PBB: Krisis Myanmar Bisa Meledak Jadi Konflik Besar
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 473 (4)   |   COMPOSITE 5928 (47)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1400 (9)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 165 (0)   |   IDX30 468 (4)   |   IDX80 126 (1)   |   IDXBASIC 1227 (14)   |   IDXBUMN20 356 (2)   |   IDXCYCLIC 731 (3)   |   IDXENERGY 739 (8)   |   IDXESGL 128 (1)   |   IDXFINANCE 1321 (7)   |   IDXG30 132 (2)   |   IDXHEALTH 1286 (3)   |   IDXHIDIV20 414 (2)   |   IDXINDUST 951 (5)   |   IDXINFRA 866 (3)   |   IDXMESBUMN 101 (0)   |   IDXNONCYC 729 (12)   |   IDXPROPERT 870 (4)   |   IDXQ30 134 (0)   |   IDXSMC-COM 279 (2)   |   IDXSMC-LIQ 330 (4)   |   IDXTECHNO 3335 (-5)   |   IDXTRANS 1037 (14)   |   IDXV30 125 (1)   |   INFOBANK15 950 (3)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 403 (3)   |   ISSI 174 (1)   |   JII 570 (7)   |   JII70 202 (2)   |   KOMPAS100 1121 (10)   |   LQ45 880 (8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1578 (13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 299 (2)   |   PEFINDO25 291 (6)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 291 (3)   |   SRI-KEHATI 338 (2)   |   TRADE 872 (0)   |  

PBB: Krisis Myanmar Bisa Meledak Jadi Konflik Besar

Rabu, 14 April 2021 | 14:57 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jenewa, Beritasatu.com- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan situasi Myanmar dapat memburuk menjadi konflik besar-besaran. Pada Selasa (13/4/2021), demonstran anti-kudeta di seluruh Myanmar mengubah perayaan tradisi Tahun Baru negara itu menjadi protes terselubung terhadap junta militer.

Seperti dilaporkan VOA, kudeta 1 Februari yang menggulingkan pemimpin de facto Aung San Suu Kyi dan pemerintahan sipilnya dari kekuasaan telah mendorong orang-orang di Myanmar untuk melupakan ritual biasa dari festival lima hari Thingyan, termasuk saling siram air di jalanan.

Kekerasan tersebut mendorong komisaris hak asasi manusia PBB Michelle Bachelet untuk mengeluarkan pernyataan Senin yang memperingatkan bahwa situasi di Myanmar sedang "menuju konflik besar-besaran" mirip dengan perang saudara berdarah saat ini di Suriah.

“Pernyataan kecaman, dan sanksi terarah yang terbatas, jelas tidak cukup. Negara-negara dengan pengaruh perlu segera menerapkan tekanan bersama pada militer di Myanmar untuk menghentikan tindakan pelanggaran berat hak asasi manusia dan kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan terhadap rakyat,” lanjut Bachelet.

Para pengunjuk rasa malah melukis simbol dan slogan pro-demokrasi di pot bunga tradisional yang ditampilkan selama Thingyan, termasuk penghormatan tiga jari yang menjadi simbol gerakan perlawanan Myanmar.

Kudeta telah memicu demonstrasi massa setiap hari di seluruh Myanmar menuntut kembalinya Suu Kyi dan pemerintahan terpilih ke tampuk kekuasaan. Junta menanggapi dengan tindakan keras yang semakin keras dan mematikan terhadap para pengunjuk rasa.

Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, satu organisasi pemantau nonpemerintah, memperkirakan bahwa lebih dari 700 orang telah tewas sejak kudeta, termasuk lebih dari 80 pengunjuk rasa yang tewas Jumat di kota selatan Bago, yang terletak lebih dari 70 kilometer timur laut kota terbesar negara itu. Yangon.

Suu Kyi telah ditahan sejak kudeta, dan menghadapi enam dakwaan pidana. Dakwaan yang paling serius di antaranya adalah pelanggaran undang-undang rahasia era kolonial negara yang dapat menjebloskannya ke penjara selama 14 tahun jika terbukti bersalah.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Land Rover Kesayangan Akan Iringi Pemakaman Pangeran Philip

Pada saat acara pemakaman Sabtu (17/4/2021), mobil Land Rover kesayangan suami dari Ratu Elizabeth II itu akan ikut mengiringi.

DUNIA | 14 April 2021

Pertama di Dunia, Selandia Baru Luncurkan Aturan Perubahan Iklim

Selandia Baru akan menjadi negara pertama di dunia yang memberlakukan undang-undang yang memaksa perusahaan keuangan melaporkan dampak perubahan iklim.

DUNIA | 14 April 2021

Iran Akan Mulai Pengayaan Uranium Hingga 60 %

Iran telah memberi tahu Badan Energi Atom Internasional (IAEA) tentang rencananya untuk memperkaya uranium dengan kemurnian 60%.

DUNIA | 14 April 2021

Untuk Masuk Makkah, Saudi Hanya Izinkan Jemaah yang Sudah Divaksin

Otoritas Arab Saudi hanya mengizinkan para jemaah umrah yang sudah divaksinasi Covid-19 untuk masuk ke Masjidil Haram, Makkah,

DUNIA | 14 April 2021

2021, Meksiko Segera Produksi Vaksin Covid-19

Meksiko segera mengembangkan produksi vaksin melawan Covid-19 dan diharapkan mendapat persetujuan untuk penggunaan darurat pada tahun 2021.

DUNIA | 14 April 2021

Biden Lanjutkan Transaksi Senjata Senilai Rp 335 Triliun ke UEA

Administrasi Presiden AS Joe Biden sedang melanjutkan penjualan senjata lebih dari Rp 340 triliun ke Uni Emirat Arab (UEA), termasuk pesawat F-35

DUNIA | 14 April 2021

Untuk Kebutuhan Global, Moderna Sudah Pasok 132 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Produsen vaksin Moderna mengklaim sudah memasok 132 juta dosis vaksin Covid-19 untuk kebutuhan global.

DUNIA | 14 April 2021

Kapal MV Ever Given Disita, Pemilik pun Didenda

Otoritas Terusan Suez (SCA) menuntut ganti rugi kepada pemilik kapal MV Ever Given yang telah membuat Terusan Suez lumpuh beberapa waktu lalu.

DUNIA | 14 April 2021

Sejumlah Negara Tangguhkan Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson

Amerika Serikat (AS), Afrika Selatan, dan Uni Eropa untuk sementara akan menangguhkan peluncuran vaksin Covid Johnson & Johnson (J&J).

DUNIA | 14 April 2021

Untuk 80% Populasi, Malaysia Klaim Punya Cukup Vaksin Covid-19

Pemerintah Malaysia mengklaim punya cukup vaksin Covid-19 untuk memvaksinasi 80% populasi pada Oktober.

DUNIA | 14 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS