Sepak Terjang Bernie Madoff, Penipu Skema Ponzi Terbesar dalam Sejarah
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sepak Terjang Bernie Madoff, Penipu Skema Ponzi Terbesar dalam Sejarah

Kamis, 15 April 2021 | 20:31 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Bernard Madoff, pendiri Bernard L. Madoff Investment Securities, diputus bersalah pada 2009 atas skema Ponzi yang merugikan ribuan investor hingga US$ 65 miliar. Skema Ponzi adalah investasi bodong di mana Madoff menggunakan uang investor awal untuk membayar imbal hasil kepada investor baru dan seterusnya.

Bernard Lawrence Madoff lahir di Queens, New York, pada tanggal 29 April 1938, putra dari Sylvia dan Ralph Madoff, seorang tukang ledeng yang menjadi pialang saham.

Selama lebih dari 50 tahun, Bernie Madoff terkenal di Wall Street, sebagai seorang manajer keuangan besar yang mendirikan perusahaannya sendiri pada usia 22 dan menjadi ketua non-eksekutif Nasdaq pada tahun 1990. Ia dikenal membantu mengembangkan beberapa sistem dan struktur pasar yang memindahkan pasar saham melampaui lantai perdagangan dan memunculkan perdagangan elektronik modern.

Tidak jelas pasti kapan penipuan Madoff dimulai. Menurut penyelidik dimulai pada awal 1970-an dan menipu lebih 40.000 orang di 125 negara selama empat dekade hingga akhirnya Madoff ditangkap pada 11 Desember 2008, setelah dilaporkan kedua putranya sendiri.

Klimaks kecurigaan terhadap Madoff terjadi saat krisis ekonomi 2008 yang disebabkan jatuhnya Lehman Brothers. Saat itu, investor Madoff mulai menarik uang mereka hingga pada Desember 2008 US$ 12 miliar telah ditarik, sementara uang segar untuk mendanai skema Ponzi semakin sedikit.

Madoff akhirnya mengaku kepada kedua anaknya, Mark dan Andy Madoff. Mereka akhirnya melapor kepada pihak yang berwenang dan Bernie Madoff ditahan pada 11 Desember 2008.

"Saya bertanggung jawab atas penderitaan yang hebat. Saya juga menderita akan perasaan bersalah atas penderitaan yang saya akibatkan. Saya mewariskan rasa malu kepada keluarga dan cucu-cucu saya," kata Madoff sebelum divonis pada 29 Juni 2009.

Korban-korban Madoff
Ribuan korban Madoff jatuh miskin dalam semalam. Menurut laporan keuangan terakhir, kerugian Bernard L. Madoff Investment Securities mencapai US$ 64,8 miliar, mencakup laporan keuangan fiktif kepada nasabahnya. Tidak hanya materi, dua nasabah Madoff melakukan bunuh diri karena kehilangan hartanya. Seorang investor terkena serangan jantung setelah berbulan-bulan menjalani proses hukum terkait keterlibatannya dalam skema Ponzi Madoff. Beberapa investor kehilangan rumah mereka, bahkan dijauhi keluarga.

Madoff sendiri adalah korban dari keserakahannya. Putra sulungnya, Mark, bunuh diri pada 11 Desember 2020, tepat dua tahun sejak ayahnya ditahan. Putra bungsunya, Andrew, meninggal karena kanker pada umur 48 tahun pada 3 September 2014. Dia mengatakan stres yang dideritanya akibat skandal yang melibatkan keluarganya. Sebelumnya dia pernah dinyatakan bebas dari kanker pada 2003.

Reputasi bankir, investor, dan perusahaan ternama juga terseret kasus Madoff. J. Ezra Merkin dan Fairfield Greenwich Group mengaku mereka menginvestasikan uang klien mereka ke perusahaan Madoff tanpa mengetahui skema penipuan Madoff.

Penipuan Madoff bisa berjalan selama puluhan tahun karena Madoff tidak menjanjikan investasi yang besar-besaran. Imbal hasilnya bisa dibilang tinggi, tetapi masih masuk akal sekitar 10-20% konsisten per tahun, bahkan di saat pasar modal sedang anjlok. Madoff juga diketahui memiliki portofolio saham publik di perusahaan blue chip dan keluarganya juga dikenal dermawan sehingga mengurangi kecurigaan.

Madoff meninggal tanpa mewariskan apapun. Pemerintah menyita semua asetnya, bahkan aset yang tidak terkait skema Ponzi dan semua imbal hasil kepada investor. Ganti rugi yang diminta Pemerintah AS sebesar US$ 170 miliar.

Beberapa korban Madoff berhasil mendapatkan ganti rugi sebagian. Hingga saat ini, aset yang berhasil dikembalikan sebesar US$ 14,4 miliar. Otoritas Jasa Keuangan AS (SEC) menyeleksi dengan ketat ribuan klaim kerugian investasi Madoff. Banyak juga yang ditolak karena mereka sudah mendapatkan untung dari investasi awal skema Ponzi yang dikelola Madoff.



Sumber: NY Times


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dubes Inggris: Pemakaman Pangeran Philip Dibatasi Hanya 30 Orang

Sesuai dengan protokol kesehatan masyarakat terkait Covid-19, tidak akan ada prosesi pemakaman umum.

DUNIA | 15 April 2021

Kelompok Etnis Myanmar Bersatu Lawan Junta Militer

Kelompok etnis Myanmar kini bersatu melawan junta militer yang telah melancarkan kudeta.

DUNIA | 15 April 2021

WHO Khawatir Kasus Covid-19 Melonjak Saat Ramadan

WHO menyatakan keprihatinan pada Rabu (14/4/2021) bahwa pandemi Covid-19 dapat memburuk di Timur Tengah dan Afrika Utara selama bulan puasa Ramadan.

DUNIA | 15 April 2021

Jumlah Kasus Infeksi Covid-19 di India Tembus 14 Juta

Tambahan kasus infeksi baru itu menjadikan India mencatat lebih dari 14 juta (14.074.564) kasus.

DUNIA | 15 April 2021

Italia Tangguhkan Distribusi Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson

Italia menyatakan pada Rabu (14/4/2021), telah menangguhkan penggunaan sekitar 184.000 suntikan vaksin Covid-19 Johnson & Johnson.

DUNIA | 15 April 2021

Tiongkok Terima Pesanan 5 Kapal Tunda untuk Terusan Suez

Tiongkok menerima pesanan pembuatan lima kapal tunda untuk Terusan Suez.

DUNIA | 15 April 2021

Biden: Saatnya Mengakhiri Perang Selamanya

Presiden Joe Biden mengumumkan pada Rabu (14/4/2021), "waktu untuk mengakhiri" perang terpanjang Amerika dengan penarikan pasukan tanpa syarat dari Afganistan.

DUNIA | 15 April 2021

Rumania Tanggguhkan Penggunaan Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson

Rumania menangguhkan penggunaan vaksin Covid-19 Johnson & Johnson menunggu penyelidikan Uni Eropa (UE) terkait kasus pembekuan darah.

DUNIA | 15 April 2021

Soal Fukushima, Korsel Akan Lawan Jepang di Pengadilan Internasional

Korea Selatan (Korsel) berniat untuk melawan keputusan Fukushima Jepang di pengadilan internasional.

DUNIA | 15 April 2021

Amnesty: Pemerintah Nigeria Gagal Lindungi Anak-anak

Amnesty International menuding pemerintah Nigeria telah gagal melindungi anak-anak.

DUNIA | 15 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS