Rencana Prioritaskan Vaksin untuk Atlet Olimpiade Tokyo, Dikritik Warganet Jepang
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Rencana Prioritaskan Vaksin untuk Atlet Olimpiade Tokyo, Dikritik Warganet Jepang

Kamis, 8 April 2021 | 10:50 WIB
Oleh : LES

Tokyo, Beritasatu.com - Pemerintah Jepang sedang memikirkan untuk memprioritaskan vaksin Covid-19 bagi para atlet yang mengikuti Olimpiade dan Paralimpiade, yang dimulai pada akhir Juli.

Upaya vaksinasi Jepang jauh di belakang sebagian besar negara maju, dengan hanya satu vaksin yang disetujui dan sekitar satu juta orang telah menerima dosis pertama sejak Februari, bahkan ketika negara tersebut berjuang dengan meningkatnya jumlah kasus baru. Vaksinasi untuk lansia baru akan dimulai pekan depan.

Menurut pejabat pemerintah, dikutip dari Reuters, Kamis (8/4/2021), pemerintah telah mulai melihat kemungkinan untuk memastikan semua atlet Olimpiade dan Paralimpiade mendapatkan vaksinasi akhir Juni.

Kabar tersebut memicu kemarahan pada media sosial, dengan banyak komentar yang menyebutkan, rencana awal pemerintah adalah vaksinasi yang memprioritaskan pekerja medis, orang tua dan mereka yang memiliki penyakit kronis, sementara warga biasa tidak akan menerima vaksin sebelum musim panas.

"Ini sangat aneh. Mengingat kami tidak tahu apakah semua lansia akan menerima vaksin mereka pada pertengahan Juni, Anda akan memastikan semua atlet mendapatkan vaksin?" tulis pemilik akun Aoiumi2.

Meskipun sebagian besar masyarakat Jepang ingin Olimpiade, yang sudah ditunda sekali, dibatalkan atau ditunda lagi, pemerintah mengatakan akan melaksanakan ajang olahraga tersebut sesuai rencana mulai 23 Juli.

Hal itu mendorong warganet Jepang untuk berkomentar, "Mereka pasti benar-benar ingin Olimpiade dilangsungkan, jika mereka punya rencana seperti ini."

Ada pula yang berkomentar, "berikan dulu pada ibuku," tulis salah satu warganet Jepang. "Atlet semuanya muda dan sehat."



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sejak Pandemi Covid-19 Mulai, Republik Cek Sudah Punya 4 Menkes

PM Republik Cek, Andrej Babis pada Rabu (7/4/2021) melantik Petr Arenberger, menteri kesehatan keempatnya sejak pandemi Covid-19 dimulai.

DUNIA | 7 April 2021

Rusia: Sanksi untuk Myanmar Akan Picu Perang Saudara

Rusia memperingatkan, Barat akan memicu perang saudara di Myanmar dengan menjatuhkan sanksi pada junta militer yang telah melakukan kudeta.

DUNIA | 7 April 2021

Otoritas Terusan Suez Pertimbangkan Rencana Perluasan Jalur

Otoritas Terusan Suez (SCA) sedang mempertimbangkan untuk memperluas saluran selatan.

DUNIA | 7 April 2021

Minta Bukti Tak Ada Blokir, Australia Minta Eropa Rilis 3,1 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Perdana Menteri Australia Scott Morrison telah meminta Uni Eropa (UE) untuk merilis pengiriman lebih dari 3 juta dosis vaksin virus corona.

DUNIA | 7 April 2021

Oxford Hentikan Studi Vaksin Covid-19 Astrazeneca untuk Anak-anak

Universitas Oxford telah menghentikan uji coba kecil di Inggris yang menguji vaksin Covid-19 yang dikembangkannya dengan Astrazeneca pada anak-anak

DUNIA | 7 April 2021

Inggris Bangga Jadi Donor Terbesar Vaksin Multilateralisme Covax

Indonesia ikut menerima vaksin 1,1 juta dosis melalui Covax, dan akan dikirim lebih banyak lagi nantinya.

DUNIA | 7 April 2021

Menlu Inggris Sampaikan Belasungkawa Pada Korban Banjir NTT

Raab mengatakan terakhir ke Indonesia terjadi 25 tahun lalu ketika masih menjadi seorang mahasiswa.

DUNIA | 7 April 2021

Uni Eropa Alokasikan Rp 2,11 Triliun untuk Riset Varian Virus Corona

Komisi Eropa mengumumkan alokasi 123 juta euro (US$ 146 juta atau 2,11 triliun) untuk mendanai penelitian mendesak tentang varian virus corona atau Covid-19.

DUNIA | 7 April 2021

Dominic Raab: Inggris Akan Kirim Kapal Induk ke Indo-Pasifik

Pengumuman Raab itu disampaikan di tengah memanasnya situasi di Laut China Selatan terkait sengketa wilayah.

DUNIA | 7 April 2021

Menlu Prihatin dengan Aturan Minyak Sawit dari Inggris

Menlu Retno Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Inggris Dominic Raab di Jakarta, Rabu (7/4/2021).

DUNIA | 7 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS