2021, Lebih dari 7.000 Migran Ilegal Diselamatkan dari Laut Libia
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

2021, Lebih dari 7.000 Migran Ilegal Diselamatkan dari Laut Libia

Selasa, 11 Mei 2021 | 13:11 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Tripoli, Beritasatu.com- Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) pada Senin (10/5/2021) menyatakan bahwa 7.096 migran ilegal telah diselamatkan di lepas pantai Libia sepanjang tahun 2021.

Seperti dilaporkan Xinhua, migran yang diselamatkan termasuk 546 wanita dan 336 anak di bawah umur, kata IOM, menambahkan bahwa 157 migran ilegal meninggal dan 349 migran lainnya hilang di rute Mediterania Tengah sejauh ini pada tahun 2021.

Pada tahun 2020, menurut IOM, 11.891 migran ilegal diselamatkan dan dikembalikan ke Libia, 381 migran ilegal meninggal, dan 597 lainnya hilang di rute Mediterania Tengah.

"Situasi tidak dapat diabaikan dan negara harus memenuhi tanggung jawab mereka dan mengerahkan kembali kapal pencari dan penyelamat," kata Federico Soda, kepala misi IOM untuk Libia, di Twitter.

Keadaan tidak aman dan kekacauan di Libya setelah jatuhnya pemimpin lama Muammar Gaddafi pada tahun 2011 telah mendorong ribuan migran untuk menyeberangi Laut Mediterania menuju pantai Eropa.

Menurut IOM dan Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), para migran dan pengungsi di Libia terus menjadi sasaran penahanan sewenang-wenang, perlakuan buruk, eksploitasi dan kekerasan. Kondisi itulah yang mendorong mereka untuk melakukan perjalanan berisiko dengan konsekuensi fatal, terutama penyeberangan laut.

Migran yang diselamatkan berakhir di dalam pusat penampungan yang penuh sesak di seluruh Libia, meskipun banyak seruan internasional berulang kali untuk menutup pusat-pusat tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

1MDB Malaysia Tuntut Pengembalian Dana Rp 327 Triliun

Dana kekayaan kedaulatan 1MDB Malaysia telah mengajukan 22 tuntutan hukum untuk pengembalian aset senilai lebih dari US$ 23 miliar (Rp 327 triliun)

DUNIA | 11 Mei 2021

Belanda Beri Subsidi Rp 34 Triliun untuk Rencana Penangkapan Karbon

Pemerintah Belanda memberikan US$ 2,4 miliar atau Rp 34 triliun subsidi untuk mendanai rencana penangkapan emisi karbon pada 2024

DUNIA | 11 Mei 2021

Masjid di India Diubah Jadi Pusat Perawatan Pasien Covid-19

Banyak masjid di seluruh India telah membuka pintunya untuk perawatan para pasien Covid-19.

DUNIA | 11 Mei 2021

Khet Thi, Penyair Myanmar itu Akhirnya Mati Tragis

Banyak tokoh budaya dan selebriti mendukung gerakan oposisi terhadap kudeta Myanmar 1 Februari. Khet Thi, sang penyair adalah salah satunya dan mati tragis

DUNIA | 11 Mei 2021

Selama Idulfitri, Taliban Umumkan Gencatan Senjata di Afganistan

Kelompok milisi Taliban di Afganistan mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari Idulfiitri.

DUNIA | 11 Mei 2021

Di Tepian Sungai Gangga India, Puluhan Mayat Korban Covid-19 Terdampar

Sedikitnya 40 sosok mayat ditemukan terdampar di tepi sungai Gangga, di India utara.

DUNIA | 11 Mei 2021

Israel Balas Serangan Roket Hamas, 20 Tewas

Sedikitnya 20 orang tewas setelah Israel melancarkan serangan udara balasan yang mematikan di Gaza pada Senin (10/5/2021).

DUNIA | 11 Mei 2021

Biontech Akan Bangun Pabrik Vaksin di Singapura

Perusahaan bioteknologi Jerman Biontech SE menyatakan akan membangun fasilitas manufaktur vaksin mRNA yang terintegrasi penuh di Singapura

DUNIA | 11 Mei 2021

WHO: Varian Covid India Jadi Fokus Perhatian Global

Varian Covid yakni B1617 yang pertama kali diidentifikasi di India tahun lalu sedang diklasifikasikan sebagai varian yang menjadi perhatian global.

DUNIA | 11 Mei 2021

Setelah Divaksin, Mendagri Jerman Malah Terinfeksi Covid-19

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jerman Horst Seehofer telah dilaporkan positif Covid-19, meskipun telah menerima suntikan vaksin.

DUNIA | 11 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS