Denmark Coret Johnson & Johnson dari Program Vaksinasi Nasional
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Denmark Coret Johnson & Johnson dari Program Vaksinasi Nasional

Selasa, 4 Mei 2021 | 18:58 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kopenhagen, Beritasatu.com- Otoritas Denmark menjadi negara pertama yang mencoret vaksin Covid-19 Johnson & Johnson dari program vaksinasi nasional. Seperti Reuters, Senin (3/5/2021), pembatalan vaksin Covid-19 kemungkinan terkait dengan bentuk pembekuan darah yang langka namun serius.

Langkah itu dilakukan setelah negara Nordik itu bulan lalu berhenti menggunakan vaksin Astrazeneca dengan alasan yang sama.

Otoritas kesehatan negara itu menyatakan telah menemukan bahwa manfaat menggunakan vaksin Covid-19 dari Johnson & Johnson tidak lebih besar daripada risiko menyebabkan kemungkinan efek buruk pada mereka yang menerima vaksin.

“Mengecualikan vaksin Johnson & Johnson, yang menyumbang sekitar sepertiga dari total kontrak vaksin Covid-19 yang disepakati Denmark, akan menunda kalender vaksinasi negara itu hingga empat minggu,” katanya.

Secara bertahap, Denmark telah membuka kembali masyarakatnya sejak awal Maret karena tingkat infeksi telah melambat, termasuk layanan dalam ruangan di restoran dan kafe dan memungkinkan penggemar sepak bola masuk ke stadion. Denmark sejauh ini telah memvaksinasi 11,5% penduduknya,

"Mempertimbangkan situasi saat ini di Denmark, apa yang saat ini hilang dalam upaya kami untuk mencegah penyakit parah dari Covid-19 tidak dapat lebih besar daripada risiko menyebabkan kemungkinan efek samping dalam bentuk pembekuan darah yang parah pada mereka yang kami vaksinasi," kata otoritas.

Otoritas Denmark menambahkan bahwa peluncuran vaksinasi berjalan dengan memuaskan dengan vaksin lain yang tersedia. Pada Senin, anggota parlemen mengizinkan penggunaan sukarela dari vaksinasi baik dari Johnson & Johnson dan Astrazeneca, anggota parlemen Liselott Blixt dari Partai Rakyat Denmark kepada Reuters.

Peluncuran vaksin Johnson & Johnson juga telah ditunda di tempat lain di Eropa karena masalah pembekuan darah yang serupa.

Pada 20 April, Regulator obat Eropa, European Medicines Agency (EMA), menyatakan telah menemukan kemungkinan hubungan antara vaksin Johnson & Johnson dan masalah pembekuan darah yang jarang terjadi pada orang dewasa yang menerima dosis di Amerika Serikat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Australia Umumkan Target Emisi Nol pada 2050

Australia akan berkomitmen pada target emisi nol karbon bersih pada tahun 2050.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Turki Capai Tingkat Vaksinasi Covid hingga 115 Juta Dosis

Turki telah memberikan lebih dari 115 juta dosis vaksin Covid-19 sejak memulai kampanye vaksinasi pada Januari.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Nigeria Luncurkan Uang Digital eNaira di Tengah Harapan dan Skeptisme

Nigeria menjadi negara Afrika pertama yang meluncurkan mata uang digital, eNaira.

DUNIA | 26 Oktober 2021

PBB: Dunia Sudah Keluar Jalur Hadapi Pemanasan Global

Konsentrasi gas rumah kaca mencapai rekor tahun lalu dan dunia semakin "jauh dari jalur" dalam membatasi kenaikan suhu

DUNIA | 26 Oktober 2021

Sekjen PBB Tunjuk Utusan Khusus untuk Myanmar

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Senin (25/10/2021) menunjuk Noeleen Heyzer dari Singapura sebagai utusan khusus baru untuk Myanmar.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Vietnam Akan Tingkatkan Produksi Batu Bara Domestik

Vietnam ingin meningkatkan produksi batu bara domestik karena tak ingin semakin bergantung pada impor.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Paus: Jangan Kirim Migran Kembali ke Libia

Paus Fransiskus menyampaikan permohonan berapi-api untuk mengakhiri praktik pemulangan para migran yang diselamatkan di laut ke Libia.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Myanmar Ancam Abaikan KTT ASEAN, setelah Pemimpin Junta Dikucilkan

Junta militer Myanmar mengancam pada Senin (25/10/2021) untuk melewatkan pertemuan puncak Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN)

DUNIA | 26 Oktober 2021

Kapal Kargo Terbakar di Pantai Kanada Muntahkan Gas Beracun

Penjaga pantai Kanada telah mengevakuasi 16 orang dari kapal kontainer yang terbakar dan mengeluarkan gas beracun di lepas pantai Pasifik Kanada,

DUNIA | 26 Oktober 2021

November, AS Siap Vaksinasi Covid untuk Anak Usia 5-11 Tahun

Amerika Serikat (AS) siap memvaksinasi Covid anak-anak usia 5 sampai 11 tahun pada November.

DUNIA | 26 Oktober 2021


TAG POPULER

# Fahri Hamzah


# LRT Tabrakan


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Tes PCR


# Taliban



TERKINI
Presiden Jokowi Buka Persidangan Sinode XXI GPIB

Presiden Jokowi Buka Persidangan Sinode XXI GPIB

NASIONAL | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings