Presiden Jokowi Ajak Jerman Jadi Mitra Wujudkan Transformasi Digital
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Presiden Jokowi Ajak Jerman Jadi Mitra Wujudkan Transformasi Digital

Senin, 12 April 2021 | 21:33 WIB
Oleh : Novy Lumanauw, Lenny Tristia Tambun / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak Jerman untuk bermitra mewujudkan transformasi digital di Indonesia. Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia kini telah menyiapkan roadmap implementasi Making Indonesia 4.0.

“Saya ingin mengajak Jerman untuk bermitra mewujudkan transformasi digital di Indonesia. Indonesia telah menyiapkan roadmap implementasi Making Indonesia 4.0,” kata Presiden Jokowi pada pembukaan Hannover Messe 2021 secara daring dari Istana Negara, Jakarta, pada Senin (12/4/2021).

Hannover Messe adalah pameran dagang terkemuka dunia di bidang teknologi industri dan telah berlangsung selama 72 tahun. Pembukaan pameran yang memiliki eksposur internasional yang kuat dibuka secara bersama oleh Presiden Jokowi dan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Presiden Jokowi mengatakan, pada tahun 2045 disaat Indonesia merayakan satu abad kemerdekaan, itu akan menjadi tahun emas bagi Indonesia. “Ini adalah visi besar Indonesia, yang diwujudkan melalui industri 4.0,” katanya.

Ekonomi digital dan Industri 4.0 Indonesia, lanjutnya, adalah tercepat di Asia Tenggara. Indonesia memiliki start up sekitar 2.193, kelima terbesar di dunia. Indonesia memiliki 5 unicorn dan 1 decacorn.

Ke depan, industri ini akan berkontribusi pada PDB Indonesia sebesar US$ 133 miliar pada tahun 2025. “Didukung 185 juta penduduk yang memiliki akses internet, terbesar keempat di dunia. Kemajuan industri 4.0 akan menjadikan Indonesia top 10 economy global di tahun 2030,” kata Presiden Jokowi.

Dikatakan terdapat tiga hal utama untuk mewujudkan harapan Indonesia itu. Pertama, pada era Industri 4.0 penguatan sumber daya manusia (SDM) adalah kebutuhan karena Indonesia memiliki bonus demografi.

Pada tahun 2030 jumlah usia produktif di Indonesia akan tumbuh dua kali lipat. Namun, tantangannya adalah penyiapan SDM yang mampu menghadapi tantangan masa depan, seperti big data, artificial intelligence, dan Internet of things.

“Saya yakin, Jerman dapat mendukung penguatan SDM Indonesia melalui pengembangan pendidikan vokasi, penguatan riset, dan penguatan universitas berbasis teknologi,” katanya.

Kedua adalah menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi Industri 4.0. Pembenahan iklim investasi membutuhkan reformasi struktural, dan pengesahan UU Cipta Kerja adalah salah satunya.

“UU Cipta Kerja ini akan mempermudah izin usaha, memberikan kepastian hukum, dan memberikan insentif. UU Cipta Kerja juga memberikan insentif bagi ekonomi digital. UU Cipta Kerja akan mendukung pengembangan Industri 4.0,” kata Presiden Jokowi.

Ketiga adalah investasi pada pembangunan hijau. Pandemi Covid-19 menjadi momentum untuk mendorong pembangunan hijau.

Menurut World Economy Forum (WEF), potensi ekonomi hijau atau pembangunan hijau sangatlah besar. Peluang bisnis sebesar US$ 10,1 triliun dan 395 juta lapangan pekerjaan baru hingga tahun 2030.

“Di Indonesia berbagai terobosan telah dilakukan. Pembangunan biodiesel atau green diesel dari kelapa sawit. Pemasangan pembangkit listrik tenaga surya atap di sektor rumah tangga. Proyek ini akan menciptakan puluhan ribu lapangan kerja baru. Namun, juga mengurangi emisi gas rumah kaca,” katanya

Di saat yang sama, lanjut Presiden Jokowi, Indonesia siap berkontribusi pada energi masa depan. Sebagai negara produsen nikel terbesar dunia, Indonesia juga mengembangkan pengolahan biji nikel menjadi baterai lithium sebagai komponen utama baterai ponsel maupun mobil listrik.

Kemitraan Indonesia dan Jerman untuk pembangunan hijau ke depan adalah salah satu prioritas.

“Saya mengapresiasi green infrastructure initiative Jerman dengan nilai Euro 2,5 miliar. Program ini diharapkan dapat mendukung pembangunan infrastruktur hijau di Indonesia. Kanselir Merkel, kita harus melompat jauh keluar dari krisis, pulih, dan tumbuh lebih kuat. Saya yakin Indonesia dan Jerman dapat bermitra untuk keluar dari pandemi ini sebagai pemenang,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

SPD Diproyeksi Menang di Pemilu Jerman, Biden: Mereka solid

SPD Jerman diproyeksikan menang tipis pada pemilu nasional hari Minggu.

DUNIA | 27 September 2021

SPD Diproyeksi Menang Tipis di Pemilu Jerman, Olaf Scholz Bakal Jadi Kanselir

Olaf Scholz bakal jadi kanselir dari SPD keempat pascaperang setelah Willy Brandt, Helmut Schmidt dan Gerhard Schroeder.

DUNIA | 27 September 2021

Ada 17 Teroris di Kalangan Menteri, Mustahil Pemerintah Taliban Dapat Pengakuan

Pengakuan terhadap pemerintahan Taliban mustahil, sebab terdapat 17 teroris di kalangan menteri dan hak asasi kaum perempuan masih dilanggar.

DUNIA | 27 September 2021

Gempa M 5,7 Guncang Pulau Utama di Filipina

Gempa kuat melanda pulau utama Filipina pada Senin (27/9/2021), tetapi belum ada laporan kerusakan segera, kata Survei Geologi AS (USGS).

DUNIA | 27 September 2021

6 Hari Berturut-turut Kasus Baru Covid-19 Singapura di Atas 1.000

Singapura melaporkan rekor 1.939 kasus baru Covid-19 pada Minggu malam.

DUNIA | 27 September 2021

CEO Pfizer: Kehidupan Akan Normal dalam Setahun

CEO Pfizer Albert Bourla mengatakan bahwa kehidupan akan mulai normal setahun lagi dan vaksinasi Covid-19 tahunan akan menjadi kebutuhan hidup.

DUNIA | 27 September 2021

Hasil Sementara Pemilu Jerman: Partai Merkel Kalah Tipis

Merkel dipastikan akan pensiun setelah 16 tahun memimpin Jerman -- tiga kandidat bersaing untuk menggantikannya.

DUNIA | 27 September 2021

Tentara Israel Tembak Mati Empat Warga Palestina di Tepi Barat

Pasukan Israel membunuh sedikitnya empat warga Palestina saat melakukan penggeledahan di Tepi Barat.

DUNIA | 26 September 2021

PM Australia Tolak Komitmen Hapus Bahan Bakar Fosil Bertahap

Perdana Menteri Australia Scott Morrison menolak berkomitmen untuk menghapus bahan bakar fosil secara bertahap menjelang konferensi iklim besar COP26.

DUNIA | 26 September 2021

60 Juta Rakyat Jerman Tentukan Pengganti Kanselir Merkel

Sekitar 60 juta rakyat Jerman memberikan hak suara untuk menentukan pengganti Kanselir veteran Angela Merkel yang sudah berkuasa selama 16 tahun

DUNIA | 26 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
Ini Cara Pertahankan Gaya Hidup Sehat di Masa Pandemi Covid-19

Ini Cara Pertahankan Gaya Hidup Sehat di Masa Pandemi Covid-19

KESEHATAN | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings