Dalam Seminggu, India Catat 1,57 Juta Kasus Baru Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dalam Seminggu, India Catat 1,57 Juta Kasus Baru Covid-19

Sabtu, 8 Mei 2021 | 09:00 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Bengaluru, Beritasatu.com- India melaporkan rekor kenaikan kasus harian Covid-19 pada Jumat (7/5/2021). Catatan kasus ini menjadikan jumlah total kasus baru untuk minggu ini menjadi 1,57 juta.

Seperti dilaporkan Reuters, tingkat vaksinasi Covid-19 di India turun secara dramatis karena masalah transportasi dan kurangnya pasokan vaksin Covid-19.

Gelombang kedua Covid-19 yang mematikan di India terus berlanjut dan jumlah total kasusnya sekarang mencapai 21,49 juta. Infeksi menyebar dari kota-kota yang penuh sesak ke desa-desa terpencil yang merupakan rumah bagi hampir 70% dari 1,3 miliar orang di negara itu.

India melaporkan rekor 414.188 kasus baru Covid-19 pada hari Jumat, sementara kematian akibat Covid-19 membengkak 3.915 kasus, sehingga total kematian menjadi 234.083 kasus.

Pakar medis mengatakan bahwa tingkat Covid-19 yang sebenarnya di India adalah lima hingga 10 kali lipat dari penghitungan resmi.

Perdana Menteri Narendra Modi telah banyak dikritik karena tidak bertindak cepat untuk menekan gelombang kedua, setelah festival keagamaan dan demonstrasi politik menarik puluhan ribu orang dalam beberapa pekan terakhir dan menjadi acara "penyebar super".

Pemerintah India juga dikritik karena penundaan program vaksinasi negara itu, yang menurut para ahli medis adalah satu-satunya harapan India untuk mengendalikan gelombang kedua Covid-19.

Surat kabar Hindustan Times pada hari Jumat menuntut: "Percepat pemberian vaksin, kendalikan gelombang kedua pandemi."

Saat menjadi pembuat vaksin terbesar di dunia, India sedang berjuang untuk menghasilkan dosis yang cukup untuk membendung gelombang Covid-19.

Modi telah menekankan bahwa negara bagian India harus menjaga tingkat vaksinasi. Meskipun negara tersebut telah memberikan setidaknya 157 juta dosis vaksin, tingkat inokulasinya telah menurun tajam dalam beberapa hari terakhir.

"Setelah mencapai tingkat sekitar 4 juta sehari, kami sekarang turun menjadi 2,5 juta per hari karena kekurangan vaksin," kata Amartya Lahiri, seorang profesor ekonomi di Universitas British Columbia seperti dikutip di surat kabar Mint.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Serangan Milisi di Burkina Faso Picu Ribuan Pengungsi dalam 10 Hari

Serangan Burkina Faso membuat ribuan orang mengungsi dalam 10 hari akibat serangan milisi.

DUNIA | 8 Mei 2021

Tiongkok Klaim Risiko Minim Kerusakan Atas Jatuhnya Roket

Tiongkok mengklaim pada Jumat (7/5/2021) bahwa risiko kerusakan di Bumi akibat roket yang jatuh dari orbit sangat rendah.

DUNIA | 8 Mei 2021

Jepang Akan Perpanjang Status Darurat hingga 31 Mei

Jepang akan memperpanjang keadaan darurat tiga minggu hingga 31 Mei 2021 akibat lonjakan kasus Covid-19.

DUNIA | 8 Mei 2021

Vaksin Covid-19 Sinopharm Masuk Program Covax WHO

Vaksin Covid-19 Sinopharm sekarang dapat dimasukkan dalam program Covax yang didukung Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

DUNIA | 8 Mei 2021

Bangkai Roket Tiongkok 20 Ton Bakal Hantam Bumi Entah di Mana

Prediksi terakhir menyebutkan roket akan jatuh di wilayah Sudan pukul 23:45 Sabtu waktu setempat.

DUNIA | 8 Mei 2021

WHO Setujui Vaksin Sinopharm, Bagaimana dengan Sinovac?

Sejauh ini, Sinopharm menjadi satu-satunya vaksin di luar negara-negara Barat yang mendapat dukungan WHO.

DUNIA | 8 Mei 2021

Ekonomi Tiongkok Terus Menguat

Ekspor Tiongkok tumbuh pada tingkat yang merusak perkiraan bulan lalu.

DUNIA | 7 Mei 2021

Australia Mulai Repatriasi Warganya dari India 15 Mei

Selain Australia, Malaysia juga mulai mengirimkan misi repatriasi untuk memulangkan rakyatnya dari India.

DUNIA | 7 Mei 2021

Gadis Kelas 6 Menembak 3 Orang di Idaho AS

Ia disebutkan, masih duduk di kelas 6, yang usianya antara 11 atau 12 tahun.

DUNIA | 7 Mei 2021

Meskipun Banyak Kasus Covid-19, Karantina Phnom Penh Diakhiri

Pemerintah Kamboja telah mencabut karantina wilayah selama tiga minggu yang diberlakukan di ibu kota negara, Phnom Penh.

DUNIA | 7 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS