Beijing Jadi Kota Paling Ideal Buat Miliarder
Logo BeritaSatu

Beijing Jadi Kota Paling Ideal Buat Miliarder

Kamis, 8 April 2021 | 21:57 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Beijing, Beritasatu.com- Kota Beijing di Tiongkok sekarang menjadi rumah bagi lebih banyak miliarder daripada kota lain di mana pun di dunia. Seperti dilaporkan BBC, Kamis (8/4/2021), data itu diungkap dari daftar orang kaya tahunan Forbes yang terbaru.

“Ibu kota Tiongkok itu menambah 33 miliarder tahun lalu dan sekarang menampung 100 orang,” kata majalah bisnis itu.

Beijing mengalahkan New York City, yang menampung 99 miliader dan telah memegang peringkat teratas selama tujuh tahun terakhir.

Penanganan cepat Covid-19 di Tiongkok, kebangkitan perusahaan teknologi dan pasar saham membantu Beijing mendapatkan posisi teratas.

Meskipun Beijing sekarang memiliki lebih banyak miliarder daripada Big Apple, kekayaan bersih gabungan miliarder Kota New York tetap US$ 80 miliar Rp 1.162 triliun) lebih besar daripada rekan-rekan mereka di Beijing.

Penduduk terkaya di Beijing adalah Zhang Yiming, pendiri aplikasi berbagi video TikTok dan kepala eksekutif dari perusahaan induknya ByteDance. Dia mengalami kenaikan dua kali lipat kekayaan bersihnya hingga menjadi US$ 35,6 miliar (Rp 517 triliun).

Sebaliknya, penduduk terkaya di Kota New York, mantan wali kota Michael Bloomberg, memiliki kekayaan senilai US$ 59 miliar (Rp 857 triliun.

Bersama dengan AS, Tiongkok telah mencatat raksasa teknologinya menjadi lebih besar selama pandemi karena lebih banyak orang berbelanja daring dan mencari sumber hiburan.

Tiongkok melihat kreasi besar-besaran kekayaan pribadi bagi para pendiri dan pemegang saham raksasa teknologi ini.

Tiongkok menambahkan lebih banyak miliarder ke daftar itu daripada negara lain secara global, dengan 210 pendatang baru. Untuk jumlah miliader Tiongkok, hitungan Forbes juga memasukkan pula Hong Kong dan Makau.

Setengah dari miliarder baru Tiongkok memperoleh kekayaan dari manufaktur atau usaha teknologi, termasuk miliarder wanita Kate Wang, yang menghasilkan uang dari rokok elektronik.

Dengan 698 miliarder, Tiongkok mendekati AS, yang masih memimpin dengan jumlah 724 miliader.

Menurut Forbes, rekor jumlah 493 pendatang baru bergabung dalam daftar secara global tahun lalu, kira-kira satu miliarder baru setiap 17 jam.

India memiliki jumlah miliarder tertinggi ketiga, dengan 140. Secara total, 1.149 miliarder dari Asia Pasifik memiliki kekayaan US$ 4,7 triliun, dibandingkan dengan miliarder AS yakni US$ 4,4 triliun.

Jeff Bezos, pendiri dan kepala eksekutif Amazon, tetap menjadi orang terkaya di dunia selama empat tahun berturut-turut. Kekayaan bersih Bezos tumbuh sebesar US$ 64 miliar (Rp 929 triliun) menjadi US$ 177 miliar (Rp 2.571 triliun) tahun lalu.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tuding Pakaian Picu Perkosaan, PM Pakistan Tuai Kecaman Perempuan

Kemarahan merebak luas setelah Perdana Menteri Imran Khan mengaitkan pemerkosaan dengan cara berpakaian wanita.

DUNIA | 8 April 2021

Negara Bagian India Mulai Keluhkan Kelangkaan Vaksin Covid-19

Beberapa negara bagian India memperingatkan tentang kekurangan vaksin saat kasus Covid-19 memuncak.

DUNIA | 8 April 2021

Jika Eropa Setuju, Jerman Ingin Beli Vaksin Covid-19 Sputnik V

Pemerintah Jerman berencana untuk berbicara dengan Moskwa tentang pembelian dosis vaksin Covid-19 Sputnik V Rusia jika disetujui oleh regulator Eropa.

DUNIA | 8 April 2021

Diserang Mantan Baperan, Ratu Kecantikan Sri Lanka Terluka

Mrs World 2020 Pushpika de Silva diserang mantan yang terlalu bawa perasaan atau “baperan.

DUNIA | 8 April 2021

Pakistan dan Rusia Perkuat Kerja Sama Bilateral

Pakistan dan Rusia memperkuat hubungan bilateral dan memperdalam sejumlah kerja sama,

DUNIA | 8 April 2021

Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Hubungan Dagang

Pemerintah Arab Saudi juga berencana akan menambah kuota jemaah haji dan umrah pada tahun 2030.

DUNIA | 8 April 2021

Raja Yordania: Krisis di Istana Sudah Berakhir

Raja Yordania Abdullah II akhirnya menegaskan krisis terburuk di istana sudah berakhir.

DUNIA | 8 April 2021

Biden Pulihkan Bantuan Rp 3,41 Triliun AS untuk Palestina

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden berencana untuk memberikan bantuan senilai US$ 235 juta (Rp 3,41 triliun ) kepada warga Palestina.

DUNIA | 8 April 2021

Cegah Lonjakan Covid-19, Selandia Baru Larang Masuk Pelancong dari India

Selandia Baru melarang masuknya pelancong dari India di tengah lonjakan kasus Covid-19.

DUNIA | 8 April 2021

Eropa Klaim Pembekuan Darah Terkait Vaksin Covid-19 Astrazeneca sebagai Kasus Sangat Langka

Badan Regulasi Obat Eropa mengakui terjadinya pembekuan darah dengan trombosit darah rendah sangat terkait dengan pemberian vaksin Covid-19 Astrazeneca.

DUNIA | 8 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS