Sebelum Keamanan Stabil, Junta Myanmar Tolak Utusan ASEAN
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sebelum Keamanan Stabil, Junta Myanmar Tolak Utusan ASEAN

Sabtu, 8 Mei 2021 | 14:48 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Yangon, Beritasatu.com- Tentara Myanmar menyatakan tidak ada kunjungan utusan ASEAN sampai stabilitas keamanan pulih. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Sabtu (8/5/2021), sedikitnya 774 orang telah tewas dan lebih dari 3.700 orang ditahan dalam tindakan keras junta saat serangan militer terhadap pemberontak etnis meningkat.

Junta militer telah menolak kunjungan utusan Asia Tenggara sampai dapat membangun stabilitas. Penolakan itu memicu kekhawatiran bahwa mereka akan melakukan lebih banyak hal. kekerasan mematikan terhadap demonstran dan etnis minoritas.

Para pemimpin negara-negara di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) telah mencapai konsensus tentang lima poin pada pertemuan puncak tentang krisis Myanmar bulan lalu, yang dihadiri oleh arsitek kudeta 1 Februari, Jenderal Senior Min Aung Hlaing.

Konsensus ini termasuk diakhirinya kekerasan, dialog antara militer dan lawan-lawannya, mengizinkan bantuan kemanusiaan, dan mengizinkan kunjungan utusan khusus ASEAN.

"Saat ini, kami memprioritaskan keamanan dan stabilitas negara. Hanya setelah kita mencapai tingkat keamanan dan stabilitas tertentu, kita akan bekerja sama terkait utusan itu.," ujar Mayor Kaung Htet San, juru bicara dewan militer, dalam briefing yang disiarkan televisi pada hari Jumat.

Pemerintah militer akan mempertimbangkan saran yang dibuat di KTT jika itu membantu visinya untuk negara, tambahnya.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak kudeta, yang memicu kemarahan di antara publik yang tidak mau mentolerir kembalinya kekuasaan militer setelah lima dekade salah urus ekonomi dan keterbelakangan.

Protes dan pawai telah berlangsung hampir setiap hari, demonstrasi besar pro-demokrasi terbaru pada hari Jumat di ibu kota komersial Yangon. Sementara aksi protes yang lebih kecil di setidaknya terjadi di 10 tempat lain di seluruh negeri.

Pada Sabtu, pesan di media sosial menyebukan bahwa beberapa orang di Yangon diculik oleh pasukan keamanan tanpa surat perintah.

Juna militer menyatakan sedang memerangi "teroris". Pada hari Jumat, juru bicara Kaung Htet San mengatakan lebih banyak penangkapan penghasut kekerasan telah dilakukan daripada yang diumumkan secara terbuka.

Pertemuan ASEAN 24 April di Jakarta dielu-elukan sebagai keberhasilan oleh mereka yang hadir, tetapi para analis dan aktivis tetap skeptis bahwa para jenderal Myanmar akan menerapkan rencana lima poin, yang tidak memiliki kerangka waktu atau menyebutkan pembebasan tahanan politik, termasuk pemimpin yang digulingkan Aung. San Suu Kyi.

Prospek stabilitas dalam waktu dekat di Myanmar tampak cerita suram. Kondisi itu ditandai konflik antara militer dan kelompok etnis minoritas di perbatasan dan pemboman dan ledakan kecil yang sekarang terjadi secara teratur di kota-kota utamanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Darurat Covid-19 di India, Bajaj pun Diubah Jadi Ambulans

Meskipun bukan transportasi yang lazim orang sakit, di India, bajaj pun bisa menggantikan fungsi ambulans.

DUNIA | 8 Mei 2021

Untuk ke Tempat Kerja Lagi, Saudi Hanya Izinkan Warga yang Divaksin Covid-19

Otoritas Arab Saudi menyatakan para karyawan hanya akan diizinkan kembali ke tempat kerja jika sudah divaksinasi Covid-19.

DUNIA | 8 Mei 2021

Saat Kasus Covid-19 Melonjak, Dokter di Nepal Peringatkan Krisis Besar

Para dokter di Nepal memperingatkan bahaya krisis besar Covid-19

DUNIA | 8 Mei 2021

CDC: Satu dari Tiga Warga AS Sudah Divaksin Covid-19 Lengkap

Amerika Serikat (AS) telah memvaksinasi penuh 110.874.920 orang untuk Covid-19 pada Jumat (7/5/2021) pagi.

DUNIA | 8 Mei 2021

Alami Anafilaksis, Wanita Vietnam Meninggal Setelah Divaksin Astrazeneca

Seorang pekerja medis wanita berusia 35 tahun di Vietnam telah meninggal karena anafilaksis setelah disuntik dengan vaksin Covid-19 Astrazeneca.

DUNIA | 8 Mei 2021

Studi: Akibat Pandemi Covid-19, 230 Juta Warga India Jatuh Miskin

Sekitar 230 juta warga India jatuh miskin karena pandemi Covid-19 pada tahun 2020.

DUNIA | 8 Mei 2021

Hingga Akhir 2022, Perbatasan Australia Akan Ditutup

Perbatasan Australia kemungkinan akan tetap tutup untuk pengunjung hingga akhir 2022.

DUNIA | 8 Mei 2021

Pemberontak Karen Bakar Pos Militer Junta Myanmar

Tentara gerilya dari etnis minoritas Karen di Myanmar membakar satu pos militer pemerintah pada Jumat (7/5/2021)

DUNIA | 8 Mei 2021

Menlu: Asia Tenggara Alami Kenaikan Kasus Covid-19 Tertinggi

Dalam terminologi WHO, Asia Tenggara terdiri dari India, Indonesia, Nepal, Bangladesh, Sri Lanka, Maladewa, Timor Leste, Myanmar, dan Bhutan.

DUNIA | 8 Mei 2021

Langgar Aturan Covid-19, Najib Razak Didenda Rp 10,4 Juta

Mantan perdana menteri Malaysia, Najib Razak didenda 3.000 ringgit (US$ 730 atau Rp 10,4 juta) karena melanggar peraturan Covid

DUNIA | 8 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS