Didera Isu Keamanan, Penggunaan Vaksin Covid-19 Astrazeneca di Asia Tengah Kian Menyusut
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Didera Isu Keamanan, Penggunaan Vaksin Covid-19 Astrazeneca di Asia Tengah Kian Menyusut

Selasa, 13 April 2021 | 11:53 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Hong Kong, Beritasatu.com- Negara-negara di Asia Pasifik menolak vaksin Covid-19 dari Astrazeneca Plc, atau membatasi penggunaannya. Seperti dilaporkan Bloomberg, Senin (12/4/2021), penundaan ini merupakan upaya perlindungan di tengah kekhawatiran kasus pembekuan darah yang langka dan berpotensi mematikan.

Setelah memandu penggunaan vaksin pada orang di bawah 50 tahun, negara di Asia Tengah menyatakan bahwa tidak mengharapkan pengiriman dari Eropa tiba tepat waktu. Bahkan, pemerintah Australia membatalkan janji bahwa setiap orang di negara itu akan menerima dosis pertama pada bulan Oktober.

Di Hong Kong, pejabat menyatakan tidak akan menerima pengiriman pasokan vaksin yang telah mereka pesan dari produsen obat Inggris tahun ini, karena kota itu berencana untuk mengandalkan vaksin dari BioNTech SE dan Sinovac Biotech Ltd.

Sementara Korea Selatan menyatakan akan melanjutkan penyuntikan dengan suntikan Astrazeneca minggu ini setelah penangguhan. Korsel akan membatasi penggunaan bagi mereka yang berusia antara 30 dan 60 tahun.

Penyusutan penggunaan mencerminkan perkembangan di Eropa. Di sana, hubungan potensial antara vaksin Astrazeneca dan kejadian langka pembekuan darah di otak. Kasus itu disertai dengan tingkat trombosit yang rendah, pertama kali diidentifikasi.

Di Asia, saat virus sudah jauh lebih baik dikendalikan dan orang-orang tidak berisiko tinggi tertular atau meninggal akibat Covid-19, resistensi terhadap suntikan mungkin lebih kuat.

"Ketika beberapa regulator luar negeri mengatakan manfaatnya mungkin masih lebih besar daripada risikonya, mereka merujuk pada situasi di mana berpotensi vaksin masih dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa dari kematian terkait Covid-19 daripada yang hilang karena sindrom ini," kata Nikolai Petrovsky, seorang profesor. di Sekolah Tinggi Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat di Universitas Flinders, Australia Selatan.

"Dalam konteks Australia yang saat ini kami tidak memiliki kematian akibat Covid-19, hubungan risiko-manfaat dari vaksin Astrazeneca sangat berbeda, terutama ketika vaksin lain berpotensi tersedia yang tampaknya tidak berbagi risiko ini," tambahnya.

Seperti Australia, kematian akibat Covid-19 di negara-negara Asia seperti Tiongkok, Singapura, dan Taiwan mendekati nol saat ini.

Tingkat vaksinasi yang lebih rendah berdampak pada kekebalan kawanan global. Dunia hanya akan aman jika cukup banyak orang yang mendapat perlindungan berkat infeksi atau vaksinasi alami, dan virus tidak lagi dapat menyebar dengan mudah.

Hingga hari itu tiba, masih ada risiko bahwa varian baru Covid-19 akan muncul saat patogen bermutasi. Varian baru berpotensi meniadakan kekebalan yang diperoleh dari paparan sebelumnya.

Situasi Korea Selatan adalah cerminan dari dilema yang dihadapi oleh pemerintah yang strategi pasokannya bergantung pada tembakan Astrazeneca.

Dalam fase pertama penyuntikan penghuni panti jompo, pasien rumah sakit, dan pekerja perawatan kesehatan garis depan, vaksin tersebut menyumbang sekitar 90% dari lebih dari 1 juta suntikan yang diberikan sejauh ini.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Juni 2021, Korsel Mulai Produksi Vaksin Covid-19 Novavax

Korea Selatan (Korsel) menyatakan pihaknya berencana untuk memulai produksi lokal vaksin Covid-19 Novavax pada awal Juni.

DUNIA | 13 April 2021

WHO Peringatkan, Kasus Baru Covid-19 Mencapai 4,4 Juta per Minggu

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut lebih dari 4,4 juta kasus Covid-19 baru dilaporkan selama seminggu terakhir.

DUNIA | 13 April 2021

Prancis Tangani Hampir 6.000 Pasien Covid-19 di Unit Perawaran Intensif

Kementerian Kesehatan Prancis melaporkan jumlah pasien di unit perawatan intensif dengan Covid-19 meningkat hingga 5.916 orang.

DUNIA | 13 April 2021

Taiwan Gelar Pameran Budaya Islam

“Kebebasan beragama dan toleransi terhadap keberagaman adalah salah satu ciri masyarakat Taiwan.

DUNIA | 10 April 2021

Aung San Suu Kyi Hadapi Dakwaan Pidana Baru

Pemimpin sipil Myanmar yang digulingkan Aung San Suu Kyi didakwa dengan tuduhan pidana baru

DUNIA | 13 April 2021

Guillermo Lasso Klaim Kemenangan Pilpres Ekuador

Mantan bankir dan calon presiden tiga kali Guillermo Lasso mengumumkan kemenangan dalam pemilihan putaran kedua presiden Ekuador.

DUNIA | 13 April 2021

Kapal Migran Terbalik di Djibouti, 34 Orang Tewas

Sejumlah 34 orang migran tewas tenggelam pada Senin (12/4/2021) setelah kapal mereka terbalik di lepas pantai Djibouti.

DUNIA | 13 April 2021

Iran Desak Korsel untuk Segera Cairkan Aset Bank

Wakil Presiden Pertama Iran Eshaq Jahangiri pada meminta Korea Selatan (Korsel) untuk mencairkan aset Iran di banknya secepat mungkin.

DUNIA | 13 April 2021

Presiden Jokowi Ajak Jerman Jadi Mitra Wujudkan Transformasi Digital

Presiden Jokowi mengajak Jerman untuk bermitra mewujudkan transformasi digital di Indonesia.

DUNIA | 12 April 2021

Sebelum Akhiri Masa Jabatan, Kanselir Jerman Ingin Bertemu Jokowi

Kanselir Jerman Angela Merkel mengungkapkan harapannya untuk bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum berakhir masa jabatannya.

DUNIA | 12 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS