Junta Myanmar Umumkan Darurat Militer Setelah Serangan di Bank dan Polisi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Junta Myanmar Umumkan Darurat Militer Setelah Serangan di Bank dan Polisi

Jumat, 14 Mei 2021 | 14:48 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Naypyitaw, Beritasatu.com- Junta Myanmar mengumumkan darurat militer di satu kota di negara bagian Chin, Jumat (14/5/2021). Seperti dilaporkan Reuters, kondisi darurat diumumkan setelah serangan terhadap bank dan aparat kepolisian.

Junta Myanmar menyalahkan "teroris bersenjata" atas serangan terhadap kantor polisi dan bank. Serangan terjadi di tengah meningkatnya pertempuran antara militer dan pemberontak etnis di daerah perbatasan.

Dalam menghadapi oposisi yang meluas, junta militer telah berjuang untuk mempertahankan ketertiban di tengah protes harian di kota-kota dan pertempuran di negara-negara perbatasan sejak menggulingkan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi untuk mengakhiri langkah tentatif menuju demokrasi.

Kantor berita Myanmar News Agency melaporkan kerusuhan di kota Mindat pada hari Rabu dan Kamis melibatkan sekitar 100 orang yang menggunakan senjata rakitan untuk menyerang satu kantor polisi dan sekitar 50 orang menargetkan Bank Ekonomi Myanmar.

Dikatakan bahwa pasukan keamanan telah menangkis serangan tersebut tanpa menimbulkan korban.

Satu dokumen yang menyatakan pemberlakuan darurat militer di kota di Negara Bagian Chin, yang berbatasan dengan India, telah diposting di The Global New Light of Myanmar, surat kabar pemerintah.

Reuters tidak dapat secara independen mengonfirmasi laporan media pemerintah tentang situasi di Mindat.

Tapi satu dokumen yang diposting media di sosial oleh media lokal yang mengklaim berasal dari pemerintahan tandingan di daerah Mindat menyatakan deklarasi darurat militer tidak valid.

Dikatakan juga bahwa pertempuran itu dipicu oleh tentara yang melanggar janji untuk membebaskan tujuh warga sipil yang ditahan selama protes baru-baru ini.

Seorang juru bicara Pasukan Pertahanan Chinland, milisi yang baru dibentuk, mengatakan pihaknya berada di balik pertempuran terakhir dan mengonfirmasi keaslian dokumen tersebut.

"Mereka (junta) tidak bisa lagi memerintah kota kecuali di beberapa daerah di mana mereka memiliki pangkalan. Mereka tidak memiliki kendali di daerah pedesaan," kata juru bicara itu, yang menyatakan bahwa satu pejuang dari pasukan itu tewas dan bentrokan terus berlanjut.

Seorang juru bicara junta tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

Saat 788 orang tewas dalam penindasan brutal terhadap protes oleh pasukan keamanan, menurut satu kelompok advokasi, beberapa pendukung pemerintah yang digulingkan telah mengupayakan pelatihan militer dengan pemberontak yang telah memerangi militer selama beberapa dekade di daerah perbatasan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

WNI Terkonfirmasi Covid-19 Bertambah di Bahrain, India, dan Taiwan

WNI terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri sampai Jumat (14/5/2021) sebanyak 4.582 orang terdiri dari 3.645 sembuh (79,5%), 192 meninggal (4,1%) dan 745 dirawat.

DUNIA | 14 Mei 2021

Mesir Terima 2,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Astrazeneca dan Sinopharm

Mesir telah menerima lebih dari 1,7 juta dosis vaksin Astrazeneca melalui inisiatif Covax dan pengiriman terpisah 500.000 dosis vaksin Sinopharm dari Tiongkok.

DUNIA | 14 Mei 2021

Pesan Idulfitri, Raja Salman Doakan Keamanan dan Stabilitas yang Berkelanjutan

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud berdoa untuk keamanan dan stabilitas yang berkelanjutan.

DUNIA | 14 Mei 2021

Krisis Covid-19 di India Bawa Pengaruh Negatif terhadap Harga Minyak

Harga minyak anjlok sekitar tiga persen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), ketika krisis virus corona India semakin dalam.

DUNIA | 14 Mei 2021

Warga Lebanon Rayakan Idulfitri dalam Karantina Ketat

Suasana perayaan Idulfitri di Lebanon sangat langka karena berada di tengah karantina total selama dua hari dan jam malam untuk memerangi penyebaran Covid-19

DUNIA | 14 Mei 2021

Setelah 87 Tahun, Kaum Muslim Turki Gelar Salat Id Pertama di Hagia Sophia

Kaum Muslim di Istanbul, Turki menyambut Bayram Ramadan, juga dikenal sebagai Idulfitri, di Masjid Agung Hagia Sophia

DUNIA | 14 Mei 2021

Warga AS yang Sudah Divaksin Covid-19 Boleh Tanpa Masker

Warga Amerika Serikat (AS) yang divaksinasi dapat menjadi tanpa masker di banyak tempat umum.

DUNIA | 14 Mei 2021

Korban Meninggal Akibat Covid-19 di Afsel Jauh Lebih Tinggi

Kasus kematian akibat Covid-19 di Afrika Selatan (Afsel) jauh lebih tinggi dari data resmi.

DUNIA | 14 Mei 2021

Uttar Pradesh di India Habiskan Rp 14,1 Triliun untuk Vaksin Covid-19

Negara bagian terpadat di India, Uttar Pradesh, akan menghabiskan hingga US$ 1,36 miliar (Rp 19,2 triliun) untuk membeli vaksin Covid-19.

DUNIA | 14 Mei 2021

Kena Ransomware, Operator Pipa BBM Terbesar AS Bayar Tebusan US$ 5 Juta

Seorang pejabat AS mengonfiramsi kepada NBC News, Colonial membayar sekitar US$ 5 juta kepada pelaku serangan siber.

DUNIA | 14 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS