Junta Militer Myanmar Gunakan Mayat untuk Teror Warga
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Junta Militer Myanmar Gunakan Mayat untuk Teror Warga

Kamis, 27 Mei 2021 | 10:13 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Yangon, Beritasatu.com – Junta militer Myanmar menggunakan mayat untuk meneror warga sipil. Pada Kamis (27/5/2021), satu analisis oleh The Associated Press dan Human Rights Center Investigations Lab di University of California, Berkeley, mengamati kasus-kasus mayat orang-orang yang menjadi sasaran tanpa pandang bulu oleh polisi dan militer digunakan sebagai alat teror.

Penemuan ini didasarkan pada lebih dari 2.000 cuitan Twitter dan gambar daring, selain kontak dengan anggota keluarga, akun saksi, dan laporan media lokal.

Lab AP dan HRC mengidentifikasi lebih dari 130 kejadian di mana pasukan keamanan tampaknya menggunakan mayat dan tubuh yang terluka untuk menciptakan kecemasan, ketidakpastian, dan menimbulkan ketakutan pada penduduk sipil.

Lebih dari dua pertiga kasus yang dianalisis Lab AP dan HRC dikonfirmasi atau dikategorikan memiliki kredibilitas sedang atau tinggi, dan sering kali melibatkan pelacakan sumber asli konten atau mewawancarai pengamat.

Sejak pengambilalihan militer, lebih dari 825 orang telah terbunuh - lebih dari dua kali lipat penghitungan pemerintah - menurut Assistance Association for Political Prisoners, satu organisasi pengawas yang memantau penangkapan dan kematian. Junta tidak menanggapi pertanyaan tertulis yang diajukan oleh AP.

Lab HRC memeriksa berjam-jam rekaman yang dipasang daring selama periode dua bulan yang menunjukkan mayat direnggut dari jalan dan diseret seperti karung beras sebelum dilempar ke kendaraan dan dibawa ke tujuan yang tidak diketahui.

“Beberapa orang telah hilang atau ditangkap suatu hari dan kembali dalam keadaan mati pada hari berikutnya, mayat mereka dimutilasi dengan tanda-tanda penyiksaan,” kata saksi yang dikonfirmasi ke AP.

Pelaksanaan otopsi telah dilakukan tanpa izin keluarga. Beberapa sertifikat kematian menyalahkan serangan jantung atau jatuh setelah serangan kekerasan, akun saksi yang bertentangan dan gambar yang diambil oleh pengunjuk rasa, jurnalis, atau penduduk, termasuk beberapa yang diam-diam merekam insiden dengan ponsel melalui jendela atau dari atap.

Kepada AP, kerabat dan saksi mata mengelukan kremasi dan penggalian jenazah dilakukan secara diam-diam pada tengah malam oleh pihak berwenang. Di lain waktu, keluarga yang berduka terpaksa membayar rumah sakit militer untuk membebaskan jenazah orang yang mereka cintai.

“Meskipun insiden tersebut mungkin tampak acak dan tidak beralasan - termasuk anak-anak ditembak saat bermain di luar rumah mereka - insiden itu sebenarnya disengaja dan sistematis dengan tujuan melumpuhkan orang dan membuat mereka lelah,” kata Nick Cheesman, seorang peneliti di Universitas Nasional Australia, yang berspesialisasi dalam politik hukum dan kepolisian di Myanmar.

"Itu persis seperti karakteristik teror negara,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dipicu Liburan, Kasus Harian Covid-19 di Korsel Melonjak

Korban infeksi terus bermunculan yang dipicu oleh liburan tiga hari di pekan ini.

DUNIA | 25 September 2021

60 Juta Warga AS Penuhi Syarat Vaksin Booster, Biden: Gratis dan Mudah Didapat

Vaksin dosis penguat (booster) untuk Covid-19 akan disediakan secara gratis, kata Presien Amerika Serikat Joe Biden.

DUNIA | 25 September 2021

Bom Rakitan di Pot Bunga Meledak di Jalalabad, Afghanistan

Menurut laporan media lokal, bom rakitan disembunyikan di pot bunga di salah satu jalan dan meledak di jam-jam sibuk di pagi hari.

DUNIA | 25 September 2021

Bebas dari Penjara, Eksekutif Huawei Tinggalkan Kanada Naik Pesawat Carter

Berkat kerja keras pemerintah Tiongkok, Meng meninggalkan Kanada dengan menggunakan pesawat yang disewa pemerintah.

DUNIA | 25 September 2021

Belum Diberi Akses, Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar Tak Dapat Jalankan Tugasnya

Utusan Khusus ASEAN belum dapat menjalankan tugasnya karena beliau memerlukan akses untuk bertemu dengan semua pihak.

DUNIA | 25 September 2021

Taliban Serukan Tumpas ISIS di Afghanistan

Seorang pejabat senior Taliban berjanji akan menumpas kelompok milisi Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) Khorasan yang beroperasi di Afghanistan.

DUNIA | 25 September 2021

Redam Pemberontak Sipil, Militer Myanmar Rekrut Milisi Brutal

Militer Myanmar merekrut milisi terkenal kejam untuk memerangi perlawanan sipil.

DUNIA | 25 September 2021

AS Bubarkan Ribuan Pengungsi di Kolong Jembatan Texas

Aparat keamanan Amerika Serikat (AS) membubarkan kamp pengungsi darurat di kolong jembatan Texas, Amerika Serikat (AS) yang berbatasan dengan Meksiko.

DUNIA | 25 September 2021

Negara Ini Klaim Bebas Covid-19, Tapi Bohong

Dalam hampir dua tahun sejak pandemi Covid-19 dimulai, Turkmenistan belum melaporkan satu pun kasus infeksi. Aktivis setempat mengatakan klaim itu bohong.

DUNIA | 25 September 2021

Indonesia Beberkan Strategi Mewujudkan Transformasi Sistem Pangan

Indonesia membagikan strategi untuk mewujudkan transformasi sistem pangan di markas Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS),

DUNIA | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kasus Aktif Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Timnas Brasil


# Kripto


# Pembakaran Mimbar Masjid



TERKINI
Dua Film Indonesia Ramaikan Beijing International Film Festival 2021

Dua Film Indonesia Ramaikan Beijing International Film Festival 2021

HIBURAN | 6 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings