Junta Militer Myanmar Serang Basis Pemberontak di Wilayah Barat
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Junta Militer Myanmar Serang Basis Pemberontak di Wilayah Barat

Minggu, 16 Mei 2021 | 12:13 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Yangon, Beritasatu.com- Junta militer Myanmar menyerang basis pemberontak di Chin, wilayah barat Myanmar. Seperti dilaporkan Associated Press, pada Minggu (16/5/2021), Kedutaan besar Amerika Serikat (AS) dan Inggris di Myanmar telah menyatakan keprihatinan tentang laporan serangan sengit pemerintah.

“Pertempuran itu dimulai sekitar pukul 6 Sabtu pagi ketika pasukan pemerintah yang diperkuat oleh helikopter mulai menembaki bagian barat kota Mindat, menghancurkan beberapa rumah,” kata juru bicara Pasukan Pertahanan Chinland.

Pasukan Pertahanan Chinland adalah kelompok milisi yang dibentuk secara lokal yang menentang kudeta Februari yang menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi.

Helikopter juga mengambil bagian dalam serangan itu, menurut juru bicara itu, yang berbicara dengan syarat anonim karena alasan keamanan.

"Kota Mindat sekarang dikepung dan bersiap untuk serangan habis-habisan oleh pasukan junta dari udara dan darat," bunyi pernyataan dari Organisasi Hak Asasi Manusia Chin.

Pemerintah Persatuan Nasional bayangan, yang dibentuk oleh anggota parlemen yang diblokir oleh tentara untuk mengambil kursi mereka di Parlemen, memperingatkan bahwa “dalam 48 jam ke depan.

“Kota Mindat berpotensi menjadi medan pertempuran dan ribuan orang menghadapi bahaya pengungsian. Banyak yang telah meninggalkan kota berpenduduk sekitar 50.000 orang itu,” kata seorang penduduk yang dihubungi melalui telepon yang juga melarikan diri.

Administrasi Rakyat Kotapraja Mindat, kelompok oposisi lainnya, mengklaim bahwa 15 pemuda telah ditahan oleh pasukan pemerintah dan digunakan sebagai tameng manusia. Dikatakan, sedikitnya lima pembela kota itu tewas dalam bentrokan dan sedikitnya 10 orang lainnya cedera.

Tak satu pun dari rincian ini dapat diverifikasi secara independen. Tetapi siaran televisi pemerintah Myanmar pada Sabtu malam melaporkan bahwa pertempuran sedang berlangsung, dan mengakui bahwa para pembela kota telah melakukan perlawanan keras terhadap tentara.

"Penggunaan senjata perang oleh militer terhadap warga sipil, termasuk minggu ini di Mindat, adalah demonstrasi lebih lanjut dari kedalaman yang akan ditenggelamkan rezim untuk memegang kekuasaan. Kami meminta militer untuk menghentikan kekerasan terhadap warga sipil," kata Kedutaan Besar Inggris di Twitter.

Sementara Kedutaan Besar AS menyatakan pihaknya menyadari meningkatnya kekerasan di Mindat, termasuk laporan tentang penembakan militer terhadap warga sipil. Kedubes AS mendesak agar bukti kekejaman dikirim ke penyelidik PBB.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sambaran Petir Diduga Penyebab Kematian 18 Gajah India

Para pejabat India mengatakan sambaran petir diduga menjadi penyebab kematian 18 ekor gajah di cagar hutan bukit Kondali, Assam, India

DUNIA | 16 Mei 2021

Maroko Kirim 40 Ton Bantuan untuk Palestina

Raja Maroko Mohammed VI pada Jumat (14/5/2021) memerintahkan pengiriman 40 ton bantuan untuk warga Palestina.

DUNIA | 16 Mei 2021

Prancis Capai Target 20 Juta Vaksinasi Covid-19

Prancis telah memberikan dosis pertama vaksin Covid-19 kepada 20 juta orang.

DUNIA | 16 Mei 2021

Biden Batalkan Rencana Taman Nasional Pahlawan Amerika

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden membatalkan rencana pembangunan Taman Nasional Pahlawan Amerika

DUNIA | 16 Mei 2021

Disney World Florida Bolehkan Pengunjung Tanpa Masker

Kini, para pengunjung Disney World boleh berwisata tanpa mengenakan masker.

DUNIA | 16 Mei 2021

Polisi India Cegah Pembuangan Mayat Korban Covid-19 di Sungai Gangga

Otoritas India mengerahkan aparat kepolisian untuk menghentikan praktik pembuangan mayat di sungai Gangga.

DUNIA | 16 Mei 2021

CDC AS Rekomendasikan Sekolah Tetap Gunakan Masker

Sekolah-sekolah di Amerika Serikat (AS) harus terus menggunakan masker untuk tahun ajaran 2020-2021 untuk mencegah penyebaran Covid-19.

DUNIA | 16 Mei 2021

Malaysia dan Indonesia Desak DK PBB Hentikan Kekerasan Israel

Malaysia dan Indonesia pada Sabtu (15/5/2021) meminta DK PBB untuk campur tangan dan menghentikan serangan Israel

DUNIA | 16 Mei 2021

Jumlah Korban Tewas Akibat Tornado di Tiongkok Jadi 12 Orang

Sedikitnya 12 orang tewas setelah tornado melanda dua provinsi di Tiongkok.

DUNIA | 16 Mei 2021

Konflik Israel-Palestina di Gaza, 145 Orang Tewas

Setidaknya 145 orang termasuk 41 anak-anak tewas di di Gaza sejak konflik Israel-Palestina dimulai.

DUNIA | 16 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS