Buntut Kapal Terbakar Cemari Pantai, Sri Lanka Gelar Investigasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Buntut Kapal Terbakar Cemari Pantai, Sri Lanka Gelar Investigasi

Senin, 31 Mei 2021 | 10:35 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kolombo, Beritasatu.com- Sri Lanka melancarkan investigasi setelah kapal MV X-Press Pearl yang terbakar mencemari pantai. Seperti dilaporkan AFP, Minggu (30/5/20210, Kolombo memulai penyelidikan kriminal setelah kapal itu membanjiri pantai dengan mikroplastik.

Berton-ton butiran plastik mikro telah membanjiri pantai-pantai terkenal di negara Asia Selatan itu di Negombo, tujuan wisata populer, memaksa pelarangan penangkapan ikan dan memicu kekhawatiran akan kerusakan ekologi.

Kapal kontainer MV X-Press Pearl yang terdaftar di Singapura telah membara di di lautan selama 11 hari setelah kebakaran terjadi saat menuju ke Kolombo dari negara bagian Gujarat, India.

“Sejumlah 25 awak, yang telah dievakuasi dari kapal, diinterogasi pada Senin (31/5) setelah pengaduan diajukan oleh Otoritas Perlindungan Lingkungan Laut Sri Lanka,” kata polisi.

Pekan lalu, pihak berwenang mengatakan mereka yakin kebakaran itu disebabkan oleh kebocoran asam nitrat yang telah diketahui kru sejak 11 Mei.

"Kapten dan awaknya berada di karantina, tetapi otoritas kesehatan telah memberi tahu kami bahwa kami dapat menanyai mereka mulai besok. Kami telah mengirimkan sampel air laut yang tercemar dan puing-puing yang terbakar dari kapal untuk laporan forensik," ujar Ajith Rohana, juru bicara polisi, kepada kantor berita AFP.

Pihak berwenang dan operator kapal kontainer menyatakan api terus menyala, meski sudah dikendalikan. Pemilik kapal, X-Press Feeders, menyatakan lambung kapal tetap utuh dan tidak ada kerusakan pada tangki bahan bakarnya.

Menurut pejabat, sebagian besar kargo kapal, termasuk 25 ton asam nitrat, natrium hidroksida, pelumas, dan bahan kimia lainnya, tampaknya telah musnah dalam kebakaran tersebut.

Otoritas Perlindungan Laut Sri Lanka (MEPA) mengatakan sampah plastik dari kapal yang terbakar mungkin telah menyebabkan "polusi pantai terburuk dalam sejarah kita", dan memperingatkan hal itu dapat menyebabkan kerusakan ekologis selama bertahun-tahun.

Nelayan telah dilarang berada di hamparan pantai sepanjang 80 kilometer, tempat butiran plastik terdampar.

Menteri Perikanan Kanchana Wijesekera mengatakan pemerintah akan memberi kompensasi kepada nelayan atas kerugian yang diperkirakan.

“Setidaknya 4.500 nelayan terkena dampak di resor memancing dan wisata Negombo,” kata pejabat dari gereja Katolik Roma di daerah itu pada Sabtu ketika mereka memohon bantuan keuangan.

Kepada AFP, pada Sabtu (29/5), Pastor Sujeewa Athukorale mengatakan bahwa ada juga kekhawatiran berkurangnya permintaan makanan laut dari daerah itu karena kekhawatiran akan kontaminasi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ikan Jadi Cepat Mati, Vendor Prancis Setop Buat Akuarium Mangkuk

Vendor akuarium terkemuka Prancis telah memutuskan untuk berhenti menjual akuarium mangkuk ikan berbentuk bundar.

DUNIA | 23 Januari 2022

Pembatasan Diberlakukan, PM Selandia Baru Terpaksa Batalkan Pernikahan

PM Selandia Baru Jacinda Arden telah membatalkan pernikahannya karena negara itu memberlakukan pembatasan baru.

DUNIA | 23 Januari 2022

Hujan Salju, Ribuan Warga Beijing Mendaki Puncak Jingshan

Ribuan warga Kota Beijing, Tiongkok, berbondong-bondong mendaki puncak perbukitan Jingshan di tengah guyuran hujan salju.

DUNIA | 23 Januari 2022

Kasus Covid-19 di Taiwan Melonjak, 70 Karyawan Pabrik Positif

Taiwan mengalami lonjakan kasus Covid-19 setelah 70 karyawan pabrik elektronik di zona perdagangan bebas Kota Taoyuan, Taiwan, dinyatakan positif.

DUNIA | 23 Januari 2022

Krisis Myanmar, Jokowi Tegaskan Pentingnya Konsensus ASEAN

Jokowi kembali menegaskan pentingnya implementasi lima butir konsensus ASEAN untuk menyelesaikan krisis Myanmar.

DUNIA | 23 Januari 2022

Kisruh Soal Cat, Airbus Batalkan Kontrak Rp 85 Triliun dengan Qatar Airways

Produsen pesawat Airbus membatalkan kontrak senilai US$ 6 miliar (Rp 85 triliun) dengan Qatar Airways setelah kisruh soal cat yang mengelupas.

DUNIA | 22 Januari 2022

CDC: Vaksin Penguat Pfizer dan Moderna Efektif 90 Persen Lawan Omicron

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) menyatakan vaksin Pfizer dan Moderna mencapai efektif 90% melawan Omicron.

DUNIA | 22 Januari 2022

Taliban Ancam Tembak Mati Aktivis Penolak Burkak

Polisi agama Taliban telah mengancam akan menembak wanita aktivis jika mereka tidak mengenakan burkak.

DUNIA | 22 Januari 2022

Pemerintah Kamboja Beri Bantuan Tunai untuk Warga Terdampak Pandemi Covid

Pemerintah Kamboja telah memperpanjang program bantuan uang tunai untuk sekitar 700.000 keluarga yang terkena Covid-19 selama tiga bulan lagi.

DUNIA | 22 Januari 2022

AS Tolak Rencana untuk Perkuat WHO

Amerika Serikat, donor utama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menolak proposal untuk membuat badan itu lebih independen.

DUNIA | 22 Januari 2022


TAG POPULER

# Gempa Sulut


# Air Tanah


# Pasien Omicron Meninggal


# OTT KPK


# Kripto



TERKINI
PBNU Panggil Ketua PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo Terkait Politik Praktis

PBNU Panggil Ketua PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo Terkait Politik Praktis

NASIONAL | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings