Tragis, Tiap 7,4 Detik, Wanita di Tiongkok Jadi Korban KDRT
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tragis, Tiap 7,4 Detik, Wanita di Tiongkok Jadi Korban KDRT

Kamis, 6 Mei 2021 | 22:20 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Beijing, Beritasatu.com- Sekitar satu dari empat wanita di Tiongkok dikatakan mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Jika dirata-rata, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di negara terpadat di dunia itu terjadi tiap 7,4 detik.

Seperti dilaporkan CNA, Kamis (6/5/2021), Program Undercover Asia berbicara kepada para korban, ahli, dan mantan pelaku kekerasan tentang masalah mendasar KDRT.

Menurut Federasi Wanita Seluruh Tiongkok, organisasi wanita terbesar di Tiongkok, sekitar satu dari empat wanita di Tiongkok dikatakan mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Setiap 7,4 detik, seorang wanita lain menjadi korban dari masalah yang mengakar dalam KDRT.

“Selama bertahun-tahun, dia sering mengancam (saya) dan kemudian memanfaatkan ancaman itu. Dalam hal itu, semua keluhan yang terkumpul selama enam tahun - termasuk dia memukuli ibu dan anak saya, akhirnya meledak,” kata Yang Xi, warga Shaanxi.

Pada suatu malam, wanita berusia 41 tahun itu mengambil kapak dan membunuh suaminya. "Saya tidak berharap diri saya punya nyali untuk melakukan hal seperti itu," katanya.

Yang dijatuhi hukuman 12 tahun penjara karena membunuhnya dan dibebaskan setelah delapan tahun. Di penjara, di mana dia belajar bagaimana menjadi tukang pijat, Yang mengatakan dia bertemu dengan narapidana wanita yang juga pernah dianiaya.

Tiongkok tetap menjadi masyarakat tradisional yang menghargai keharmonisan dalam rumah tangga, yang timbul dari patriarki Konfusianisme.

“Dan di beberapa daerah, pemukulan terhadap istri merupakan simbol dari kekuatan patriarki. Beberapa pria tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak bermoral dan bahkan mungkin merasa bangga karenanya,” kata Ma Sainan, kepala pengacara yang menangani perkara perkawinan dan keluarga di Firma Hukum Jiali.

Bahkan setelah bercerai atau meninggalkan pelakunya, beberapa korban ternyata tidak dapat membebaskan diri.

"Banyak wanita mengalami lebih dari 30 episode kekerasan sebelum mereka mencari bantuan atau pergi ke polisi," kata Lin Shuang, seorang sukarelawan anti kekerasan dalam rumah tangga di Shanghai selama delapan tahun.

Pada September, Lamu,seorang vlogger berusia 30 tahun dari provinsi Sichuan disiram dengan bensin dan dibakar oleh mantan suaminya. Saat itu, dia melakukan streaming langsung di rumah. Setelah mengalami 90% luka bakar, Lamu akhirnya meninggal dan memicu kemarahan publik.

"Meskipun proporsi korban yang lebih tinggi berada di pedesaan, namun kekerasan dalam rumah tangga lebih banyak terjadi di kota-kota. Pelaku kekerasan mungkin, bagaimanapun, menjadi lebih "rahasia" untuk menjaga front "glamor" kepada tetangga dan kolega," kata Ma, sang pengacara.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Khawatir Penyebaran Covid-19, Negara Tetangga India Tutup Perbatasan

Sri Lanka pada Kamis (6/5/2021) menjadi negara tetangga India terbaru yang menutup perbatasannya saat India memerangi rekor lonjakan Covid-19.

DUNIA | 6 Mei 2021

Berlipat Ganda, Tingkat Kematian Covid-19 di Kalangan Muda Brasil

Pasien rawat inap dan kasus kematian pada orang muda yang terkait dengan Covid-19 sedang meningkat di seluruh Amerika.

DUNIA | 6 Mei 2021

200 LSM Minta PBB Jatuhkan Embargo Senjata pada Myanmar

Lebih dari 200 lembaga swadaya masyarakat (LSM) meminta Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk memberlakukan embargo senjata pada Myanmar.

DUNIA | 6 Mei 2021

Survei: Dibanding Rusia dan Tiongkok, AS Lebih Mengancam Demokrasi

Satu jajak pendapat yang diambil di 53 negara menemukan bahwa 44% orang di seluruh dunia menganggap Amerika Serikat (AS) sebagai ancaman bagi demokrasi

DUNIA | 6 Mei 2021

Serbia Akan Bayar Warga yang Mau Divaksin Covid-19

Otoritas Serbia akan membayar setiap warga negaranya yang disuntik vaksin Covid-19 sebelum akhir Mei.

DUNIA | 6 Mei 2021

Untuk Jenazah Covid-19, Thailand Persingkat Upacara Pemakaman

Petugas krematorium Thailand mempersingkat upacara pemakaman untuk jenazah korban pandemi Covid-19.

DUNIA | 6 Mei 2021

Malaysia Berlakukan Pembatasan Covid-19 di Kuala Lumpur dan Johor Bahru

Kuala Lumpur dan Johor Bahru termasuk di antara wilayah di bawah perintah kontrol gerakan (MCO) Malaysia dari 7 Mei hingga 20 Mei.

DUNIA | 6 Mei 2021

Kanada Setujui Vaksin Covid-19 Pfizer untuk Remaja 12-15 Tahun

Kanada telah mengizinkan penggunaan vaksin virus corona Pfizer untuk anak-anak berusia antara 12 dan 15 tahun.

DUNIA | 6 Mei 2021

Dilanda Gelombang Baru Covid-19, Vietnam Perpanjang Karantina Pendatang

Vietnam telah memperpanjang masa karantina bagi siapa pun yang tiba di negara itu menjadi tiga minggu setelah gelombang baru kasus Covid-19.

DUNIA | 6 Mei 2021

Guatemala Terima Paket Pertama Vaksin Covid-19 Sputnik V

Guatemala pada Rabu (5/5/2021) menerima pengiriman pertama vaksin Sputnik V Rusia.

DUNIA | 6 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS