Masjid di India Diubah Jadi Pusat Perawatan Pasien Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Masjid di India Diubah Jadi Pusat Perawatan Pasien Covid-19

Selasa, 11 Mei 2021 | 11:38 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New Delhi, Beritasatu.com- Banyak masjid di seluruh India telah membuka pintunya untuk perawatan para pasien Covid-19. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Senin (10/5/2021), kondisi itu terjadi saat infrastruktur kesehatan India lumpuh akibat gelombang kedua Covid-19.

Saat ini, banyak rumah sakit kehabisan tempat tidur pasien dan oksigen medis, sementara obat-obatan kritis dijual di pasar gelap yang berkembang pesat. Platform media sosial telah dibanjiri dengan pesan SOS dari orang-orang yang meminta tabung oksigen dan masuk rumah sakit ketika pihak berwenang berjuang untuk mengatasi skala krisis.

Di tengah kekurangan itu, banyak tempat ibadah, termasuk masjid dan gurdwaras (kuil ibadah kaum Sikh), di seluruh India datang untuk membantu pasien yang membutuhkan dan beberapa di antaranya telah diubah menjadi pusat perawatan untuk pasien Covid-19.

Di sudut lain Baroda - kota berpenduduk 2 juta jiwa, Masjid Jahangirpura juga telah diubah menjadi fasilitas Covid dengan 50 tempat tidur pasien dan mengaku memiliki akses oksigen medis.

“Ini adalah waktu di mana kita semua harus berkumpul untuk membantu orang; itulah yang diajarkan agama kami kepada kami," kata Muhammad Irfan, wali masjid, kepada Al Jazeera.

Virus tidak memiliki agama dan kami percaya ini adalah krisis dan kami harus membantu semua dan menunjukkan kemanusiaan kami.


Sebagian masjid juga telah diubah menjadi bagian rawat jalan sementara untuk merawat pasien dengan gejala ringan. Orang-orang di seluruh India telah maju untuk memberikan bantuan apa pun yang mereka bisa.

“Virus tidak memiliki agama dan kami percaya ini adalah krisis dan kami harus membantu semua dan menunjukkan kemanusiaan kami. Saat ini di fasilitas kami ada banyak pemeluk agama lain, tapi kami buka untuk semua orang,” ujarnya.

Ponsel Arshad Siddiqui tidak berhenti berdering selama tiga minggu terakhir. Ketua Masyarakat Bulan Sabit Merah India, satu LSM yang berbasis di Mumbai itu, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa mereka membutuhkan oksigen.

LSM Siddiqui, yang tidak terkait dengan organisasi lain dengan nama serupa, menggunakan 20 masjid di seluruh Maharashtra untuk menjadikan tabung oksigen medis dan pengisian ulang dapat diakses oleh banyak orang.

“Kami memulai pekerjaan sukarela 10 hari yang lalu, dan awalnya kami kewalahan dengan sebanyak 20.000 panggilan setiap hari,” kata Siddiqui, seraya menambahkan bahwa situasi di Mumbai membaik sekarang.

"Kami memutuskan untuk menggunakan masjid untuk menjangkau orang-orang karena kami dikunci dan masjid saat ini kosong dan kami yakin kali ini orang-orang sekarat dan berjuang untuk mendapatkan bantuan," kata Siddiqui kepada Al Jazeera.

Siddiqui mengatakan bahwa LSMnya berencana untuk memperluas layanan mereka kepada orang-orang di negara bagian terpadat di India - Uttar Pradesh - yang menghadapi salah satu wabah virus yang paling parah.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Khet Thi, Penyair Myanmar itu Akhirnya Mati Tragis

Banyak tokoh budaya dan selebriti mendukung gerakan oposisi terhadap kudeta Myanmar 1 Februari. Khet Thi, sang penyair adalah salah satunya dan mati tragis

DUNIA | 11 Mei 2021

Selama Idulfitri, Taliban Umumkan Gencatan Senjata di Afganistan

Kelompok milisi Taliban di Afganistan mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari Idulfiitri.

DUNIA | 11 Mei 2021

Di Tepian Sungai Gangga India, Puluhan Mayat Korban Covid-19 Terdampar

Sedikitnya 40 sosok mayat ditemukan terdampar di tepi sungai Gangga, di India utara.

DUNIA | 11 Mei 2021

Israel Balas Serangan Roket Hamas, 20 Tewas

Sedikitnya 20 orang tewas setelah Israel melancarkan serangan udara balasan yang mematikan di Gaza pada Senin (10/5/2021).

DUNIA | 11 Mei 2021

Biontech Akan Bangun Pabrik Vaksin di Singapura

Perusahaan bioteknologi Jerman Biontech SE menyatakan akan membangun fasilitas manufaktur vaksin mRNA yang terintegrasi penuh di Singapura

DUNIA | 11 Mei 2021

WHO: Varian Covid India Jadi Fokus Perhatian Global

Varian Covid yakni B1617 yang pertama kali diidentifikasi di India tahun lalu sedang diklasifikasikan sebagai varian yang menjadi perhatian global.

DUNIA | 11 Mei 2021

Setelah Divaksin, Mendagri Jerman Malah Terinfeksi Covid-19

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jerman Horst Seehofer telah dilaporkan positif Covid-19, meskipun telah menerima suntikan vaksin.

DUNIA | 11 Mei 2021

Indonesia Kirimkan Bantuan 1.400 Tabung Oksigen ke India

Pemerintah Indonesia melalui kerja sama Asosiasi Gas Industri Indonesia sebagai produsen utama gas oksigen di Indonesia berinisiatif untuk membantu India.

DUNIA | 10 Mei 2021

Malaysia Berlakukan Penguncian Nasional

Malaysia pada Senin (10/5/2021) memberlakukan penguncian nasional baru.

DUNIA | 10 Mei 2021

Indonesia Kirim Bantuan 3.400 Tabung Oksigen ke India

Indonesia mengirimkan bantuan 3.400 tabung gas oksigen ke India, yang saat ini sangat membutuhkan bantuan gas oksigen untuk perawatan pasien Covid-19.

DUNIA | 10 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS