Buntut Kapal Tenggelam di Sri Lanka, LSM Lingkungan Menggugat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Buntut Kapal Tenggelam di Sri Lanka, LSM Lingkungan Menggugat

Sabtu, 5 Juni 2021 | 12:30 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kolombo, Beritasatu.com- Para pemerhati lingkungan pada Jumat (4/6/2021) menggugat pemerintah Sri Lanka dan operator kapal kontainer MV X-Press Pearl bermuatan bahan kimia dan plastik yang terbakar di lepas pantai selama hampir dua minggu.

Pada saat yang sama, seperti dilaporkan AFP, para ahli internasional bersiap menghadapi kemungkinan tumpahan minyak.

Pusat Swasta untuk Keadilan Lingkungan (CEJ) mengajukan petisi ke Mahkamah Agung. Petisi itu menuduh bahwa otoritas lokal seharusnya dapat mencegah apa yang disebut sebagai "bencana laut terburuk" dalam sejarah Sri Lanka.

Kapal MV X-Press Pearl yang terdaftar di Singapura perlahan-lahan tenggelam ke Samudera Hindia sejak Rabu setelah kebakaran yang berkobar selama 13 hari di depan pantai. Pada Kamis, operator menyatakan bahwa kapal telah tenggelam.

Ton butiran mikroplastik dari kapal telah membanjiri bentangan pantai sepanjang 80 km yang telah dinyatakan terlarang bagi penduduk. Penangkapan ikan di daerah itu juga dilarang.

CEJ menyatakan kelambanan pemerintah "bertentangan dengan konsep dan prinsip hukum lingkungan". Satu sidang belum diperbaiki.

Dikatakan, kru mengetahui kebocoran asam pada 11 Mei, jauh sebelum memasuki perairan Sri Lanka. Oleh karena itu, pihak berwenang setempat seharusnya tidak mengizinkan kapal masuk.

Tantangan hukum untuk mencari ganti rugi yang tidak ditentukan datang ketika para ahli asing dikerahkan untuk membantu Sri Lanka mengatasi potensi kebocoran minyak dari puing-puing yang terbakar.

“Perwakilan dari International Tankers Owners Pollution Federation (ITOPF) dan Oil Spill Response (OSR) sedang memantau kapal di darat,” kata operator kapal, X-Press Feeders.

"Mereka terus berkoordinasi dengan Otoritas Perlindungan Lingkungan Laut (MEPA) dan angkatan laut Sri Lanka mengenai rencana yang ditetapkan untuk menangani kemungkinan tumpahan minyak dan polutan lainnya," kata perusahaan yang terdaftar di Singapura.

Kepala eksekutif X-Press Feeders, Shmuel Yoskovitz, meminta maaf kepada Sri Lanka atas bencana tersebut.

"Saya ingin menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf saya yang mendalam kepada rakyat Sri Lanka atas kerugian yang ditimbulkan oleh insiden ini terhadap mata pencaharian dan lingkungan Sri Lanka," kata Yoskovitz kepada CNA.

Laut berombak dan visibilitas yang buruk mencegah penyelam angkatan laut memeriksa lambung untuk hari kedua pada hari Jumat, juru bicara angkatan laut Sri Lanka, Indika de Silva kepada AFP.

De Silva mengatakan satu tim mencapai kapal yang tenggelam dan melakukan pemeriksaan sepintas pada hari Kamis, tetapi tidak dapat menjalankan misi mereka karena jarak pandang yang buruk.

Sementara itu, MEPA telah menyiapkan pendispersi minyak dan skimmer jika kapal membocorkan 350 ton bahan bakar minyaknya, yang diyakini masih berada di dalam tangkinya, dan menyebabkan degradasi lingkungan besar-besaran lebih lanjut.

Sary, kapal penjaga pantai India di daerah tersebut memiliki peralatan untuk menangani tumpahan minyak, menurut angkatan laut Sri Lanka, yang telah diminta bantuan untuk operasi tersebut.

Kepada AFP pada Jumat, Kepala Pelabuhan Sri Lanka Nirmal Silva mengatakan bahwa tidak ada minyak yang bocor 48 jam setelah buritan kapal tenggelam.

“Melihat cara kapal terbakar, pendapat ahli adalah bahwa bunker minyak mungkin telah terbakar, tetapi kami sedang mempersiapkan skenario terburuk,” kata Silva.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Penentang Vaksin, Presiden Brasil Jalani Isolasi Covid-19 Usai Sidang PBB

Bolsonaro, yang tidak percaya pada vaksin, menentang aturan PBB yang mengharuskan semua tamu undangan disuntik vaksin.

DUNIA | 23 September 2021

Rumah Warga Dibakar, Tentara Junta Disebut Tembak Mati Pendeta yang Coba Padamkan Api

Laporan portal berita Myanmar Now menyebutkan, tentara junta menembak mati seorang pendeta Kristen yang mencoba memadamkan api.

DUNIA | 23 September 2021

AS Janji Sumbangkan 500 juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Negara Lain

AS pada Rabu (22/9/2021) berjanji untuk membeli lagi 500 juta dosis vaksin Covid-19 untuk disumbangkan ke negara lain.

DUNIA | 23 September 2021

Jokowi Sebut Inklusivitas Prioritas Utama Kepemimpinan Indonesia pada G-20

Jokowi menegaskan, Indonesia akan berupaya agar G-20 dapat bekerja untuk kepentingan semua negara dan menjadikan inklusivitas sebagai prioritas utama.

DUNIA | 23 September 2021

Pidato di PBB, Jokowi Sampaikan Pandangan Soal Pandemi hingga Perdamaian Dunia

Jokowi menyampaikan pandangannya soal penanganan pandemi, pemulihan perekonomian global, ketahanan iklim, hingga perdamaian dalam keberagaman.

DUNIA | 23 September 2021

Inggris Sebut Penularan Covid-19 Tertinggi pada Anak 12-15 Tahun

Penasihat kesehatan Pemerintah Inggris Chris Whitty mengatakan penularan Covid-19 saat ini tertinggi pada anak berusia 12 hingga 15 tahun.

DUNIA | 23 September 2021

Emir Qatar Desak Dunia Gandeng Taliban

Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani telah meminta para pemimpin dunia untuk tetap terlibat dengan Taliban di Afghanistan.

DUNIA | 23 September 2021

PAHO Pilih Argentina dan Brasil untuk Kembangkan Vaksin Covid-19

Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) memilih Argentina dan Brasil untuk mengembangkan vaksin Covid-19.

DUNIA | 22 September 2021

India Sita Heroin Afghanistan Senilai Rp 38,9 Triliun

Otoritas India telah menyita hampir 3 ton heroin yang berasal dari Afghanistan senilai sekitar 200 miliar rupee (Rp 38,9 triliun).

DUNIA | 22 September 2021

Survei: Hampir 80% Warga Palestina Ingin Presiden Abbas Mundur

Satu jajak pendapat baru menemukan bahwa hampir 80% warga Palestina ingin Presiden Mahmoud Abbas mengundurkan diri.

DUNIA | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Kemenkeu Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4%-5%

Kemenkeu Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4%-5%

EKONOMI | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings