Dalam Dua Bulan, Pakistan Akan Dapat 15 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Logo BeritaSatu

Dalam Dua Bulan, Pakistan Akan Dapat 15 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Jumat, 30 April 2021 | 12:35 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Islamabad, Beritasatu.com- Pakistan telah membeli 13 juta dosis vaksin Covid-19 dari tiga perusahaan Tiongkok. Seperti dilaporkan Reuters, Jumat (30/4/2021), Pakistan diperkirakan akan menerima vaksin itu dalam dua bulan ke depan.

“Vaksin tersebut diperoleh dari Sinopharm, CanSinoBio dan Sinovac,” kata Menteri Kesehatan Faisal Sultan kepada Reuters pada Kamis (29/4).

Mereka akan melengkapi sekitar 2,4 juta suntikan dari program Covax untuk negara-negara miskin yang diperkirakan akan datang selama periode itu.

“Kami akan terus melakukan pengadaan dari semua sumber yang tersedia di seluruh dunia. Untuk saat ini, Tiongkok tetap menjadi sumber utama vaksin untuk memenuhi kebutuhan kami saat ini dan saat ini, tetapi semua opsi kami terbuka untuk vaksin yang efektif dan aman,” kata Sultan.

Sultan mengatakan sekitar 2,4 juta dosis vaksin Astrazeneca, bagian dari tahap pertama dari 14 juta dosis di bawah program Covax yang dijalankan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan GAVI, juga akan datang dan kemungkinan besar akan datang dari Korea Selatan.

Hanya sedikit lebih dari 2 juta orang yang telah divaksinasi sejauh ini di negara berpenduduk 220 juta orang, angka terendah di Asia Selatan.

Program Covax telah memberikan 45 juta dosis ke negara tersebut hingga akhir 2021, dan pengiriman dijadwalkan mulai pada bulan Maret. Namun India, yang melakukan vaksinasi Astrazeneca, menghentikan pasokan karena situasi Covid-19 yang memburuk.

"Penundaan dalam Covax berarti volume vaksinasi yang kami harapkan tidak dapat terwujud pada bulan Februari dan Maret. Tapi kecepatannya bertambah," kata Sultan.

Pakistan tengah berjuang untuk mengamankan pasokan vaksin Covid-19 apa pun. Negara ini memulai kampanye vaksinasi pada Februari dengan 1,2 juta dosis disumbangkan oleh Tiongkok. Pakistan sudah memperoleh lebih dari 4 juta dosis dari Tiongkok pada bulan April.

Otoritas Pakistan berencana untuk mulai memberikan vaksin Covid-19 kepada orang-orang berusia 40 ke atas mulai minggu pertama Mei.

Meskipun Pakistan tidak melihat krisis yang diderita oleh negara tetangga India, kasus-kasus terus meningkat dan korban meninggal 201 orang yang tercatat pada hari Selasa adalah jumlah harian tertinggi sejak pandemi dimulai. Pakistan telah mencatat 17.680 kematian Covid-19 dan total 815.711 kasus.

Menjelang perayaan Muslim Idul Fitri, ketika ratusan ribu orang biasanya menghadiri pertemuan keagamaan, otoritas berencana menutup bisnis yang tidak penting, tempat wisata, taman, tempat hiburan, dan transportasi umum selama dua minggu mulai 6 Mei.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Regulator AS Minta Perbaikan Suku Cadang Listrik Jet Boeing 737 Max

Regulator Amerika Serikat (AS) memerintahkan maskapai penerbangan untuk memperbaiki cacat produksi pada komponen listrik pada jet Boeing 737 Max.

DUNIA | 30 April 2021

Akibat Lonjakan Covid-19, Argentina Bekukan Harga Oksigen Medis

Argentina telah membekukan harga oksigen medis selama 90 hari akibat lonjakan kasus Covid-19.

DUNIA | 30 April 2021

Hindari Kedaluwarsa, Kongo Distribusikan Vaksin Covid-19 ke Negara Lain

Republik Demokratik Kongo menyebarkan kembali ratusan ribu vaksin Covid-19 ke negara-negara Afrika lainnya.

DUNIA | 30 April 2021

Pangkalan Udara Myanmar Diserang Roket Pemberontak

Sejumlah roket ditembakkan ke dua pangkalan udara pemerintah Myanmar pada Kamis (29/4/2021).

DUNIA | 30 April 2021

Pidato Biden Disaksikan 26,9 Juta Pemirsa TV AS

Pidato pertama Presiden Joe Biden kdi hadapan Kongres pada Rabu (28/4/2021) malam menarik sekitar 26,9 juta pemirsa di 16 jaringan televisi AS.

DUNIA | 30 April 2021

Museum KAA Berkomitmen sebagai Museum Ramah Disabilitas

Penerbitan Buku Braille dan Buku Suara (audiobook) "The Bandung Connection" menjadi buku pertama sejarah KAA yang diproduksi dalam kedua format tersebut.

DUNIA | 29 April 2021

RS Lumpuh karena Covid-19, Rakyat India Cari Obat di Pasar Gelap

Rakyat India berburu obat di pasar gelap saat layanan banyak rumah sakit lumpuh akibat lonjakan besar pasien Covid-19.

DUNIA | 30 April 2021

Italia Setujui Anggaran Rp 3.897 Triliun untuk Pemulihan Pascapandemi Covid-19

Italia pada Kamis (29/4/2021) menyetujui rencana pemulihan dan ketahanan Rp 3.897 triliun yang bertujuan untuk memulai kembali ekonomi akibat pandemi Covid-19

DUNIA | 30 April 2021

28 UMKM Jawa Tengah Masuk Pasar Singapura

“UMKM merupakan tulang punggung dari pembangunan dan perekonomian Indonesia,” kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura, Suryo Pratomo

DUNIA | 30 April 2021

Tiongkok Luncurkan Modul Pertama untuk Stasiun Luar Angkasa Baru

Tiongkok pada Kamis (29/4/2021) mengirim modul inti stasiun luar angkasa ke luar angkasa.

DUNIA | 30 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS