Penyair Myanmar Khet Thi Meninggal Dunia di Tahanan, Sebagian Organ Tubuh Hilang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penyair Myanmar Khet Thi Meninggal Dunia di Tahanan, Sebagian Organ Tubuh Hilang

Senin, 10 Mei 2021 | 09:16 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Penyair Myanmar, Khet Thi, meninggal dunia di dalam tahanan dan jenazahnya dikembalikan ke pihak keluarga dengan beberapa organ tubuh yang telah hilang. Khet Thi dikenal dengan karya-karyanya yang menyatakan perlawanan terhadap junta militer Myanmar yang berkuasa.

Kematian Khet Thi dikonfirmasi pihak keluarga, Minggu (9/5/2021), seperti dikutip The Straits Time, Senin (11/5/2021). Seorang juru bicara junta militer Myanmar tidak menjawab ketika ditelepon untuk meminta komentar atas kematian Khet Thi.

Pada akun Facebook-nya, Khet Thi ditulis berusia 45 tahun. Tulisan terakhir sang penyair sebelum dinyatakan meninggal dunia adalah "Mereka menembak di kepala, tetapi mereka tidak tahu bahwa revolusi ada di dalam hati."

Istri Khet Thi, Chaw Su mengatakan, dia bersama suaminya dibawa untuk diinterogasi pada Sabtu (8/5/2021) oleh tentara bersenjata dan polisi di pusat Kota Shwebo, di wilayah Sagaing. Wilayah ini memang dikenal sebagai pusat perlawanan terhadap kudeta militer di mana pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi digulingkan.

"Saya diinterogasi. Begitu pula dia. Mereka bilang, dia ada di pusat interogasi, tetapi dia tidak kembali, hanya tubuhnya," kata Chaw Su kepada BBC berbahasa Burma sambil menangis dari Monywa.

"Mereka menelepon saya pada pagi hari dan mengatakan kepada saya untuk menemuinya di rumah sakit di Monywa. Saya pikir, itu hanya untuk lengan yang patah atau semacamnya, Tetapi, ketika saya tiba di sini, dia berada di kamar mayat dan organ dalamnya diambil," katanya.

Chaw Su mengatakan, pihak rumah sakit mengatakan bahwa suaminya ada masalah dengan jantung, namun dirinya tidak percaya. Dia juga memohon kepada militer untuk mengambil dan memakamkan sendiri suaminya.

"Dia (Khet Thi) meninggal di rumah sakit setelah disiksa di pusat interogasi," kata kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Narapidana Politik. Asosiasi mencatat, sudah 780 warga sipil yang tewas sejak kudeta militer.

Khet Thi tercatata sebagai penyair ketiga yang tewas selama protes sejak kudeta 1 Februari lalu. Khet Thi adalah rekan K Za Win (39 tahun), seorang penyair yang ditembak mati saat protes di Monywa pada awal Maret lalu.

Khet Thi adalah seorang insinyur sebelum berhenti dari pekerjaannya pada 2012 untuk fokus pada puisinya. Untuk membiayai kehidupan keluarganya, dia menjual es krim dan kue.

"Saya tidak ingin menjadi pahlawan. Saya tidak ingin menjadi martir. Saya tidak ingin menjadi orang lemah. Saya tidak ingin menjadi orang bodoh.. Saya tidak mendukung ketidakadilan. Jika saya hanya mempunyai waktu satu menit untuk hidup, saya ingin hati nurani saya bersih untuk saat itu," ujar Khet Thi dua pekan setelah kudeta.

Baru-baru ini, dia menulis bahwa dia adalah seorang pemain gitar, pembuat kue dan penyair - bukan seseorang yang bisa menembakkan senjata. Tetapi, sebelum ditangkap dan akhirnya meninggal dunia, Khet Thi menyiratkan bahwa sikapnya berubah.

"Orang-orang saya ditembak dan saya hanya bisa melempar puisi. Tetapi, jika kamu yakin suaramu tidak cukup, maka kamu harus memilih senjata dengan hati-hati. Aku akan menembak," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gempa Kuat Guncang Pulau Kreta, 2 Orang Terjebak di Bangunan Rusak

Gempa kuat magnitudo (M) 5,8 mengguncang pulau Kreta di Yunani selatan pada Senin (27/9/2021), kata Institut Geodinamika Athena.

DUNIA | 27 September 2021

Bantuan dari Qatar, Rekonstruksi Rumah Hancur di Gaza Dimulai Oktober

Rekonstruksi rumah yang hancur atau rusak akibat pertempuran sengit antara Israel dan Palestina pada Mei akan dimulai minggu pertama Oktober.

DUNIA | 27 September 2021

Sistem Radarnya Dihancurkan AS, Bandara Kabul Kini Siap Beroperasi Kembali

Pasukan AS menghancurkan peralatan serta sistem radar di fasilitas tersebut sebelum angkat kaki dari negara itu.

DUNIA | 27 September 2021

Internet Padam di Daerah Konflik, Junta Myanmar Tuding Kelompok Pejuang Penyebabnya

Junta militer Myanmar membantah kabar yang menyebutkan, mereka mematikan koneksi internet di daerah-daerah yang dilanda konflik.

DUNIA | 27 September 2021

Buka Kembali Aktivitas Ekonomi, New South Wales Siapkan Buku Panduan

Pemerintah Negara Bagian New South Wales di Australia akan mengeluarkan buku panduan pada Senin untuk membuka kembali aktivitas perekonomian.

DUNIA | 27 September 2021

SPD Diproyeksi Menang di Pemilu Jerman, Biden: Mereka solid

SPD Jerman diproyeksikan menang tipis pada pemilu nasional hari Minggu.

DUNIA | 27 September 2021

SPD Diproyeksi Menang Tipis di Pemilu Jerman, Olaf Scholz Bakal Jadi Kanselir

Olaf Scholz bakal jadi kanselir dari SPD keempat pascaperang setelah Willy Brandt, Helmut Schmidt dan Gerhard Schroeder.

DUNIA | 27 September 2021

Ada 17 Teroris di Kalangan Menteri, Mustahil Pemerintah Taliban Dapat Pengakuan

Pengakuan terhadap pemerintahan Taliban mustahil, sebab terdapat 17 teroris di kalangan menteri dan hak asasi kaum perempuan masih dilanggar.

DUNIA | 27 September 2021

Gempa M 5,7 Guncang Pulau Utama di Filipina

Gempa kuat melanda pulau utama Filipina pada Senin (27/9/2021), tetapi belum ada laporan kerusakan segera, kata Survei Geologi AS (USGS).

DUNIA | 27 September 2021

6 Hari Berturut-turut Kasus Baru Covid-19 Singapura di Atas 1.000

Singapura melaporkan rekor 1.939 kasus baru Covid-19 pada Minggu malam.

DUNIA | 27 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
Masuki Panen Raya, Pasokan Jagung dari Luar Jawa Siap

Masuki Panen Raya, Pasokan Jagung dari Luar Jawa Siap

NASIONAL | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings