26 September 2021

Taliban Tidak Bisa Wakili Afghanistan di Majelis Umum PBB

Hampir dapat dipastikan bahwa para Taliban yang menguasai Afghanistan tidak akan tampil pada pertemuan para pemimpin dunia Majelis Umum PBB 2021.

DUNIA | 26 September 2021

1.600 Petugas Pemadam Perangi Kebakaran Baru di California Utara

Lebih dari 1.600 petugas pemadam memerangi kebakaran hutan baru yang menyebar cepat dan telah meluas hingga lebih dari 6.800 hektare di California, AS

DUNIA | 26 September 2021

Prancis dan Jerman Calonkan Dirjen WHO Tedros untuk Masa Jabatan Kedua

Jerman dan Prancis serta negara-negara Uni Eropa lainnya telah mencalonkan Tedros Adhanom Ghebreyesus dari Ethiopia untuk masa jabatan kedua di WHO

DUNIA | 26 September 2021

Presiden Sri Lanka Promosikan Solusi Energi Berlanjutan

Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa mempromosikan solusi energi berkelanjutan yang penting bagi planet bumi.

DUNIA | 26 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Literasi Perdamaian


# Permata Buana


# Lionel Messi


# Kegiatan Besar



TERKINI
Menteri Bahlil Sebut Duet Airlangga-Luhut Positif untuk Indonesia

Menteri Bahlil Sebut Duet Airlangga-Luhut Positif untuk Indonesia

POLITIK | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings