Prancis Tambah Jadwal Vaksinasi Covid-19 Jadi 6 Pekan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 473 (4)   |   COMPOSITE 5928 (47)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1400 (9)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 165 (0)   |   IDX30 468 (4)   |   IDX80 126 (1)   |   IDXBASIC 1227 (14)   |   IDXBUMN20 356 (2)   |   IDXCYCLIC 731 (3)   |   IDXENERGY 739 (8)   |   IDXESGL 128 (1)   |   IDXFINANCE 1321 (7)   |   IDXG30 132 (2)   |   IDXHEALTH 1286 (3)   |   IDXHIDIV20 414 (2)   |   IDXINDUST 951 (5)   |   IDXINFRA 866 (3)   |   IDXMESBUMN 101 (0)   |   IDXNONCYC 729 (12)   |   IDXPROPERT 870 (4)   |   IDXQ30 134 (0)   |   IDXSMC-COM 279 (2)   |   IDXSMC-LIQ 330 (4)   |   IDXTECHNO 3335 (-5)   |   IDXTRANS 1037 (14)   |   IDXV30 125 (1)   |   INFOBANK15 950 (3)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 403 (3)   |   ISSI 174 (1)   |   JII 570 (7)   |   JII70 202 (2)   |   KOMPAS100 1121 (10)   |   LQ45 880 (8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1578 (13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 299 (2)   |   PEFINDO25 291 (6)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 291 (3)   |   SRI-KEHATI 338 (2)   |   TRADE 872 (0)   |  

Prancis Tambah Jadwal Vaksinasi Covid-19 Jadi 6 Pekan

Minggu, 11 April 2021 | 10:11 WIB
Oleh : LES

Paris, Beritasatu.com - Prancis akan memperpanjang jarak periode antara suntikan pertama dan kedua vaksinasi Covid-19 menjadi enam minggu dari empat minggu pada 14 April untuk mempercepat kampanye inokulasi, kata Menteri Kesehatan Olivier Veran kepada surat kabar JDD. Minggu (11/4/2021).

Meskipun otoritas kesehatan tertinggi Prancis menyarankan periode enam minggu antara dua suntikan pada Januari untuk memperbanyak pasokan, pemerintah pada saat itu mengatakan tidak ada cukup data tentang seberapa baik kinerja vaksin dengan interval yang lebih lama.

Prancis dapat melakukannya dengan aman sekarang karena sedang melakukan vaksinasi ke kelompok usia yang lebih muda, kata Veran.

"Vaksinasi usia lebih muda ini akan memungkinkan kami untuk memvaksin lebih cepat tanpa mengurangi perlindungan," kata menteri itu kepada surat kabar itu.

Prancis telah menyetujui penggunaan vaksin Pfizer/BioNTech dan Moderna mRNA.

Veran juga mengatakan, mulai Senin vaksin Astrazeneca akan tersedia untuk semua orang yang berusia di atas 55 tahun dan tidak hanya mereka yang memiliki kondisi (penyakit) serius yang sudah ada sebelumnya.

Setelah permulaan yang sangat lambat, peluncuran vaksin Prancis mencapai targetnya, mencapai target 10 juta dosis pertama seminggu menjelang target pertengahan April. Pemerintah bertujuan untuk mengirimkan sepuluh juta suntikan pertama lagi pada pertengahan Mei.

Johnson & Johnson akan memberikan 200.000 dosis pertama yang ditujukan ke Prancis pada Senin (12/4/2021), seminggu lebih awal, kata Veran.

Presiden Emmanuel Macron, yang dipaksa oleh tingkat infeksi yang meningkat dan sistem perawatan kesehatan yang kelebihan beban untuk memberlakukan penguncian nasional ketiga, mengandalkan peluncuran vaksin yang dipercepat untuk memungkinkan pembukaan kembali negara secara bertahap mulai pertengahan bulan depan.

Jumlah pasien dalam perawatan intensif terus meningkat dan Prancis hampir pasti akan melewati ambang 100.000 kematian pekan ini. Prancis melaporkan lebih dari 43.000 kasus baru Covid-19 pada Sabtu, dan mengatakan sekarang ada 5.769 pasien yang menerima perawatan kritis.

Namun, Veran mengatakan ada tanda-tanda bahwa penguncian baru mulai memperlambat tingkat infeksi.

"Infeksi tetap sangat tinggi," kata Veran kepada JDD. "Kami dapat memperkirakan bahwa setelah periode stabilisasi tibalah penurunan (infeksi). Tetapi untuk itu, kami harus terus jalan."



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Trump Siap Bantu Republik Menangi Kursi Kongres 2022

Namun Trump tidak menjelaskan, apakah ia akan kembali maju sebagai capres untuk masa jabatan kedua pada 2024.

DUNIA | 11 April 2021

Kenapa Pangeran Philip Tidak Dipanggil Raja?

Di Inggris, seorang perempuan yang menjadi istri raja bisa memakai gelar seremonial “ratu”.

DUNIA | 11 April 2021

Diplomasi Haji Terus Berjalan, Kementerian Agama Minta Masyarakat Tenang

Kementerian Agama memastikan diplomasi haji terus berjalan agar jemaah haji dan umrah dari Indonesia tetap bisa mengikuti ibadah sakral tersebut.

DUNIA | 10 April 2021

Serangan Aliansi Tentara Etnik Tewaskan 10 Polisi Myanmar

Serangan tentara etnik tersebut setidaknya menewaskan 10 anggota, demikian dilaporkan media setempat.

DUNIA | 10 April 2021

Umrah Tanpa Izin di Saudi, Pelanggar Didenda Rp 38,7 Juta

Otoritas Arab Saudi akan mengenakan denda Rp 38,7 juta kepada setiap Muslim yang mencoba melakukan umrah atau haji kecil tanpa izin saat Ramadan mendatang

DUNIA | 10 April 2021

Untuk Kelima Kali, Guelleh Terpilih Lagi sebagai Presiden Djibouti

Ismail Omar Guelleh terpilih kembali untuk masa jabatan kelima sebagai presiden Djibouti.

DUNIA | 10 April 2021

Uni Afrika Batal Beli Vaksin Covid-19 Astrazeneca

Badan Pengendalian Penyakit (CDC) Uni Afrika telah membatalkan rencana untuk membeli vaksin Covid-19 Astrazeneca

DUNIA | 10 April 2021

Tak Cuma Astrazeneca, Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Juga Berisiko Pembekuan Darah

Vaksin Covid-19 buatan Johnson & Johnson sedang diselidiki di Uni Eropa (UE) atas kemungkinan kaitannya dengan pembekuan darah yang tidak biasa

DUNIA | 10 April 2021

Untuk Darurat, Pakistan Setujui Vaksin Covid-19 Sinovac

Otoritas Pengaturan Obat Pakistan (DRAP) telah menyetujui vaksin Covid-19 Sinovac Tiongkok untuk penggunaan darurat.

DUNIA | 10 April 2021

Bolivia Perpanjang Penutupan Perbatasan Brasil

Bolivia memperpanjang penutupan perbatasannya dengan Brasil selama tujuh hari lagi.

DUNIA | 10 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS