Sebagian Besar Produsen Vaksin Covid-19 Terlindungi dari Efek Samping
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sebagian Besar Produsen Vaksin Covid-19 Terlindungi dari Efek Samping

Selasa, 20 April 2021 | 21:57 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

London, Beritasatu.com - Perusahaan-perusahaan farmasi yang memroduksi vaksin Covid-19 sebagian besar dilindungi secara hukum jika terjadi efek yang merugikan, seperti pembekuan darah yang telah dikaitkan dengan suntikan dari AstraZeneca dan Johnson & Johnson (J&J).

Namun, sementara sejumlah negara akan membayar kompensasi kepada para penderita, pihak lain menganggap itu adalah tanggung jawab perusahaan bahkan setelah para agen obat mendukung vaksin.

Regulator obat Eropa ditetapkan pada Selasa (20/4) untuk mengatur keamanan vaksin satu suntikan milik J&J, setelah muncul kekhawatiran suntikan tersebut menyebabkan pembekuan darah yang sangat langka.

Di sisi lain, J&J tetap "sangat percaya diri" dengan vaksin Covid-19 dan berharap resolusi cepat dari regulator atas statusnya, seorang eksekutif puncak mengatakan pada Selasa.

"Kami tetap sangat yakin dan sangat berharap bahwa manfaat-profil risiko akan keluar," CFO J&J Joseph Wolk mengatakan kepada CNBC, Selasa (20/4/2021).

Komentar itu muncul menjelang keputusan yang diharapkan Selasa malam dari regulator obat Eropa tentang keamanan inokulasi vaksin tunggal.

Penasihat pandemi AS Anthony Fauci mengatakan, pemerintah AS kemungkinan akan mengumumkan keputusannya pada Jumat (23/4/2021).

Otoritas kesehatan di AS pada 14 April lalu merekomendasikan jeda vaksin, setelah enam kasus penggumpalan darah yang parah dari hampir tujuh juta orang Amerika yang menerima vaksin.

“(Perusahaan berharap) secepatnya ... mungkin paling cepat akhir minggu ini, untuk mendapatkan penyelesaian bagaimana kami akan melanjutkan," kata Wolk.

Ditanya apakah keputusan AS untuk menghentikan program tersebut menghambat kepercayaan publik terhadap vaksin, Wolk mengatakan, "Saya berharap di akhir minggu, masyarakat pada umumnya akan merasa lebih percaya diri untuk menerima vaksin," jawabnya.

Badan Obat Eropa (EMA) telah meninjau empat kasus, satu di antaranya fatal, dari pembekuan darah langka yang dilaporkan dari penerima vaksin.

Masalah vaksin J&J mengikuti laporan serupa tentang pembekuan darah pada sejumlah kecil orang yang menerima vaksin AstraZeneca.

Di bawah ini diuraikan beberapa persamaan dan perbedaan geografis terkait potensi dampak hukum.

Amerika Utara dan Inggris

Pemerintah AS dan Inggris telah membatasi tanggung jawab hukum atas grup farmasi, dalam suatu langkah yang dianggap membantu mempercepat produksi vaksin.

Di AS, Undang-Undang (UU) Kesiapan Publik dan Kesiapsiagaan Darurat (PREP) memberi wewenang kepada menteri kesehatan. “Untuk membatasi tanggung jawab hukum atas kerugian yang berkaitan dengan administrasi tindakan pencegahan medis seperti diagnostik, perawatan, dan vaksin,” jelas UU tersebut.

"(Ini) untuk mendorong pengembangan dan penyebaran tindakan medis yang cepat di tengah darurat kesehatan publik," UU PREP menambahkan.

UU tersebut juga membatasi tanggung jawab individu eksekutif farmasi, kecuali untuk kematian atau cidera fisik serius yang disebabkan oleh kesalahan disengaja, yang menurut pengacara bisa sulit dibuktikan.

Di Kanada, pemerintah sedang membuat skema kompensasi nasional untuk setiap dampak medis dari vaksin Covid-19.

Sementara itu, pemerintah Inggris telah menghilangkan beban keuangan yang berpotensi berat bagi perusahaan obat dengan menerapkan program kompensasi yang ada untuk penyakit seperti TBC dan campak, juga untuk virus corona.

Di bawah skema pemerintah Inggris, Pembayaran Kerusakan Vaksin (VDP) jika terjadi kecacatan parah meningkat menjadi £ 120.000 (setara US$ 165.000 atau 139.000 euro).

Uni Eropa

Di Uni Eropa (UE), situasinya berbeda karena tanggung jawab hukum ada pada perusahaan.

"Namun, dalam keadaan tertentu yang sangat spesifik, perusahaan dapat meminta negara anggota untuk mengganti kerugian," menurut juru bicara Komisi Eropa Stefan de Keersmaeker.

Setiap perselisihan diselesaikan di pengadilan, tambahnya.

Menurut Antonio Andrade, pengacara perusahaan Portugis Abreu, produsen vaksin tidak dapat dimintai pertanggungjawaban untuk setiap kemungkinan "efek samping" yang telah ditandai, misalnya dalam brosur.

EMA telah menyatakan bahwa vaksin AstraZeneca dapat menyebabkan pembekuan darah yang sangat langka pada beberapa penerima, menyebabkan sejumlah negara menghentikan distribusinya kepada orang di bawah usia tertentu. (afp/eld)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Terluka Lawan Pemberontak, Presiden Chad Tewas

Presiden Chad, Idriss Deby tewas dalam pertempuran melawan pemberontak di garis depan.

DUNIA | 20 April 2021

Topan Surigae Paksa 100.000 Warga Filipina Mengungsi

Angin kencang dan gelombang tinggi dampak Topan Surigae menghantam Filipina timur pada Senin (19/4/2021).

DUNIA | 20 April 2021

UE akan Vaksinasi 70% Orang Dewasa pada Pertengahan Juli

Uni Eropa (UE) akan memiliki dosis vaksin Covid-19 yang cukup untuk mencakup 70% populasi orang dewasa pada pertengahan Juli.

DUNIA | 20 April 2021

Skema Cuti Pandemi Stabilkan Angka Pengangguran Inggris

Tingkat pengangguran Inggris sedikit menurun dalam periode tiga bulan hingga akhir Februari, ditunjukkan oleh data resmi yang dirilis Selasa (20/4/2021).

DUNIA | 20 April 2021

CDC: Hampir 6.000 Warga AS Tertular Covid Setelah Vaksinasi Lengkap

Pejabat kesehatan Amerika Serikat (AS) telah mengonfirmasi hampir 6.000 orang terinfeksi Covid-19 di Amerika meskipun sudah divaksinasi penuh.

DUNIA | 20 April 2021

WHO Tolak Skema Paspor Vaksinasi Covid-19

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan tegas menolak penggunaan paspor sertifikasi Covid-19 untuk membuka kembali perjalanan dalam pertemuan komite darurat.

DUNIA | 20 April 2021

Israel Akan Beli Jutaan Dosis Vaksin Covid-19 Pfizer

Israel menandatangani kesepakatan untuk membeli jutaan dosis vaksin Covid-19 dari Pfizer hingga 2022.

DUNIA | 20 April 2021

PBB: Dunia Kehabisan Waktu Atasi Krisis Iklim

PBB mendesak, 2021 harus menjadi tahun aksi untuk melindungi masyarakat membela efek "bencana" dari perubahan iklim.

DUNIA | 20 April 2021

Khawatir Tertular Covid-19, PM Inggris Batal Kunjungi India

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Senin (19/4/2021) membatalkan rencana perjalanan ke India.

DUNIA | 20 April 2021

Serangan Udara Rusia Tewaskan 200 Milisi Suriah

Serangan udara militer Rusia telah menewaskan 200 milisi di Suriah timur.

DUNIA | 20 April 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS