Tiongkok Menggandakan Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara di Luar Negeri
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tiongkok Menggandakan Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara di Luar Negeri

Selasa, 27 April 2021 | 21:09 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Tiongkok akan terus maju dengan pembiayaan multi-miliar dolar untuk pembangkit listrik tenaga batu bara di negara-negara berkembang, pejabat iklim mengatakan pada Selasa (27/4/2021). Terlepas dari sebelumnya pemerintah negara tersebut telah menyatakan sasaran untuk mengurangi emisi karbon.

Pada 2020, pemerintah Tiongkok membuka tiga perempat dari pabrik batu bara dunia yang baru didanai, menurut pemantau CarbonBrief yang berbasis di Inggris. Pabrik-pabrik itu menyumbang lebih dari 80% proyek pembangkit listrik tenaga batu bara yang baru diumumkan.

Di dalam negeri, bagaimanapun, Presiden Tiongkok Xi Jinping telah berjanji untuk menghentikan Tiongkok dari batu bara dengan target emisi karbon puncak pada 2030 dan mencapai netralitas karbon tiga puluh tahun kemudian.

Target ambisius tersebut telah disambut dengan pujian internasional.

Tetapi dorongan luar negeri Tiongkok menunjukkan kompleksitas dalam melepaskan pendorong ekonomi dari masalah lingkungan akibat pembangkit listrik tenaga batu bara.

"Kami tidak bisa begitu saja mengatakan bahwa kami akan berhenti mendukung pembangkit listrik tenaga batu bara di negara berkembang," Li Gao, kepala kantor perubahan iklim di Kementerian Ekologi dan Lingkungan Tiongkok, mengatakan kepada wartawan pada Selasa (27/4/2021).

"Memerangi perubahan iklim juga tentang membiarkan orang-orang di negara berkembang menjalani kehidupan yang baik," lanjutnya.

Menyuarakan komentar Xi pada pertemuan puncak iklim baru-baru ini yang diselenggarakan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Li mengatakan negara-negara yang lebih miskin masih membutuhkan batu bara untuk menggerakkan perekonomian.

"Ini sepenuhnya sebagai tanggapan atas kebutuhan aktual (negara asing) dan kami menggunakan standar yang sangat tinggi (untuk membangun pabrik)," kata dia.

Li juga menyarankan, sebagian negara belum cukup berkembang untuk dapat menggunakan energi terbarukan sebagai sumber utama kekuatan mereka.

Adapun Tiongkok adalah pencemar terbesar di dunia dan mengeluarkan sepertiga dari total gas rumah kaca secara global.

Pihaknya juga terus mendanai puluhan pembangkit batu bara di luar negeri, dari Zimbabwe hingga Indonesia. Komunitas pencinta lingkungan mengatakan ini akan menghasilkan lebih banyak emisi daripada negara maju utama.

Pemerintah Tiongkok menjadikan permainan batu bara luar negeri sebagai bagian dari Belt and Road Initiative senilai triliun dolar, sebuah rencana untuk mendanai proyek infrastruktur dan meningkatkan pengaruhnya di luar negeri.

Sebaliknya, para pejabat telah berjanji "mengontrol secara ketat" penggunaan batu bara di dalam negeri untuk mencapai tujuan iklim yang ambisius.

Saat ini, hanya di bawah 60% listrik di Tiongkok masih berasal dari batu bara. Tetapi rencana pembangunan nasional lima tahun yang baru diresmikan pada Maret menetapkan target menghasilkan 20% energi dari sumber terbarukan pada 2025.

Dikatakan, pemerintah Tiongkok akan terus membangun pembangkit listrik tenaga batu bara skala kecil untuk memastikan pasokan listrik yang andal di seluruh jaringan. Tetapi "emisi mereka tidak akan sebesar" pembangkit listrik tenaga batu bara tradisional, menurut Li.

"Kami tidak akan lagi melanjutkan pembangunan pembangkit listrik tenaga batu bara dalam skala besar, ini sangat jelas," pungkasnya. (afp/eld)



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Biden Mau Menaikkan Pajak pada Orang Terkaya di AS

Biden minggu ini diperkirakan akan mengeluarkan Rencana Keluarga Amerika (American Families Plan/ AFP) senilai US$ 1,8 triliun.

DUNIA | 27 April 2021

Krisis Covid-19 India Semakin Buruk, Warga Justru Diimbau Tidak ke RS

WHO mengatakan warga di India tak perlu terburu-buru ke rumah sakit. Perawatan di rumah sebenarnya cukup untuk mayoritas pasien.

DUNIA | 27 April 2021

Tekan Penyebaran Covid-19, Turki Lockdown Total Mulai 29 April

Lockdown tersebut dilakukan guna mengekang lonjakan infeksi virus corona dan kematian, Presiden Tayyip Erdogan mengumumkan pada Senin (26/4/2021).

DUNIA | 27 April 2021

Tak Diberi Kursi oleh Erdogan, Presiden Komisi Eropa Masih Sakit Hati

Dalam peristiwa yang kondang sebagai “sofagate” tersebut, Van Der Leyen diberi tempat jauh dari Erdogan.

DUNIA | 27 April 2021

Korsel Laporkan 86 Kasus Varian Covid-19

Dari kasus varian Covid-19 gabungan, sebanyak 464 kasus berasal dari Inggris, 61 kasus dari Afrika Selatan, dan 10 kasus dari Brasil.

DUNIA | 27 April 2021

Regulator Kesehatan Brasil Tolak Vaksin Sputnik Buatan Rusia

Dewan Anvisa sepakat untuk tidak menyetujui vaksin Rusia setelah staf teknis menyoroti "risiko bawaan" dan kecacatan "serius".

DUNIA | 27 April 2021

Macron Bakal Umumkan Pelonggaran Pembatasan Covid-19 di Prancis

Prancis mulai menerapkan lockdown Covid-19 nasional ketiga pada akhir Maret setelah mengalami lonjakan kasus maupun kematian.

DUNIA | 27 April 2021

Cegah Penularan Covid-19, Peru Wajibkan Pemakaian Masker Ganda

Otoritas Peru kini mengamanatkan bahwa orang-orang memakai dua masker wajah untuk mencegah penularan Covid-19.

DUNIA | 27 April 2021

Hilang, Data Lebih dari 1.000 Kasus Kematian Covid-19 di New Delhi

Jaringan NDTV India mengungkapkan jumlah kematian sebenarnya akibat Covid-19 di New Delhi, India mungkin jauh lebih tinggi daripada angka resmi.

DUNIA | 27 April 2021

Populasi AS Sudah Mencapai 331 Juta Jiwa, Melambat Sejak 1930-an

Biro Sensus Amerika Serikat (AS) mengumumkan AS memiliki populasi melebihi 331 juta jiwa

DUNIA | 27 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS