100 Kota di Dunia Rentan Hadapi Bahaya Lingkungan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jakarta di Urutan Teratas

100 Kota di Dunia Rentan Hadapi Bahaya Lingkungan

Jumat, 14 Mei 2021 | 10:27 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Paris, Beritasatu.com- Dari 100 kota di dunia yang paling rentan terhadap bahaya lingkungan, 99 kota berada di Asia. Jakarta berada di urutan teratas. Seperti dilaporkan AFP, hal itu terungkap dari penilaian risiko yang diterbitkan analis risiko bisnis Verisk Maplecroft, Kamis (13/5/2021).

Menurut laporan itu, empat perlima dari 100 kota itu berada di India atau Tiongkok.

Di seluruh dunia, lebih dari 400 kota besar dengan total populasi 1,5 miliar berada pada risiko "tinggi" atau "ekstrem" karena campuran polusi yang memperpendek hidup, persediaan air yang menipis, gelombang panas yang mematikan, bencana alam dan perubahan iklim.

Laporan menemukan kota besar Jakarta yang terus mengalami penurunan tanah serta diganggu oleh polusi, banjir, dan gelombang panas, dengan yang lebih buruk akan datang, menduduki peringkat teratas.

Tetapi India yang memiliki 13 dari 20 kota paling berisiko di dunia, mungkin menghadapi masa depan paling menakutkan dari negara mana pun di dunia.

New Delhi menempati urutan kedua pada indeks global 576 kota yang disusun oleh analis risiko bisnis Verisk Maplecroft, diikuti di India oleh Chennai (3), Agra (6), Kanpur (10), Jaipur (22) dan Lucknow (24). Sementara Mumbai dan 12,5 juta penduduknya berada di urutan ke-27.

Melihat hanya pada polusi udara yang menyebabkan lebih dari 7 juta kematian dini di seluruh dunia setiap tahun, termasuk satu juta di India saja, ada 20 kota dengan kualitas udara terburuk di dunia di antara daerah perkotaan dengan setidaknya satu juta orang semuanya ada di India dengan kota New Delhi di posisi terdepan.

Penilaian polusi udara dibobotkan pada dampak partikel mikroskopis yang merusak kesehatan yang dikenal sebagai PM2.5, yang sebagian besar terbuang oleh pembakaran batu bara dan bahan bakar fosil lainnya.

Di luar Asia, Timur Tengah dan Afrika Utara memiliki proporsi kota "berisiko tinggi" terbesar di semua kategori ancaman yang digabungkan, tetapi Lima adalah satu-satunya kota non-Asia yang masuk 100 teratas.

"Rumah bagi lebih dari setengah populasi dunia dan pendorong utama kekayaan, kota-kota sudah berada di bawah tekanan serius dari kualitas udara yang buruk, kelangkaan air dan bahaya alam," kata penulis utama laporan, Will Nichols kepada AFP.

"Di banyak negara Asia, pusat-pusat kota ini akan menjadi kurang ramah karena tekanan populasi meningkat dan perubahan iklim memperkuat ancaman dari polusi dan cuaca ekstrem, mengancam peran kota sebagai penghasil kekayaan bagi ekonomi nasional,” tambah Nichols.

Sementara itu, Tiongkok juga menghadapi tantangan lingkungan yang besar juga. Tiga puluh lima dari 50 kota di dunia yang paling dilanda pencemaran air berada di Tiongkok, seperti juga semua kecuali dua dari 15 kota teratas yang menghadapi tekanan air, menurut laporan itu.

“Tetapi sistem politik dan tingkat perkembangan yang berbeda pada akhirnya dapat menguntungkan Tiongkok. Untuk Tiongkok, kelas menengah yang muncul semakin menuntut udara dan air yang lebih bersih, yang tercermin dalam target pemerintah," katanya kepada AFP.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menkeu Myanmar Tolak Bayar Utang Junta Militer

Menteri Keuangan paralel Myanmar Tin Tun Naing memperingatkan tidak akan membayar utang junta.

DUNIA | 14 Mei 2021

Otoritas India Pasang Jaring di Sungai Gangga untuk Evakuasi Mayat

Pihak berwenang di India utara telah memasang jaring di seberang sungai Gangga setelah mayat puluhan tersangka korban Covid-19 terdampar.

DUNIA | 14 Mei 2021

Serangan Israel Sudah Tewaskan 109 Warga Gaza

Otoritas kesehatan Gaza menyatakan jumlah korban tewas meningkat menjadi 109 orang, termasuk 27 anak-anak,

DUNIA | 14 Mei 2021

AS Sudah Berikan 266,6 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Amerika Serikat (AS) telah memberikan 266.596.486 dosis vaksin Covid-19 di negara itu pada Kamis (13/5/2021) pagi.

DUNIA | 14 Mei 2021

Di Antara Puing-puing, Jemaah Irak Gelar Salat Id di Masjid Mosul

Salat Id kembali digelar di Masjid Mosul, Irak yang hancur akibat peperangan melawan kelompok milisi Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS)

DUNIA | 14 Mei 2021

Soal Gerakan Antijunta Militer, Sikap Biksu Buddha Myanmar Terbelah

Sikap para biksu Buddha di Myanmar terbelah soal gerakan antijunta militer.

DUNIA | 14 Mei 2021

Jemaah Salat Idulfitri di Masjid di Tiongkok Membeludak

Pemerintah Daerah Otonomi Xinjiang untuk pertama kalinya dalam sejarah mengadakan resepsi Idulfitri bersama diplomat dan media asing.

DUNIA | 13 Mei 2021

Kasus Kematian Covid-19 di Afsel Diduga Lebih Tinggi dari Laporan Resmi

SAMRC menyatakan, sebanyak 157.000 orang meninggal di Afsel dalam kurun waktu 12 bulan terakhir. Diestimasi, sebanyak 85 persen disebabkan infeksi Covid-19.

DUNIA | 13 Mei 2021

Uttar Pradesh Siapkan 100 miliar Rupee untuk Membeli Vaksin Covid-19

Langkah Uttar Pradesh diambil ketika banyak negara bagian India membatasi vaksinasi karena kekurangan pasokan.

DUNIA | 13 Mei 2021

Cegah Kerumunan, Masjid di Inggris Gelar Salat Idul Fitri dalam 3 Gelombang

Madina Central Mosque Southampton dan Bashir Ahmad Mosque tercatat menyelenggarakan salat Idulfitri dalam tiga gelombang.

DUNIA | 13 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS