AS, Jepang Berencana Mendorong 5G di KTT Pertama Biden
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

AS, Jepang Berencana Mendorong 5G di KTT Pertama Biden

Sabtu, 17 April 2021 | 12:30 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Jumat (16/4) menyambut perdana menteri Jepang untuk pertemuan tatap muka pertamanya. Kedua pemimpin segera mengumumkan inisiatif investasi 5G senilai US$ 2 miliar, bagian dari dorongan AS untuk bersaing dengan Tiongkok.

Keputusan Biden untuk mengundang Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga sebagai tamu pertamanya mencerminkan prioritas barunya pada aliansi AS, saat ia membidik pada peningkatan pengaruh Tiongkok sebagai tantangan paling mendesak bagi Amerika. Sementara itu, Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in dijadwalkan datang pada Mei.

Seorang pejabat senior AS mengatakan, Jepang sebagai pemimpin teknologi akan mengumumkan komitmen yang sangat substansial sebesar US$ 2 miliar dalam kemitraan dengan AS. "Untuk mengerjakan 5G dan langkah selanjutnya," ujarnya, Jumat (16/4/2021).

Adapaun Huawei Tiongkok telah mengambil dominasi awal dalam internet generasi kelima, yang meningkat sebagai bagian penting dari ekonomi global. Terlepas dari tekanan besar AS pada perusahaan tersebut. Pemerintah AS menilai perusahaan menimbulkan ancaman terhadap keamanan dan privasi di dunia demokrasi.

Pejabat itu mengatakan, Biden juga akan berbicara dengan otoritas Jepang tentang tujuan iklimnya. Hal ini dengan AS yang bersiap mengadakan konferensi tingkat tinggi (KTT) virtual tentang perubahan iklim, pekan depan.

Ia menambahkan, kedua negara akan membahas ketegangan yang meningkat atas Taiwan karena otoritas pulau itu telah melaporkan meningkatnya penetrasi pemerintah Tiongkok ke wilayah udaranya. Adapun Taiwan mengklaim demokrasi dengan pemerintahan sendiri.

"Tidak ada negara yang berusaha meningkatkan ketegangan atau memprovokasi Tiongkok. Tetapi pada saat yang sama kami mencoba mengirim sinyal jelas, beberapa langkah yang diambil Tiongkok bertentangan dengan misi menjaga perdamaian dan stabilitas," pejabat tersebut menjelaskan.

Meski waktunya tidak disengaja, pejabat itu mengatakan sudah sepantasnya Suga mengunjungi dua hari setelah Biden membuat keputusan penting untuk mundur dari Afghanistan setelah 20 tahun, mengakhiri perang terlama AS.

Menurut pejabat tersebut, penarikan itu akan membebaskan waktu dan perhatian serta sumber daya dari kepemimpinan senior dan militer kita, untuk fokus pada apa yang kita yakini sebagai tantangan mendasar di abad ke-21 dan hal itu terletak pada dasar Indo-Pasifik.

"Amerika Serikat hanya bisa efektif di Asia jika hubungan AS-Jepang kuat dan Jepang kokoh dan stabil," katanya.

Perbedaan Pendekatan

Suga pada September 2020 menggantikan sekutunya Shinzo Abe, perdana menteri terlama di Jepang. Ia merupakan salah satu dari beberapa sekutu demokratis yang berhasil menjaga hubungan stabil dengan pendahulu Biden yang mudah berubah, Donald Trump.

KTT perdana Biden diadakan tiga bulan lebih lambat dalam masa jabatannya, karena pandemi Covid-19. KTT diperkirakan akan menjadi urusan yang lebih mudah setelah era Trump, dengan presiden menyambut pemimpin Jepang yang bertutur kata lembut, untuk pembicaraan satu lawan satu. Pertemuan berlanjut bersama kabinet AS sebelum konferensi bersama.

Tetapi Suga, yang dilaporkan media Jepang tiba di Washington Kamis (15/4) malam, diperkirakan akan menolak menjadi pendukung yang terlalu antusias untuk barisan AS melawan Tiongkok. Tiongkok menjadi mitra perdagangan terbesar yang vital untuk Jepang yang kekurangan sumber daya.

Pemerintah Jepang sejak masa Abe telah bekerja untuk menstabilkan hubungan dengan Tiongkok dan tidak bergabung dengan AS dalam sanksi atas masalah hak asasi di Hong Kong maupun Xinjiang.

"Pemerintah Biden, saya pikir, prihatin dengan betapa agresifnya Tiongkok serta seberapa besar posisi AS yang hilang dalam beberapa tahun terakhir di Asia, dan ingin menyusul dengan cepat," ujar Michael Green, yang merupakan penasihat tinggi Asia bagi mantan presiden George W. Bush. Ia sekarang menjadi wakil presiden senior di Pusat Strategis dan Pembelajaran Internasional (CSIS).

"Saya pikir pandangan Jepang adalah bahwa mereka telah memiliki strategi dan mereka ingin bergerak maju dengan mantap. Jadi ada sedikit perbedaan nuansa pada nada publiknya, tetapi tidak searah," ucapnya.

Namun pemerintah Jepang akan menyambut baik apa yang diharapkan akan menjadi pembaruan dan mempertegas deklarasi Senkaku. Kepulauan yang dikelola Jepang, yang disebut Diaoyu oleh Tiongkok, berada di bawah perjanjian keamanan AS-Jepang yang membutuhkan pertahanan bersama.

Suga, dan Moon bulan depan, juga akan berkonsultasi dengan Biden saat ia meninjau kebijakan AS atas Korea Utara (Korut). Sebelumnya, Trump berada dalam diplomasi pribadi yang tidak biasa dengan pemimpin Korut Kim Jong Un, meredakan ketegangan tetapi tidak menghasilkan kesepakatan yang langgeng terkait program nuklir Korut. (afp/eld)



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

730 Angkatan Bersenjata Inggris Terlibat di Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Sesuai keinginan Pangeran Philip, tak ada khotbah yang akan disampaikan.Uskup Agung Canterbury Justin Welby, hanya akan mengucapkan berkat di upacara pemakaman.

DUNIA | 17 April 2021

Italia Izinkan 1.000 Penonton ke Stadion Mulai Mei

Keputusan itu diberlakukan menyusul adanya pelonggaran aturan larangan kehadiran suporter di dalam stadion di beberapa daerah.

DUNIA | 17 April 2021

Penembak di FedEx Indianapolis Punya Riwayat Penyakit Jiwa

Petugas penegak hukum mengatakan, mereka belum segera menentukan apakah kebencian rasial atau etnis berada di balik pembunuhan itu.

DUNIA | 17 April 2021

Uskup Agung Canterbury: Kesempatan Terakhir Ratu untuk Mengucapkan Selamat Tinggal

Ratu akan mengucapkan kata perpisahan, pada seorang yang mendampinginya selama 73 tahun. Saya rasa ini menjadi momen yang amat sangat mendalam.

DUNIA | 17 April 2021

Prosesi Pemakaman, 4 Anak Pangeran Philip Akan Berjalan di Samping Mobil Jenazah

Di kapel, mereka yang hadir diwajibkan memakai masker dan menjaga jarak sesuai aturan Covid-19 di Inggris.

DUNIA | 17 April 2021

Swedia Melonggarkan Aturan untuk Warga yang Sudah Divaksin

Sekitar seperlima penduduk Swedia telah divaksin, termasuk hampir semua orang yang tinggal di panti-panti wreda.

DUNIA | 17 April 2021

PDB Tiongkok Tumbuh 18,3% pada Kuartal I-2021

Ekonomi Tiongkok berkembang dengan rekor kecepatan pada kuartal I-2021, data resmi menunjukkan, Jumat (16/4).

DUNIA | 16 April 2021

Ini Daftar Tamu Pemakaman Pangeran Philip, Adakah Nama Meghan?

Dalam daftar tamu tersebut tidak tercantum nama Meghan Markle, istri dari Pangeran Harry, bahkan tidak tercantum nama Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.

DUNIA | 16 April 2021

Raih Penghargaan Tertinggi, Profesor Felycia Cerita Pengalaman Belajar di Taiwan

Felycia mengakui program pengembangan bakat Taiwan New Southbound Policy telah menunjukkan tujuan Taiwan untuk berkontribusi bagi komunitas internasional.

DUNIA | 16 April 2021

Menlu: Indonesia Tolak Penimbunan Vaksin Covid-19

Menlu menegaskan sikap Indonesia yang menolak penimbunan, nasionalisme, dan politisasi vaksin Covid-19.

DUNIA | 16 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS