PM Polandia Tolak Tutup Tambang Batu Bara
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PM Polandia Tolak Tutup Tambang Batu Bara

Selasa, 25 Mei 2021 | 15:11 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Warsawa, Beritasatu.com- Polandia tidak akan menutup tambang batu bara di dekat perbatasan Republik Cek. Seperti dilaporkan RT, Senin (24/5/2021) penegasan itu disampaikan Perdana Menteri Mateusz Morawiecki meskipun ada perintah dari Pengadilan Uni Eropa (CJEU) untuk segera menghentikan ekstraksi batu bara coklat.

Pada bulan Februari, Republik Cek mengambil tindakan hukum terhadap Polandia atas tambang lignit terbuka Turow-nya, yang juga terletak di dekat perbatasan Jerman, mengklaimnya mengancam pasokan air minum warganya.

Dalam perintah pendahuluan pada hari Jumat, CJEU menyatakan pemerintah Polandia telah melanggar undang-undang Uni Eropa. Disebutkan, Polandia memberikan perpanjangan enam tahun untuk tambang tersebut tanpa melakukan penilaian dampak lingkungan.

Morawiecki membalas klaim tersebut pada hari Senin, menyebut keputusan CJEU sebagai "sangat berbahaya" untuk keamanan energi Polandia dan untuk mata pencaharian 5.000 orang yang bekerja di Turow.

Tidak seperti tetangganya Jerman, Polandia masih mengandalkan batu bara sebagai bentuk tenaga utama, dengan bahan bakar fosil mencapai sekitar 70% dari total produksi energinya.

Dalam upaya untuk mengatasi situasi tersebut, Morawiecki juga mengumumkan bahwa pemasangan layar anti-filtrasi di Turow untuk melindungi permukaan air di Republik Cek akan dimajukan.

“Penyelesaian layar khusus telah dijadwalkan untuk 2023, tetapi sekarang akan selesai pada September tahun ini karena konstruksi yang lebih cepat oleh operator tambang, Polska Grupa Energetyczna (PGE),” kata PM.

Morawiecki juga mengatakan akan melakukan perjalanan ke Brussel untuk mengadakan pembicaraan mengenai tambang tersebut dengan mitranya dari Cek, Andrej Babis.

PM Polandia menambahkan bahwa pemerintahnya "tidak dapat mengabaikan" situasi dan akan mengajukan argumen baru, termasuk kemajuan layar, ke CJEU dalam dua minggu ke depan.

Dalam keputusan pada hari Jumat, CJEU mengatakan bahwa pemberian menteri iklim Polandia perpanjangan enam tahun ke tambang adalah pelanggaran hukum Uni Eropa, karena telah dilakukan tanpa melakukan penilaian dampak lingkungan. Menunggu keputusan penuh atas keluhan Republik Ceko, pengadilan memerintahkan otoritas Polandia "segera menghentikan kegiatan ekstraksi lignit" di Turow.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

WHO: Virus di Masa Depan Akan Picu Pandemi Baru

Virus di masa depan yang lebih mematikan daripada Covid-19 akan memicu pandemi baru.

DUNIA | 25 Mei 2021

Memahami Tuntas Sejarah Konflik Israel-Palestina dan Zionisme

Saat ini Hamas bukanlah musuh paling berbahaya bagi Israel. Lalu siapa?

DUNIA | 25 Mei 2021

Jelang Pilpres Peru, Serangan Milisi Tewaskan 14 Orang

Setidaknya 14 orang, termasuk dua anak, telah tewas di daerah terpencil Peru akibat serangan milisi jelang pemilihan presiden.

DUNIA | 25 Mei 2021

Khawatir Terinfeksi Covid-19, AS Imbau Warganya Tidak ke Jepang

Otoritas Amerika Serikat (AS) mengimbau warganya untuk tidak bepergian ke Jepang karena risiko Covid-19, dua bulan sebelum dimulainya Olimpiade Tokyo

DUNIA | 25 Mei 2021

Akibat Serangan Udara Israel, Total 253 Warga Gaza Tewas

Jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza yang berakhir pada Jumat telah mencapai 253 orang.

DUNIA | 25 Mei 2021

Khawatir Teror Kekerasan, Australia Tutup Kedutaan di Kabul

Australia menyatakan akan menutup kedutaan besarnya di ibu kota Afganistan, Kabul karena khawatir teror kekerasan

DUNIA | 25 Mei 2021

Polandia Impor Pesawat Nirawak Serbu Turki

Polandia telah sepakat untuk membeli 24 pesawat tempur atau drone dari Turki.

DUNIA | 25 Mei 2021

Tiongkok Tawarkan Vaksin Covid-19 ke Taiwan

Tiongkok pada Senin (24/5/2021) menawarkan pasokan vaksin Covid-19 segera ke Taiwan untuk membantu memerangi peningkatan tajam infeksi virus corona.

DUNIA | 25 Mei 2021

Enam Hari Berturut-turut, Malaysia Laporkan 6.000 Kasus Covid-19

Malaysia melaporkan rekor jumlah kematian akibat Covid-19 pada Senin (24/5/2021)

DUNIA | 25 Mei 2021

Disidang 30 Menit, Aung San Suu Kyi Tampak Sehat

Pemimpin Myanmar yang digulingkan Aung San Suu Kyi muncul secara langsung di sidang pengadilan untuk pertama kalinya pada Senin (24/5/2021)

DUNIA | 25 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS