WNI di India Diminta Tidak Keluar Rumah
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

WNI di India Diminta Tidak Keluar Rumah

Senin, 17 Mei 2021 | 18:33 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah lonjakan kasus penularan Covid-19di India, perwakilan Republik Indonesia (RI) meminta warga negara Indonesia (WNI) untuk selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah setempat, termasuk tidak keluar rumah kecuali untuk keperluan mendesak. Kedutaan Besar RI (KBRI) di New Delhi dan Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Mumbai juga selalu menjalin komunikasi dengan WNI untuk memonitor keadaan mereka.

"Perwakilan menyampaikan imbauan agar WNI di India disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan, termasuk tidak keluar rumah kecuali keperluan mendesak dan mematuhi ketentuan pembatasan mobilitas dari pemerintah setempat," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (17/5/2021).

Jumlah WNI di seluruh India saat ini sebanyak 798 orang, diantaranya 130 WNI terkonfirmasi Covid-19 sampai hari ini dengan perincian 111 sembuh, 16 stabil, dan 3 meninggal. “Untuk 16 WNI yang stabil ada yang isolasi mandiri atau dirawat di rumah sakit,” ujar Judha.

Judha mengatakan perwakilan RI di India telah membentuk whatsapp group untuk mempermudah komunikasi WNI dengan KBRI dan KJRI. Perwakilan juga sudah memberikan bantuan logistik bagi WNI kelompok rentan.

“Berdasarkan informasi warga, kondisi WNI di India saat ini relatif aman dan tenang,” ujarnya.

Berdasarkan informasi KBRI New Delhi, India saat ini tengah menghadapi pandemi Covid-19 gelombang ke-2 dengan jumlah kasus aktif menurut data Ministry of Health and Family Welfare sampai tanggal 11 Mei 2021 sebanyak 3.715.221 (16,16%). Statistik kesembuhan berjumlah 19.027.234 (82,75%) dan tingkat mortality rate berjumlah 249,992 (1,09%).

Bila ditinjau dari data ini, tingkat kasus aktif harian di India masih berada di angka 300.000 kasus aktif per hari, namun tingkat kesembuhan per hari juga menunjukkan kenaikan yang signifikan di angka 356.000 per hari. Data Ministry of Healthtanggal 11 Mei menunjukkan bahwa tingkat kasus aktif per hari telah mengalami penurunan sebanyak 30.016 kasus per hari.

Maharashtra merupakan negara bagian India yang memiliki tingkat kasus aktif terbanyak. Namun sejak awal Mei hingga tanggal 11 Mei, kasus aktif di Maharashtra cenderung menurun yakni dengan jumlah kasus aktif 593.150 (11,5%) atau turun sebesar 24.920 (-4,02%). Tingkat kesembuhan berjumlah 4.469.425 (86,97%) atau naik 61.607 (12,01%) per hari dan tingkat kematian berjumlah 76,398 (1,4%).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Siapakah Hamas?

Hamas merupakan kelompok milisi yang saat ini menguasai jalur Gaza, dan bersaing dengan kelompok Fatah.

DUNIA | 17 Mei 2021

Jangan Kedepankan Orientasi Politik atau Ideologi dalam Isu Palestina

Hikmahanto menyayangkan jika respons terkait situasi Palestina tergantung kepada orientasi pihak mana yang didukung.

DUNIA | 17 Mei 2021

WHO: Hasil Tes Positif Covid-19 di India Sangat Tinggi

India pada Senin (17/5/2021) melaporkan penurunan lebih lanjut dalam kasus baru Covid-19.

DUNIA | 17 Mei 2021

Akibat Kebakaran Hutan di Los Angeles, 1.000 Orang Dievakuasi

Sekitar 1.000 orang dievakuasi dari rumah mereka di negara bagian California, Amerika Serikat (AS) pada Minggu (16/5/2021) pagi karena kebakaran hutan.

DUNIA | 17 Mei 2021

Unicef Desak G7 Sumbang Pasokan Darurat Vaksin Covid-19

Unicef pada Senin (17/5/2021) meminta negara-negara G7 untuk menyumbangkan pasokan vaksin Covid-19 untuk skema berbagi Covax.

DUNIA | 17 Mei 2021

Menlu Palestina: Israel Lakukan Kejahatan Perang

Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki pada Minggu (16/5/2021) menuduh Israel melakukan "kejahatan perang" dalam serangan hampir seminggu di Gaza.

DUNIA | 17 Mei 2021

Saudi Cabut Persyaratan Karantina untuk Pelancong Asing

Arab Saudi mengumumkan pada Minggu (16/5/2021) pencabutan aturan wajib karantina pelancong asing yang datang melalui pesawat udara.

DUNIA | 17 Mei 2021

Gaza Diserang Israel Lagi, 200 Tewas dalam Seminggu

Serangan udara Israel kembali menghantam Jalur Gaza sebelum fajar pada Senin (17/5/2021), konflik ini menewaskan lebih dari 200 orang

DUNIA | 17 Mei 2021

Afrika Selatan Targetkan 5 Juta Lansia dalam Fase 2 Vaksinasi Covid-19

Vaksinasi Covid-19 Afrika Selatan menarget lima juta warga berusia di atas 60 pada akhir Juni 2021.

DUNIA | 17 Mei 2021

Majelis Umum PBB Pertimbangkan Seruan Embargo Senjata Myanmar

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (18/5/2021) akan mempertimbangkan seruan embargo senjata ke junta militer Myanmar.

DUNIA | 17 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS