Segmen Besar dari Roket Tiongkok Hancur di Atas Samudera Hindia
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Segmen Besar dari Roket Tiongkok Hancur di Atas Samudera Hindia

Senin, 10 Mei 2021 | 00:32 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

Beijing, Beritasatu.com - Sebagian besar bagian dari sebuah roket Tiongkok masuk kembali ke atmosfer bumi dan hancur di Samudera Hindia pada Minggu (9/5), kata badan antariksa Tiongkok. Berita tersebut menyusul spekulasi yang merebak tentang di mana lokasi benda seberat 18 ton itu jatuh.

Pejabat di Tiongkok mengatakan ada sedikit risiko dari segmen yang jatuh bebas dari Long March-5B. Roket tersebut telah meluncurkan modul pertama stasiun luar angkasa baru Tiongkok ke orbit Bumi pada 29 April.

Tetapi badan antariksa Amerika Serikat (AS) NASA dan beberapa ahli mengatakan pemerintah Tiongkok telah berperilaku tidak bertanggung jawab, karena masuknya benda sebesar itu berisiko menimbulkan kerusakan dan korban jiwa.

"Setelah pemantauan dan analisis, pada 10:24 (0224 GMT) pada 9 Mei 2021, reruntuhan tahap terakhir kendaraan peluncur Long March 5B Yao-2 telah kembali memasuki atmosfer," kata China Manned Space Engineering Office dalam sebuah pernyataan, Minggu (9/5/2021), memberikan koordinat untuk sebuah titik di Samudera Hindia dekat Maladewa.

Ia menambahkan, sebagian besar segmen pecah dan hancur saat turun.

Komando Luar Angkasa militer AS mengatakan, roket itu masuk kembali ke Semenanjung Arab kira-kira 22:15 EDT pada 8 Mei (0215 GMT Minggu). "Tidak diketahui apakah puing-puing itu berdampak pada tanah atau air," ujarnya.

Layanan pemantau Space-Track, yang menggunakan data militer AS, menyebutkan bahwa lokasinya berada di Arab Saudi di mana sistem Amerika terakhir merekamnya.

"Operator mengonfirmasi bahwa roket itu benar-benar masuk ke Samudra Hindia di utara Maladewa," tulisnya lewat akun media sosial Twitter.

Penurunan segmen tersebut cocok dengan prediksi ahli bahwa setiap puing akan tercebur ke laut, mengingat 70% planet ini tertutup air. Karena jatuhnya yang tidak terkendali, muncul minat dan spekulasi masyarakat luas tentang di mana puing-puing akan mendarat.

Otoritas antariksa Amerika dan Eropa termasuk di antara mereka yang melacak roket dan mencoba memprediksi pengembalian bagian roket tersebut.

Tuduhan Kelalaian

Benda menghasilkan panas dan gesekan yang sangat besar saat memasuki atmosfer, sehingga dapat membuat benda terbakar dan hancur. Tetapi roket yang lebih besar seperti Long March-5B mungkin tidak bisa hancur seluruhnya.

Rongsokan itu dapat mendarat di permukaan planet dan dapat menyebabkan kerusakan dan korban jiwa, meskipun risiko itu rendah.

Tahun lalu, puing-puing dari roket Long March Tiongkok lainnya jatuh di desa-desa Pantai Gading, menyebabkan kerusakan struktural tetapi tidak ada cedera atau kematian.

Rongsokan sebelumnya dan yang jatuh akhir pekan lalu merupakan objek terbesar keempat dalam sejarah yang masuk kembali ke bumi secara tidak terkendali, menurut data dari Jonathan McDowell, astronom yang berbasis di Harvard.

Ketidakpastian dan risiko masuk kembali ke bumi seperti itu memicu tuduhan pemerintah Tiongkok telah berperilaku tidak bertanggung jawab.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan pekan lalu bahwa pemerintah Tiongkok telah lalai dan Administrator NASA Bill Nelson menggemakan hal yang sama, setelah jatuhnya bagian roket tersebut pada Minggu.

"Negara-negara penjelajah antariksa harus meminimalkan risiko terhadap orang dan properti di bumi dari masuknya kembali objek luar angkasa dan memaksimalkan transparansi terkait operasi tersebut," kata Nelson dalam sebuah pernyataan.

"Jelas bahwa Tiongkok gagal memenuhi standar yang bertanggung jawab, terkait puing-puing luar angkasa mereka," lanjutnya.

Ambisi Luar Angkasa Tiongkok

Untuk menghindari skenario seperti itu, sejumlah ahli telah merekomendasikan desain ulang roket Long March-5B, yang tidak diperlengkapi untuk jatuh dengan terkontrol.

"Masuk kembali ke laut secara statistik kemungkinannya selalu besar. Tampaknya Tiongkok memenangkan pertaruhannya (kecuali kita mendapat berita tentang puing-puing di Maladewa). Tetapi (langkah Tiongkok) itu masih sembrono," McDowell menulis di Twitter.

Namun, otoritas Tiongkok telah meremehkan risikonya. "Kemungkinan menyebabkan kerusakan pada aktivitas penerbangan atau (pada orang dan aktivitas) di darat sangatlah rendah," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin, Jumat (7/5/2021).

Pemerintah Tiongkok telah menggelontorkan miliaran dolar ke eksplorasi ruang angkasa untuk meningkatkan status dan kemampuan teknologinya secara global.

Peluncuran modul pertama dari stasiun antariksa, oleh roket Long March yang jatuh pada Minggu, adalah tonggak sejarah dalam rencana ambisiusnya untuk menghadirkan keberadaan manusia secara permanen di luar angkasa. (afp/eld)



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IOC: Olimpiade Akan Terus Dilanjutkan

Wakil Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) John Coates bersikukuh tidak ada yang bisa menghentikan Olimpiade Tokyo.

DUNIA | 10 Mei 2021

Angkatan Laut AS Sita Gudang Senjata Besar di Laut Arab

Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah menyita sejumlah besar senjata ilegal Rusia dan Tiongkok dari kapal tanpa kewarganegaraan yang berlayar di perairan internasional Laut Arab utara.

DUNIA | 10 Mei 2021

UE dan India Setuju untuk Memulai Kembali Pembicaraan Perdagangan

Dewan Eropa dan pemerintah India sepakat untuk meluncurkan kembali pembicaraan perdagangan yang telah lama terhenti.

DUNIA | 10 Mei 2021

Junta Militer Myanmar Setujui Investasi Rp 39,9 Triliun

Junta militer Myanmar telah menyetujui investasi baru dalam proyek senilai hampir Rp39,9 triliun, termasuk pembangkit listrik gas alam cair (LNG)

DUNIA | 10 Mei 2021

Paus Fransiskus Desak Bentrokan di Yerusalem Diakhiri

Paus Fransiskus pada Minggu (9/5/2021) menyerukan diakhirinya kekerasan di Yerusalem timur yang dicaplok.

DUNIA | 9 Mei 2021

Kastil Dracula Tawarkan Vaksin Covid 19 untuk Turis

Pengunjung Kastil Bran terlarang di Rumania, yang dikenal sebagai “sarang Drakula”, mendapat tawaran vaksin Covid-19. Pengelola berpromosi untuk kebaikan

DUNIA | 9 Mei 2021

Soal Bentrokan di Masjid Al-Aqsa, Mesir dan Liga Arab Kutuk Peran Israel

Kementerian Luar Negeri Mesir dan Liga Arab mengutuk keterlibatan pasukan Israel dalam bentrokan kekerasan di luar Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.

DUNIA | 9 Mei 2021

Juni, Mesir Akan Produksi 60 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac

Mesir akan memulai produksi 60 juta dosis vaksin penyakit corona virus Sinovac pada Juni 2021.

DUNIA | 9 Mei 2021

Junta Militer Myanmar Nyatakan Pemerintah Bayangan sebagai Kelompok Teroris

Junta militer Myanmar menetapkan pemerintah bayangan sebagai kelompok teroris.

DUNIA | 9 Mei 2021

Agustus, Kasus Kematian Akibat Covid-19 di India Tembus Sejuta

Kasus kematian Covid-19 di India berpotensi mencapai satu juta kasus pada 1 Agustus 2021.

DUNIA | 9 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS