Dubes RI Berterima Kasih atas Vaksin Covid-19 untuk WNI di Kamboja
Selasa, 27 April 2021 | 06:45 WIB
Phnom Penh, Beritasatu.com - Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Kamboja, Sudirman Haseng, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Kesehatan Kamboja, Prof Mam Bunheng, di Kementerian Kesehatan Kamboja, Senin (26/4/2021). Dalam pertemuan itu, Dubes RI menyampaikan terima kasih atas vaksin Covid-19 gratis yang dialokasikan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Kamboja.
“Kamboja merupakan negara yang memiliki hati yang besar dengan menyediakan program vaksin gratis bagi kedutaan dan direncanakan untuk warga asing yang berada di Kamboja termasuk warga Indonesia,” kata Dubes Sudirman dalam siaran pers Kedutaan Besar RI (KBRI) Phnom Penh yang diterima Beritasatu.com, Selasa (27/4/2021).
Fokus utama pembahasan dalam pertemuan itu adalah penguatan kerja sama di bidang kesehatan. Pertemuan Dubes RI dan Menlu Kamboja merupakan tindak lanjut dari pertemuan bilateral antara Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Kamboja Hun Sen di sela-sela ASEAN Leaders Meeting (ALM) yang digelar di Jakarta, Sabtu (24/4/2021).
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kamboja, terutama kepada para tenaga medis, yang telah bekerja tanpa pamrih dalam menanggulangi pandemi Covid-19 di Kamboja, termasuk juga dalam memberikan perawatan yang terbaik bagi beberapa warga Indonesia yang terkena Covid-19,” kata Sudirman.
Dalam pertemuan itu, Dubes Sudirman juga memperkenalkan dan menyerahkan produk farmasi dan makanan kemasan Indonesia. Pemberian itu sebagai wujud solidaritas, kepedulian, serta apresiasi KBRI kepada Pemerintah Kamboja.
Produk farmasi yang diberikan berupa suplemen penambah imun tubuh dan obat sakit flu dan batuk, sedangkan makanan kemasan berupa mi instan dan biskuit.
Kerja sama di bidang kesehatan ini merupakan salah satu topik pembahasan dalam pertemuan bilateral Presiden Jokowi dan PM Hun Sen. Selain menegaskan mengenai pentingnya vaksin bersama, Presiden Jokowi juga mengajak Kamboja untuk memperkuat kerja sama di bidang farmasi, obat-obatan, dan peralatan kesehatan.
Hingga 25 April 2021, jumlah kasus Covid-19 di Kamboja sebanyak 9.975 orang dengan perincian 3.400 orang sembuh dan 74 oang meninggal. Jumlah kasus Covid-19 yang terus meningkat, terutama di Kota Phnom Penh, memaksa Pemerintah Kamboja untuk menerapkan jam malam di ibu kota Phnom Penh pada 1 – 14 April 2021.
Jam malam berlaku mulai pukul 20.00 – 05.00 dan dilanjutkan dengan karantina wilayah (lockdown) pada 15 – 28 April 2021 untuk wilayah ibu kota Phnom Penh dan Kota Takhmao, Provinsi Kandal.
Sumber: BeritaSatu.com
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI
Hasil Laga Raja Casablanca vs Al Nassr: Ronaldo Cetak Gol Bawa Kesatria Najd ke Semifinal
Polisi Gagalkan Penyelundupan 17 Kg Sabu Lewat Jalur Laut di Tanjungbalai
Hasil Pertandingan Sunderland vs Ipswich: Gol Broadhead dan Hirst Tentukan Kemenangan Tim Tamu
Penonton Semesta Berpesta Yogyakarta Puas Nikmati Penampilan Kahitna dan Yovie and Nuno
B-FILES
Urgensi Mitigasi Risiko Penyelenggara Pemilu 2024
Zaenal Abidin
Identitas Indonesia
Yanto Bashri
Jokowi Apa Kehendakmu?
Guntur Soekarno
Polisi Gagalkan Penyelundupan 17 Kg Sabu Lewat Jalur Laut di Tanjungbalai




