Akibat Pandemi Covid-19, Peru Kekurangan Lahan Pemakaman
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Akibat Pandemi Covid-19, Peru Kekurangan Lahan Pemakaman

Minggu, 16 Mei 2021 | 12:50 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Lima, Beritasatu.com- Pandemi Covid-19 memicu lonjakan kasus kematian di banyak negara, termasuk Peru. Bagi keluarga miskin di kota Lima, mencari lokasi pemakaman tentu semakin sulit menemukan tempat pemakaman. Warga bahkan terpaksa menggali kebun untuk mengubur jenazah kerabat yang meninggal.

Seperti dilaporkan AP, Sabtu (15/5/2021), setelah berjuang untuk mengendalikan pandemi virus corona selama lebih dari setahun, Peru sekarang menghadapi krisis paralel yakni kurangnya ruang pemakaman.

Setelah Joel Bautista meninggal karena serangan jantung bulan lalu di Peru, para keluarga tidak berhasil menemukan kuburan yang tersedia di empat kuburan berbeda. Setelah empat hari, mereka terpaksa menggali lubang di kebunnya.

Penggalian di lingkungan miskin di ibu kota Lima disiarkan langsung di televisi, menarik perhatian pihak berwenang dan mendorong mereka untuk menawarkan ruang kepada keluarga tersebut di lereng batu kuburan.

“Jika tidak ada solusi, maka akan ada ruang di sini,” kata Yeni Bautista kepada The Associated Press, menjelaskan keputusan keluarga untuk menggali di kaki pohon kembang sepatu tropis setelah tubuh saudara laki-lakinya mulai membusuk.

Masalah kekurangan lahan pemakaman ini memengaruhi semua orang, tidak hanya kerabat korban Covid-19, dan beberapa keluarga telah bertindak sendiri, menggali kuburan rahasia di daerah sekitar 65 kuburan di Lima.

Menurut Kementerian Kesehatan, kekurangan lahan terjadi ketika negara tersebut mengalami periode pandemi paling mematikan. Lebih dari 64.300 orang yang dites positif Covid-19 telah meninggal di Peru. Tetapi angka itu hampir pasti kurang dari jumlah sebenarnya. Satu badan pencatatan vital memperkirakan bahwa angka sebenarnya lebih dari 174.900, menghitung mereka yang kemungkinan terinfeksi tidak dikonfirmasi oleh tes.

Bahkan ketika tempat pemakaman dapat ditemukan, penguburan tetap menjadi beban keuangan yang sangat besar, terutama bagi keluarga yang jatuh miskin karena Covid-19. Biaya penguburan di sebuah pemakaman di tepi Lima hampir US$ 1.200 (Rp 16,9 juta), hampir lima kali gaji minimum bulanan US$ 244 (Rp3,44 juta).

Pensiunan pedagang Victor Coba mengambil tindakan sendiri, membangun kuburan untuk dirinya sendiri, istrinya dan empat kerabat lainnya di ruang sempit di sebuah pemakaman di kaki bukit tak berpohon di utara Lima.

Coba yang berusia 72 tahun, membawa batu bata, pasir dan semen ke situs tersebut, di mana dengan bantuan seorang teman dia mulai membangun "rumah abadi" nya. Dia dan istrinya memutuskan untuk bertindak setelah menonton berita dan mengetahui bahwa dua lusin tetangga meninggal karena Covid-19.

“Anda merasa sangat khawatir ketika tidak ada tempat untuk mengambilnya, dan tidak ada uang untuk menguburkannya,” kata Coba.

Dari 65 kuburan Lima, hanya 20 yang memiliki izin kesehatan. Satu di atas bukit tersembunyi telah beroperasi selama 24 tahun dan tidak memerlukan dokumen apapun untuk penguburan, yang biayanya US$ 361 (Rp 5,09 juta).

“Banyak kuburan dalam keadaan runtuh. Kami menjalani hasil dari proses perencanaan buruk yang mereka alami sepanjang sejarah,” kata Martín Anampa, seorang pejabat dari Carabayllo, kota madya tertua di Lima.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Junta Militer Myanmar Serang Basis Pemberontak di Wilayah Barat

Junta militer Myanmar menyerang basis pemberontak di Chin, wilayah barat Myanmar.

DUNIA | 16 Mei 2021

Sambaran Petir Diduga Penyebab Kematian 18 Gajah India

Para pejabat India mengatakan sambaran petir diduga menjadi penyebab kematian 18 ekor gajah di cagar hutan bukit Kondali, Assam, India

DUNIA | 16 Mei 2021

Maroko Kirim 40 Ton Bantuan untuk Palestina

Raja Maroko Mohammed VI pada Jumat (14/5/2021) memerintahkan pengiriman 40 ton bantuan untuk warga Palestina.

DUNIA | 16 Mei 2021

Prancis Capai Target 20 Juta Vaksinasi Covid-19

Prancis telah memberikan dosis pertama vaksin Covid-19 kepada 20 juta orang.

DUNIA | 16 Mei 2021

Biden Batalkan Rencana Taman Nasional Pahlawan Amerika

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden membatalkan rencana pembangunan Taman Nasional Pahlawan Amerika

DUNIA | 16 Mei 2021

Disney World Florida Bolehkan Pengunjung Tanpa Masker

Kini, para pengunjung Disney World boleh berwisata tanpa mengenakan masker.

DUNIA | 16 Mei 2021

Polisi India Cegah Pembuangan Mayat Korban Covid-19 di Sungai Gangga

Otoritas India mengerahkan aparat kepolisian untuk menghentikan praktik pembuangan mayat di sungai Gangga.

DUNIA | 16 Mei 2021

CDC AS Rekomendasikan Sekolah Tetap Gunakan Masker

Sekolah-sekolah di Amerika Serikat (AS) harus terus menggunakan masker untuk tahun ajaran 2020-2021 untuk mencegah penyebaran Covid-19.

DUNIA | 16 Mei 2021

Malaysia dan Indonesia Desak DK PBB Hentikan Kekerasan Israel

Malaysia dan Indonesia pada Sabtu (15/5/2021) meminta DK PBB untuk campur tangan dan menghentikan serangan Israel

DUNIA | 16 Mei 2021

Jumlah Korban Tewas Akibat Tornado di Tiongkok Jadi 12 Orang

Sedikitnya 12 orang tewas setelah tornado melanda dua provinsi di Tiongkok.

DUNIA | 16 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS