Akibat Covid-19, Oktoberfest Jerman Batal Lagi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Akibat Covid-19, Oktoberfest Jerman Batal Lagi

Selasa, 4 Mei 2021 | 22:32 WIB
Oleh : unggu / WIR

Munich, Beritasatu.com- Festival bir terbesar di dunia, Oktoberfest, yang diadakan setiap tahun di Munich, telah dibatalkan untuk tahun kedua berturut-turut karena pandemi virus corona.

Seperti RT, Senin (3/5/2021), otoritas Bavaria mengumumkan pembatalan festival tersebut secara resmi. Setelah tidak digelar pada tahun 2020, festival populer tersebut diperkirakan akan kembali pada September ini.

Tetapi pecinta bir harus menunggu satu tahun lagi, karena situasi epidemiologis di Jerman. Setidaknya 3,4 juta warga Jemrna telah terinfeksi dan lebih dari 83.000 telah meninggal karena Covid-19 yang belum terkendali.

“Bayangkan jika ada gelombang baru dan kemudian menjadi peristiwa yang sangat menyebar. Merek itu akan rusak selamanya - dan kami tidak menginginkannya,” kata Perdana Menteri Negara Bagian Bavaria, Markus Soeder, saat mengumumkan pembatalan Oktoberfest 2021.

Jarak sosial, masker, dan tindakan anti-virus corona lainnya akan "secara praktis tidak mungkin diterapkan" di acara tersebut, yang biasanya menarik sekitar enam juta peserta dari seluruh dunia, kata Soeder.

Di Oktoberfest ini, semua tentang ikatan, bukan jarak sosial, dengan orang-orang berkumpul di tenda besar dan duduk di meja komunal panjang untuk meneguk bir, mengunyah sosis, dan mendengarkan musik rakyat live.

Ketika festival ini terakhir kali dipentaskan, pada tahun 2019, pemasukan ekonomi Bavaria membengkak sebesar € 1,23 miliar (US$ 1,5 miliar atau Rp 21,6 triliun).

Namun, bos Oktoberfest Clemens Baumgärtner menyebut keputusan untuk membatalkan acara tahun ini "sepenuhnya benar". Mempertahankan reputasinya sebagai "festival yang aman dan berkualitas tinggi" lebih penting.

Tahun 2021 bukan pertama kalinya dalam 200 tahun sejarah Oktoberfest penyelenggara terpaksa membatalkannya karena wabah. Wabah kolera membuat rencana terbayar pada tahun 1854 dan 1873, sementara Perang Dunia II menjadikan Oktoberfest ditiadakan selama beberapa tahun.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Covid Tembus 20 Juta, Oksigen Masih Langka di India

Hari Sabtu lalu, sedikitnya 11 pasien dan seorang dokter meninggal karena tidak mendapat pasokan oksigen di Delhi.

DUNIA | 4 Mei 2021

Uni Eropa dan Indonesia Sepakat Kerja Sama Pemulihan Hijau Pasca Pandemi

UE dan Indonesia menyepakati kerja sama Green Recovery pasca pandemi Covid-19.

DUNIA | 4 Mei 2021

Untuk Pelajari Antibodi Anti Covid-19, Ilmuwan UEA Gunakan Unta

Sekelompok ilmuwan dari Uni Emirat Arab (UEA) telah menyuntik unta dengan sampel mati Covid-19.

DUNIA | 4 Mei 2021

Kasus Covid-19 di India Melonjak hingga 20 Juta

Total beban kasus infeksi Covid-19 di India melonjak melebihi 20 juta pada Selasa (4/5/2021).

DUNIA | 4 Mei 2021

Untuk Kampanye Lawan Kebencian Ras Asia, Pebisnis Asia-Amerika Kucurkan Rp 3,6 Triliun

Para pemimpin bisnis Asia-Amerika yang terkemuka meluncurkan inisiatif dana senilai US$ 250 juta (Rp 3,6 triliun) untuk melawan kebencian pada ras Asia.

DUNIA | 4 Mei 2021

Saat Kasus Covid-19 Melonjak, Pakistan Perketat Perbatasan

Pakistan telah menutup penyeberangan darat dengan Iran dan Afganistan untuk para pelancong dan memangkas penerbangan internasional.

DUNIA | 4 Mei 2021

Dituding Rasis, PM Australia Batalkan Sanksi Penjara bagi Pelancong Asal India

Kecaman keras dan tudingan rasis dilontarkan rakyat Australia terhadap Perdana Menteri Scott Morrison

DUNIA | 4 Mei 2021

Melinda Gates Selalu Tuntut Kesetaraan dengan Suami

Bill Gates adalah orang terkaya di dunia ketika ia menikahi Melinda, karyawannya sendiri, pada 1994.

DUNIA | 4 Mei 2021

Denmark Coret Johnson & Johnson dari Program Vaksinasi Nasional

Otoritas Denmark menjadi negara pertama yang mencoret vaksin Covid-19 Johnson & Johnson dari program vaksinasi nasional

DUNIA | 4 Mei 2021

Presiden Duterte Disuntik Vaksin Covid-19 Sinopharm

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menerima dosis pertama vaksin Sinopharm untuk melawan Covid-19

DUNIA | 4 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS