IAEA: Iran Gagal Jelaskan Asal Uranium
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

IAEA: Iran Gagal Jelaskan Asal Uranium

Selasa, 1 Juni 2021 | 23:47 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Wina, Beritasatu.com- Iran telah gagal untuk menjelaskan jejak uranium yang ditemukan di beberapa situs yang tidak diumumkan. Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (1/6/2021), laporan itu disampaikan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Laporan IAEA pada Senin (31/5) itu mungkin memicu bentrokan diplomatik baru antara Teheran dan Barat yang dapat menggagalkan pembicaraan nuklir yang lebih luas.

Tiga bulan lalu Inggris, Prancis dan Jerman membatalkan rencana yang didukung Amerika Serikat (AS) untuk 35 negara Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional untuk mengkritik Iran karena gagal menjelaskan sepenuhnya asal-usul partikel; ketiganya mundur ketika kepala IAEA Rafael Grossi mengumumkan pembicaraan baru dengan Iran.

"Setelah berbulan-bulan, Iran belum memberikan penjelasan yang diperlukan untuk keberadaan partikel bahan nuklir di salah satu dari tiga lokasi di mana Badan telah melakukan akses (inspeksi) pelengkap," bunyi satu laporan oleh Grossi kepada negara-negara anggota yang dilihat oleh Reuters.

Situasi saat ini tergantung pada tiga kekuatan Eropa untuk memutuskan apakah akan menghidupkan kembali dorongan mereka untuk resolusi yang mengkritik Iran. Resolusi itu dapat merusak negosiasi yang lebih luas untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015 pada pembicaraan yang saat ini sedang berlangsung di Wina.

Namun Grossi berharap untuk melaporkan kemajuan sebelum dewan bertemu lagi minggu depan.

"Direktur Jenderal prihatin bahwa diskusi teknis antara Agensi dan Iran tidak memberikan hasil yang diharapkan," kata laporan itu.

"Kurangnya kemajuan dalam mengklarifikasi pertanyaan Badan mengenai kebenaran dan kelengkapan deklarasi perlindungan Iran secara serius memengaruhi kemampuan Badan untuk memberikan jaminan sifat damai dari program nuklir Iran," tambahnya.

Dalam laporan triwulanan terpisah yang juga dikirim ke negara-negara anggota pada Senin dan dilihat oleh Reuters, badan tersebut memberikan indikasi kerusakan yang terjadi pada produksi uranium yang diperkaya Iran. Kerusakan dipicu oleh ledakan dan pemadaman listrik di situs Natanz bulan lalu yang dituduhkan Teheran pada Israel.

Peningkatan kuartalan Iran dalam stok uranium yang diperkaya adalah yang terendah sejak Agustus 2019 dengan hanya 273 kg, sehingga total menjadi 3.241 kg, menurut perkiraan IAEA. Itu tidak dapat sepenuhnya memverifikasi stok karena Iran telah menurunkan kerja sama.

Jumlah itu berkali-kali lipat dari batas 202,8 kg yang ditetapkan oleh kesepakatan nuklir. Tetapi angka 273 kg masih jauh di bawah lebih dari enam ton yang dimiliki Iran sebelum kesepakatan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Sempat Promosikan Air Berkat, Dukun Kondang Sri Lanka Meninggal Akibat Covid

Eliyantha White, seorang dukun terkenal yang mencoba mengakhiri wabah Covid-19 di Sri Lanka dengan air yang “diberkati” telah meninggal karena virus tersebut

DUNIA | 23 September 2021

Peringati Hari Badak Sedunia, 2.500 Cula Dimusnahkan

Hampir 2.500 cula badak langka telah dihancurkan dalam upacara pertama dari jenisnya di timur laut India,

DUNIA | 23 September 2021

Boeing: Tiongkok Akan Beli 8.700 Pesawat Baru dalam 20 Tahun

Maskapai penerbangan Tiongkok kemungkinan akan membeli 8.700 pesawat senilai US$ 1,47 triliun selama 20 tahun ke depan.

DUNIA | 23 September 2021

Untuk Lansia, FDA Akan Izinkan Dosis Ketiga Vaksin Covid Pfizer

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) berencana untuk mengesahkan dosis ketiga dari vaksin Pfizer-Biontech dalam waktu dekat.

DUNIA | 23 September 2021

Pakar Inggris: Covid-19 Jadi Flu Biasa Tahun Depan

Covid-19 akan menyerupai flu biasa pada musim semi tahun depan ketika imunitas manusia sudah makin kuat karena vaksin.

DUNIA | 23 September 2021

Ilmuwan Tiongkok Klaim Covid-19 Muncul di AS Jauh Sebelum Wuhan

Para ilmuwan Tiongkok mengklaim Covid-19 sudah muncul di Amerika Serikat (AS) jauh sebelum muncul di Tiongkok.

DUNIA | 23 September 2021

Produsen Kapal Selam Prancis Tetap Akan Kirim Tagihan ke Australia

Naval Group Prancis menyatakan pada Rabu (22/9/2021) tetap akan mengirim tagihan pesanan kapal selam ke pemerintah Australia dalam beberapa minggu mendatang.

DUNIA | 23 September 2021

PBB Peringatkan 16 Juta Rakyat Yaman Menuju Kelaparan

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memperingatkan 16 juta orang rakyat Yaman sedang menuju kelaparan.

DUNIA | 23 September 2021

Setelah Diprotes India, Inggris Setujui Vaksin Covid-19 Covishield

Setelah diprotes India, Inggris mengklarifikasi Covishield versi vaksin AstraZeneca buatan India adalah vaksin yang disetujui

DUNIA | 23 September 2021

Khawatir Lonjakan Kasus Saat Liburan, Korsel Minta Tes Covid-19 Diperbanyak

Korsel memperingatkan orang-orang yang kembali dari liburan untuk melakukan tes Covid-19, sebelum mereka kembali masuk kerja.

DUNIA | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Liga 1: PSIS Sudah Kantongi Taktik Lawan Arema FC

Liga 1: PSIS Sudah Kantongi Taktik Lawan Arema FC

BOLA | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings