Logo BeritaSatu

Mantan PM Malaysia Najib Ajukan Banding atas 1MDB

Senin, 5 April 2021 | 23:42 WIB
Oleh : Grace Eldora Sinaga / EHD

Putrajaya, Beritasatu.com - Mantan pemimpin Malaysia Najib Razak mulai mengajukan banding pada Senin (5/4) terhadap dakwaan korupsi dan kejahatan dengan 12 tahun penjara atas skandal 1MDB bernilai miliaran dolar, yang berkontribusi pada kejatuhan pemerintahnya pada 2018.

Najib merujuk pada semua tuduhan tahun lalu dalam persidangan pertama dari beberapa persidangan yang dia hadapi, terkait dengan penjarahan dana kekayaan kedaulatan 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Pria berusia 67 tahun itu, yang tetap bebas dengan jaminan, bersama kroninya dituduh menggelapkan dana miliaran dolar dari kendaraan investasi tersebut dan membelanjakannya untuk banyak hal. Dilaporkan, dana tersebut dibelanjakan mulai dari real estat kelas atas hingga seni yang mahal.

Pada Senin, mantan perdana menteri tersebut memulai tantangannya di Pengadilan Banding.

"Terjadi keguguran keadilan," kata Pengacara pembela Muhammad Shafee Abdullah kepada wartawan, setelah persidangan rencana untuk hari itu, Senin (5/4/2021). Dia menilai hakim dalam persidangan awal tidak memiliki pengalaman yang cukup dalam perkara pidana.

"Ini saja yang akan membuat banding ini berhasil dan pengadilan dapat Membalikkan putusan (sebelumnya)," imbuhnya.

Kemarahan atas penjarahan tersebut memainkan peran besar, memberi kejutan bagi koalisi Najib yang telah lama berkuasa, pada pemilu 2018. Ia ditahan dengan puluhan dakwaan menyusul kekalahannya pada pemilihan.

Setelah persidangan yang panjang, dia dinyatakan bersalah atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan, pencucian uang, dan pelanggaran kriminal atas kepercayaan atas transfer 42 juta ringgit (US$ 10,1 juta) dari unit 1MDB sebelumnya ke rekening banknya.

Selain penjara, dia didenda hampir US$ 50 juta. Dia menyangkal melakukan kesalahan.

Ketidakstabilan Politik

Pada awal banding, pengacaranya meminta persetujuan persidangan ditunda sebulan dengan mengatakan dirinya ingin mendapatkan dokumen tambahan dari luar negeri untuk mengumpulkan bukti.

Namun tiga hakim yang mengadili kasus tersebut menolak jawaban tersebut.

Selama banding, yang akan berjalan hingga 22 April, Pengacara Najib akan membantah dirinya tidak tahu tentang transaksi ke rekening bank, menurut dokumen yang diajukan ke pengadilan.

Mereka berusaha menggambarkannya sebagai korban dan menyalahkan pemodal Low Taek Jho, tokoh kunci dalam skandal tersebut, yang telah didakwa di Amerika Serikat (AS) dan Malaysia sebagai dalang.

Low telah memainkan peran berpengaruh dalam operasi 1MDB, meskipun dia tidak memegang jabatan wewenang resmi.

Pemodal tersebut, yang keberadaannya saat ini tidak diketahui, menyatakan bahwa dirinya tidak bertanggung jawab.

Jika kalah dalam banding, Najib masih memiliki kesempatan terakhir untuk menggugat putusan tersebut di pengadilan tinggi Malaysia.

Keyakinan Najib datang bahkan setelah partainya yang dilanda skandal kembali sebagai bagian dari koalisi, menyusul runtuhnya pemerintahan reformis yang menggulingkannya pada pemilihan 2018.

Hal ini telah mengguncang koalisi di negara itu. Najib, yang masih menjadi anggota dewan, bersama anggota lain dari partainya tidak senang tuduhan itu tidak dibatalkan meskipun mereka mendukung pemerintah.

Jumlah yang terlibat dalam kasus pertama kasus kecil dibandingkan dengan kasus kedua dan paling signifikan dalam persidangan, yang berpusat pada tuduhan dirinya secara ilegal memperoleh lebih dari US$ 500 juta.

Istri Najib, Rosmah Mansor yang terkenal dengan banyak koleksi tas dan perhiasannya, juga diadili karena korupsi setelah pemilu 2018. (afp/eld)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tokoh Adat Papua Imbau Semua Pihak Jaga Situasi Damai

Tokoh adat dari Sentani, Jayapura, Papua, Yanto Eluay mengimbau semua pihak di Tanah Papua untuk menjaga situasi damai.

NEWS | 29 September 2022

Jokowi Minta Kepala Daerah Ajak Masyarakat Berwisata di dalam Negeri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepala daerah mengajak masyarakat untuk melakukan wisata di dalam negeri.

NEWS | 29 September 2022

Ini Tips Investasi Aman dan Legal di Era Digital

Dibutuhkan pemahaman yang baik dan tepat mengenai ragam investasi secara digital tersebut agar terhindar dari kerugian.

NEWS | 29 September 2022

Skor Efektivitas Pemerintahan Modal Wujudkan Birokrasi Kelas Dunia

Peningkatan skor efektivitas pemerintahan di Indonesia versi Bank Dunia, menjadi modal besar bagi pemerintah menciptakan visi birokrasi kelas dunia.

NEWS | 29 September 2022

Abdillah Toha Nilai Mahfud MD Sosok Bersih dan Tegas

Cendekiawan muslim Abdillah Toha menilai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sebagai sosok yang bersih dan tegas.

NEWS | 29 September 2022

Jokowi Tegaskan Percepat Belanja Produk Dalam Negeri

Presiden Jokowi meminta seluruh jajaran terkait  mempercepat realisasi komitmen belanja produk dalam negeri.

NEWS | 29 September 2022

Urgensi Negara Islam Berubah, Palestina Berdaulat Sudah Bukan yang Utama

Urgensi negara-negara Islam atau negara dengan banyak penduduk Islam telah berubah, tak lagi mengutamakan Palestina yang berdaulat.

NEWS | 29 September 2022

DPR Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Puan: Komitmen Selamatkan Bumi

DPR telah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk memenuhi kebutuhan tambahan listrik gedung wakil rakyat.

NEWS | 29 September 2022

Anggaran Shadow Team Bersumber dari Kemendikbudristek

Anggaran shadow team atau tim bayangan Menteri Nadiem Makarim bersumber dari anggaran Kemendikbudristek.

NEWS | 29 September 2022

Febri Diansyah Bela Sambo-Putri, ICW: Langkah yang Gegabah

ICW menyoroti langkah eks Jubir KPK Febri Diansyah yang bergabung dalam tim kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tokoh Adat Papua Imbau Semua Pihak Jaga Situasi Damai

Tokoh Adat Papua Imbau Semua Pihak Jaga Situasi Damai

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings