Logo BeritaSatu

Lawan Kekuatan Tiongkok, AS Usulkan Koordinasi G-7

Rabu, 5 Mei 2021 | 23:58 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Kelompok Negara Tujuh (G-7) sedang mempertimbangkan proposal Amerika Serikat (AS) untuk melawan apa yang dilihat Gedung Putih sebagai paksaan ekonomi Tiongkok.

Seperti dilaporkan Bloomberg, Rabu (5/5/2021), satu proposal diedarkan sebelum pertemuan dua hari para menteri luar negeri G-7 di London, menurut para pejabat, yang diberikan anonimitas untuk membahas pembicaraan pribadi.

“Pertemuan para pejabat pada Selasa (4/5) menghabiskan sekitar 90 menit membahas cara-cara Tiongkok yang mencoba membuat negara dan individu melakukan apa yang diinginkannya melalui Belt and Road Initiative atau dengan meratakan ancaman ekonomi,” menurut seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri yang berbicara dengan syarat anonim.

Menurut diplomat lain, AS menginginkan mekanisme konsultasi yang akan melibatkan G-7 - serta pemangku kepentingan lainnya - untuk memastikan tanggapan terkoordinasi terhadap langkah Tiongkok dan dengan tujuan memperkuat ketahanan negara-negara G-7.

Inisiatif ini bertepatan dengan penguatan Jerman, Italia, dan Prancis yakni tiga negara Uni Eropa yang berpartisipasi dalam G-7 - saat mereka mulai bersekutu dengan pemerintahan Biden dalam perselisihannya dengan Tiongkok.

Sebagai tuan rumah G-7, Inggris berusaha untuk mencapai keseimbangan di Tiongkok, menyerukan dugaan pelanggaran hak asasi manusia sambil tetap membuka pintu untuk bidang kerja sama, seperti tentang perubahan iklim.

Tantangan bagi pemerintahan Boris Johnson adalah menghindari membingkai G-7 sebagai anti-Tiongkok di bawah kepemimpinannya.

Inggris telah meninggalkan UE dan ingin membuat kesepakatan perdagangannya sendiri di seluruh dunia, termasuk dengan AS dan India. Negara-negara Eropa juga berusaha untuk mengambil garis tipis antara meminta pertanggungjawaban Tiongkok atas catatan hak asasi manusianya sambil tidak mengasingkan mitra ekonomi utamanya.

Menteri Luar Negeri Antony Blinken tiba di London awal pekan ini untuk meletakkan dasar bagi KTT Presiden Joe Biden dengan para pemimpin G-7 pada bulan Juni.

"Tujuan kami bukan untuk menahan Tiongkok, tapi untuk menegakkan tatanan berbasis aturan inilah yang menjadi tantangan bagi Tiongkok. Siapa pun yang menantang tatanan itu, kami akan berdiri dan mempertahankannya," kata Blinken dalam wawancara dengan CBS News '60 Minutes yang disiarkan pada hari Minggu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tragedi Kanjuruhan, DPR: Kompetisi Sepak Bola Jangan Hanya Pentingkan Bisnis

Politikus PDIP Said Abdullah menyatakan tragedi Kanjuruhan, Malang menjadi pelajaran agar kompetisi sepak bola jangan hanya pentingkan aspek bisnis.

NEWS | 2 Oktober 2022

Ini Penyebab Kepuasan Kinerja Jokowi Naik 5 Persen dalam Sepekan

Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi naik 5 persen dalam sepekan. Ini alasannya. 

NEWS | 2 Oktober 2022

Ditolak Denmark, Prancis Akan Kirim Howitzer ke Ukraina

Prancis akan mengirim howitzer yang ditolak Denmark ke Ukraina. Kyiv mungkin mendapatkan hingga 12 howitzer Caesar dari Paris.

NEWS | 2 Oktober 2022

Ridwan Kamil Masih Rahasiakan Parpol yang Jadi Pelabuhannya

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Kang Emil masih merahasiakan soal parpol mana yang menjadi pelabuhan politiknya.

NEWS | 2 Oktober 2022

Kemendagri Dorong Kebijakan Afirmatif pada Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender

Program pengarusutamaan gender menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat pembangunan di pusat maupun daerah.

NEWS | 2 Oktober 2022

Anies Bakal Diumumkan Surya Paloh sebagai Capres Nasdem?

Ketum Partai Nasdem Surya Paloh akan mengumumkan capers yang diusung Nasdem di Pilpres 2024 besok. Beredar kabar capres itu adalah Anies Baswedan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Nama Anies Bergema Saat Disinggung Sosok yang Bakal Pimpin Indonesia

Nama Anies Baswedan bergema ketika para peserta Supermentor-27 merespons pernyataan Dino Patti Djalal soal sosok yang bakal memimpin Indonesia.

NEWS | 2 Oktober 2022

NATO Peringatkan, Rusia Melemah tetapi Masih Berbahaya

NATO memperingatkan bahwa Rusia melemah tetapi masih berbahaya. Presiden Vladimir Putin dan Angkatan Bersenjata Rusia tidak boleh diremehkan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Gubernur Khofifah Berharap Tragedi Kanjuruhan Tak Terulang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap tragedi Kanjuruhan, yang menewaskan 174 orang tidak terulang kembali.

NEWS | 2 Oktober 2022

Anies: Doakan Saya Bisa Jalankan Amanat Setelah Tak Jadi Gubernur

Anies Baswedan pun meminta doa kepada masyarakat agar dapat menuntaskan tugasnya hingga akhir masa jabatannya.

NEWS | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tragedi Kanjuruhan, DPR: Kompetisi Sepak Bola Jangan Hanya Pentingkan Bisnis

Tragedi Kanjuruhan, DPR: Kompetisi Sepak Bola Jangan Hanya Pentingkan Bisnis

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings