Varian Covid B1617 Asal India Menyebar ke Seluruh Dunia
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Varian Covid B1617 Asal India Menyebar ke Seluruh Dunia

Jumat, 14 Mei 2021 | 15:08 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Bengaluru, Beritasatu.com- Jumlah kasus infeksi Covid-19 yang tercatat di India naik di atas 24 juta pada Jumat (14/5/2021). Kenaikan kasus terjadi di tengah laporan bahwa mutan virus corona yang sangat mudah menular itu menyebar ke seluruh dunia.

“Varian virus B1617 telah ditemukan pada kasus di delapan negara Amerika, termasuk Kanada dan Amerika Serikat,” kata Jairo Mendez, seorang ahli penyakit menular Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Orang yang terinfeksi oleh varian tersebut termasuk pelancong di Panama dan Argentina yang datang dari India atau Eropa. Di Karibia, kasus varian B1617 telah terdeteksi di Aruba, Dutch St Maarten, dan wilayah Guadeloupe Prancis.

Jenis mutan yang sama juga telah terdeteksi di Inggris, serta di Singapura.

"Varian ini memiliki kapasitas transmisi yang lebih besar, tetapi sejauh ini kami belum menemukan konsekuensi jaminan apa pun. Satu-satunya kekhawatiran adalah mereka menyebar lebih cepat," kata Mendez.

Kesehatan Masyarakat Inggris mengatakan jumlah total kasus yang dikonfirmasi dari varian tersebut telah meningkat lebih dari dua kali lipat dalam seminggu terakhir menjadi 1.313 di seluruh Inggris.

"Kami cemas varian itu telah menyebar. Kami tidak mengesampingkan apa pun," kata Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, seraya menambahkan bahwa akan ada pertemuan untuk membahas apa yang harus dilakukan.

Menurut data kementerian kesehatan, India mencatat 4.000 kematian dan 343.144 infeksi dalam 24 jam terakhir. Jumlah itu adalah hari ketiga berturut-turut dari 4.000 kematian atau lebih. Tetapi infeksi harian tetap di bawah puncak 414.188 minggu lalu.

Sementara jumlah total infeksi yang tercatat melebihi 24 juta, jumlah orang yang dipastikan meninggal karena Covid-19 mencapai 262.317 sejak pandemi pertama kali melanda India lebih dari setahun yang lalu.

Tetapi kurangnya pengujian di banyak tempat berarti banyak kematian dan infeksi dihilangkan dari penghitungan resmi. Para ahli mengatakan angka sebenarnya bisa lima hingga sepuluh kali lebih tinggi.

Bhramar Mukherjee, seorang profesor epidemiologi di Universitas Michigan, mengatakan sebagian besar model telah memperkirakan puncaknya minggu ini dan bahwa negara tersebut dapat melihat tanda-tanda tren itu.

Situasi krisis Covid-19 sangat buruk di daerah pedesaan Uttar Pradesh, negara bagian terpadat di India dengan populasi lebih dari 240 juta. Gambar-gambar televisi memperlihatkan keluarga-keluarga yang menangisi orang mati di rumah sakit pedesaan atau berkemah di bangsal untuk merawat orang sakit.

Mayat-mayat telah terdampar di Sungai Gangga, sungai yang mengalir melalui negara bagian, karena krematorium kewalahan dan kayu untuk pembakaran kayu bakar sangat sedikit.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Junta Myanmar Umumkan Darurat Militer Setelah Serangan di Bank dan Polisi

Junta Myanmar mengumumkan darurat militer di satu kota di negara bagian Chin, Jumat (14/5/2021

DUNIA | 14 Mei 2021

WNI Terkonfirmasi Covid-19 Bertambah di Bahrain, India, dan Taiwan

WNI terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri sampai Jumat (14/5/2021) sebanyak 4.582 orang terdiri dari 3.645 sembuh (79,5%), 192 meninggal (4,1%) dan 745 dirawat.

DUNIA | 14 Mei 2021

Mesir Terima 2,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Astrazeneca dan Sinopharm

Mesir telah menerima lebih dari 1,7 juta dosis vaksin Astrazeneca melalui inisiatif Covax dan pengiriman terpisah 500.000 dosis vaksin Sinopharm dari Tiongkok.

DUNIA | 14 Mei 2021

Pesan Idulfitri, Raja Salman Doakan Keamanan dan Stabilitas yang Berkelanjutan

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud berdoa untuk keamanan dan stabilitas yang berkelanjutan.

DUNIA | 14 Mei 2021

Krisis Covid-19 di India Bawa Pengaruh Negatif terhadap Harga Minyak

Harga minyak anjlok sekitar tiga persen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), ketika krisis virus corona India semakin dalam.

DUNIA | 14 Mei 2021

Warga Lebanon Rayakan Idulfitri dalam Karantina Ketat

Suasana perayaan Idulfitri di Lebanon sangat langka karena berada di tengah karantina total selama dua hari dan jam malam untuk memerangi penyebaran Covid-19

DUNIA | 14 Mei 2021

Setelah 87 Tahun, Kaum Muslim Turki Gelar Salat Id Pertama di Hagia Sophia

Kaum Muslim di Istanbul, Turki menyambut Bayram Ramadan, juga dikenal sebagai Idulfitri, di Masjid Agung Hagia Sophia

DUNIA | 14 Mei 2021

Warga AS yang Sudah Divaksin Covid-19 Boleh Tanpa Masker

Warga Amerika Serikat (AS) yang divaksinasi dapat menjadi tanpa masker di banyak tempat umum.

DUNIA | 14 Mei 2021

Korban Meninggal Akibat Covid-19 di Afsel Jauh Lebih Tinggi

Kasus kematian akibat Covid-19 di Afrika Selatan (Afsel) jauh lebih tinggi dari data resmi.

DUNIA | 14 Mei 2021

Uttar Pradesh di India Habiskan Rp 14,1 Triliun untuk Vaksin Covid-19

Negara bagian terpadat di India, Uttar Pradesh, akan menghabiskan hingga US$ 1,36 miliar (Rp 19,2 triliun) untuk membeli vaksin Covid-19.

DUNIA | 14 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS