WHO: Varian Covid-19 India Ditemukan di Setidaknya 53 Wilayah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

WHO: Varian Covid-19 India Ditemukan di Setidaknya 53 Wilayah

Rabu, 26 Mei 2021 | 22:43 WIB
Oleh : Grace Eldora Sinaga / IDS

Jenewa, Beritasatu.com - Varian virus corona yang pertama kali terdeteksi di India kini telah secara resmi tercatat di 53 wilayah. Hal itu dilaporkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Rabu (26/5/2021).

Selain itu, WHO telah menerima informasi dari sumber tidak resmi bahwa varian B.1.617 tersebut telah ditemukan di tujuh wilayah lain. Angka dalam laporan terbaru epidemiologi WHO pun menunjukkan totalnya menjadi 60 wilayah.

Laporan tersebut mengatakan Covid-19 varian India telah menunjukkan peningkatan penularan, sementara tingkat keparahan penyakit dan risiko infeksi sedang diselidiki.

Secara global selama seminggu terakhir, jumlah kasus baru dan angka kematian terus menurun dengan sekitar 4,1 juta kasus baru dan 84.000 kematian baru yang dilaporkan. Penurunan masing-masing 14% dan 2% dibandingkan dengan pekan sebelumnya.

WHO regional Eropa melaporkan penurunan kasus baru dan angka kematian terbesar dalam tujuh hari terakhir, diikuti oleh wilayah Asia Tenggara.

Jumlah kasus yang dilaporkan oleh wilayah Amerika, Mediterania Timur, Afrika, dan Pasifik Barat serupa dengan yang dilaporkan pada minggu sebelumnya.

"Meskipun tren global menurun selama empat minggu terakhir, kejadian kasus Covid-19 dan kematian tetap tinggi, dan peningkatan substansial telah diamati di banyak negara di seluruh dunia," kata dokumen itu, yang dirilis Rabu (26/5/2021).

Jumlah kasus baru tertinggi dalam tujuh hari terakhir dilaporkan dari India (1.846.055 kasus atau turun 23%), Brasil (451.424 kasus atau naik 3%), Argentina (213.046 kasus atau naik 41%), Amerika Serikat (188.410 kasus atau turun 20%), dan Kolombia (107.590 kasus atau turun 7%).

Deteksi Varian

Pembaruan data tersebut memberikan informasi tentang empat mutasi yang digolongkan sebagai varian yang menjadi perhatian. Pertama kali varian baru dilaporkan di Inggris (B.1.1.7), Afrika Selatan (B.1.351), Brasil (P.1), dan India (B.1.617).

Saat menghitung jumlah total wilayah yang melaporkan setiap varian, WHO menjumlahkan yang memiliki informasi resmi dan tidak resmi.

Varian Inggris sekarang telah dilaporkan di 149 wilayah, sedangkan varian Afsel di 102 wilayah, dan varian Brasil di 59 wilayah.

WHO membagi angka untuk varian India atau B.1.617 menjadi tiga garis turunan, yakni B.1.617.1, B.1.617.2, dan B.1.617.3.

Turunan pertama telah dilaporkan berada di total 41 wilayah, yang kedua di 54 wilayah, dan yang ketiga di enam wilayah, antara lain Inggris, Kanada, Jerman, India, Rusia, dan Amerika Serikat (AS).

Jika digabungkan, garis keturunan varian B.1.617 secara resmi tercatat di 53 wilayah dan secara tidak resmi di tujuh wilayah lainnya.

Pembaruan tersebut juga mencantumkan enam varian yang sedang dipantau.

Satu varian ditemukan pertama kali di beberapa negara, dua di antaranya pertama kali ditemukan di AS, sedangkan tiga lainnya pertama kali ditemukan di Brasil, Filipina, dan Perancis.

"Evolusi virus telah diperkirakan. Dan semakin banyak SARS-CoV-2 beredar, semakin banyak peluang yang dimilikinya untuk berkembang," kata laporan itu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

SPD Diproyeksi Menang di Pemilu Jerman, Biden: Mereka solid

SPD Jerman diproyeksikan menang tipis pada pemilu nasional hari Minggu.

DUNIA | 27 September 2021

SPD Diproyeksi Menang Tipis di Pemilu Jerman, Olaf Scholz Bakal Jadi Kanselir

Olaf Scholz bakal jadi kanselir dari SPD keempat pascaperang setelah Willy Brandt, Helmut Schmidt dan Gerhard Schroeder.

DUNIA | 27 September 2021

Ada 17 Teroris di Kalangan Menteri, Mustahil Pemerintah Taliban Dapat Pengakuan

Pengakuan terhadap pemerintahan Taliban mustahil, sebab terdapat 17 teroris di kalangan menteri dan hak asasi kaum perempuan masih dilanggar.

DUNIA | 27 September 2021

Gempa M 5,7 Guncang Pulau Utama di Filipina

Gempa kuat melanda pulau utama Filipina pada Senin (27/9/2021), tetapi belum ada laporan kerusakan segera, kata Survei Geologi AS (USGS).

DUNIA | 27 September 2021

6 Hari Berturut-turut Kasus Baru Covid-19 Singapura di Atas 1.000

Singapura melaporkan rekor 1.939 kasus baru Covid-19 pada Minggu malam.

DUNIA | 27 September 2021

CEO Pfizer: Kehidupan Akan Normal dalam Setahun

CEO Pfizer Albert Bourla mengatakan bahwa kehidupan akan mulai normal setahun lagi dan vaksinasi Covid-19 tahunan akan menjadi kebutuhan hidup.

DUNIA | 27 September 2021

Hasil Sementara Pemilu Jerman: Partai Merkel Kalah Tipis

Merkel dipastikan akan pensiun setelah 16 tahun memimpin Jerman -- tiga kandidat bersaing untuk menggantikannya.

DUNIA | 27 September 2021

Tentara Israel Tembak Mati Empat Warga Palestina di Tepi Barat

Pasukan Israel membunuh sedikitnya empat warga Palestina saat melakukan penggeledahan di Tepi Barat.

DUNIA | 26 September 2021

PM Australia Tolak Komitmen Hapus Bahan Bakar Fosil Bertahap

Perdana Menteri Australia Scott Morrison menolak berkomitmen untuk menghapus bahan bakar fosil secara bertahap menjelang konferensi iklim besar COP26.

DUNIA | 26 September 2021

60 Juta Rakyat Jerman Tentukan Pengganti Kanselir Merkel

Sekitar 60 juta rakyat Jerman memberikan hak suara untuk menentukan pengganti Kanselir veteran Angela Merkel yang sudah berkuasa selama 16 tahun

DUNIA | 26 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
Luhut: Biar Semua Dibuktikan di Pengadilan

Luhut: Biar Semua Dibuktikan di Pengadilan

NASIONAL | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings