Pakistan dan Rusia Perkuat Kerja Sama Bilateral
Logo BeritaSatu

Pakistan dan Rusia Perkuat Kerja Sama Bilateral

Kamis, 8 April 2021 | 19:40 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Islamabad, Beritasatu.com- Pakistan dan Rusia memperkuat hubungan bilateral dan memperdalam sejumlah kerja sama, pada Rabu (7/4/2021). Kesepakatan itu diungkapkan Perdana Menteri Imran Khan dan Menteri Luar Negeri Shah Mahmood Qureshi.

Seperti dilaporkan Xinhua, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov berkunjung ke Islamabad selama dua hari untuk membahas masalah bilateral dan regional. Kerja sama bilateral yang ditingkatkan mencakup bidang energi, modernisasi industri, kereta api dan penerbangan.

Selama pertemuan tersebut, Khan mengulang pernyataan soal "pentingnya Pakistan melekatkan hubungan dengan Rusia sebagai prioritas utama kebijakan luar negeri". Dia menyatakan kepuasan atas pertumbuhan yang stabil dalam hubungan bilateral.

Perdana menteri Pakistan menegaskan kembali tekad Pakistan untuk segera menyelesaikan proses hukum yang diperlukan untuk proyek Pipa Gas Aliran Pakistan dan memulai pekerjaannya sedini mungkin.

Kedua negara juga bertukar pandangan soal tantangan kesehatan dan ekonomi yang ditimbulkan oleh Covid-19. Perdana menteri Pakistan memberi selamat kepada Rusia atas pengembangan vaksin Sputnik-V dan menggarisbawahi rencana pengadaan vaksin Pakistan.

Dalam konteks regional, Khan menekankan pentingnya penyelesaian politik yang dinegosiasikan dari konflik di Afganistan dan menghargai upaya Rusia dalam mempromosikan proses perdamaian Afganistan.

Sebelumnya pada hari itu, berbicara pada konferensi pers bersama dengan menteri luar negeri Pakistan, Lavrov mengatakan bahwa negaranya siap untuk lebih membangun kerja sama kontra-terorisme dengan Pakistan melalui pasokan peralatan militer.

"Ini demi kepentingan semua negara di kawasan itu," kata Lavrov, seraya menambahkan bahwa kedua negara telah sepakat untuk melakukan lebih banyak latihan militer bersama.

Lavrov mengatakan peningkatan perdagangan bilateral memuaskan dan menyatakan kesiapan untuk lebih memperkuat hubungan ekonomi.

Menteri luar negeri Rusia menunjukkan keprihatinan atas situasi keamanan yang memburuk di Afganistan.

"Rusia dan Pakistan telah sepakat untuk lebih memfasilitasi kesepakatan di antara partai-partai Afganistan melalui dialog politik yang inklusif," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Hubungan Dagang

Pemerintah Arab Saudi juga berencana akan menambah kuota jemaah haji dan umrah pada tahun 2030.

DUNIA | 8 April 2021

Raja Yordania: Krisis di Istana Sudah Berakhir

Raja Yordania Abdullah II akhirnya menegaskan krisis terburuk di istana sudah berakhir.

DUNIA | 8 April 2021

Biden Pulihkan Bantuan Rp 3,41 Triliun AS untuk Palestina

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden berencana untuk memberikan bantuan senilai US$ 235 juta (Rp 3,41 triliun ) kepada warga Palestina.

DUNIA | 8 April 2021

Cegah Lonjakan Covid-19, Selandia Baru Larang Masuk Pelancong dari India

Selandia Baru melarang masuknya pelancong dari India di tengah lonjakan kasus Covid-19.

DUNIA | 8 April 2021

Eropa Klaim Pembekuan Darah Terkait Vaksin Covid-19 Astrazeneca sebagai Kasus Sangat Langka

Badan Regulasi Obat Eropa mengakui terjadinya pembekuan darah dengan trombosit darah rendah sangat terkait dengan pemberian vaksin Covid-19 Astrazeneca.

DUNIA | 8 April 2021

2022, Zimbabwe Akan Capai Ketahanan Pangan

Zimbabwe menargetkan pencapaian ketahanan pangan pada tahun 2022 dan akan meningkatkan pendapatan rumah tangga sebesar 100% pada tahun 2024.

DUNIA | 8 April 2021

Dubes Myanmar di Inggris Diusir Paksa Junta Militer

Duta Besar Myanmar, Kyaw Zwar Minn terkunci dari kedutaan besar di London, Inggris, setelah atase militer menduduki gedung kedutaan dan melarangnya masuk

DUNIA | 8 April 2021

Astrazeneca Akan Cantumkan Potensi Risiko Pembekuan Darah di Label

Astrazeneca telah secara aktif bekerja sama dengan regulator untuk menerapkan perubahan ini pada informasi produk.

DUNIA | 8 April 2021

Rencana Prioritaskan Vaksin untuk Atlet Olimpiade Tokyo, Dikritik Warganet Jepang

Ada yang berkomentar, "berikan dulu pada ibuku," tulis salah satu warganet Jepang. "Atlet semuanya muda dan sehat".

DUNIA | 8 April 2021

Sejak Pandemi Covid-19 Mulai, Republik Cek Sudah Punya 4 Menkes

PM Republik Cek, Andrej Babis pada Rabu (7/4/2021) melantik Petr Arenberger, menteri kesehatan keempatnya sejak pandemi Covid-19 dimulai.

DUNIA | 7 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS