Kelompok Pertahanan Myanmar Lawan Junta dengan Senapan Rakitan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kelompok Pertahanan Myanmar Lawan Junta dengan Senapan Rakitan

Minggu, 6 Juni 2021 | 19:32 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Yangon, Beritasatu.com- Kelompok pertahanan Myanmar melawan junta militer dengan senapan rakitan. Seperti dilaporkan AFP, Sabtu (5/6/2021), penduduk setempat membuat senapan di pabrik-pabrik darurat yang tersembunyi di hutan Myanmar.

Myanmar berada dalam kekacauan dan ekonominya lumpuh sejak para jenderal menggulingkan pemerintah Aung San Suu Kyi pada Februari. Militer menuduh pemerintah Suu Kyi melakukan kecurangan selama pemilihan 2020.

Beberapa komunitas di seluruh Myanmar terutama di kota-kota yang telah menyaksikan jumlah korban tewas yang tinggi di tangan polisi. Mereka telah membentuk "pasukan pertahanan" lokal.

Di salah satu bengkel di negara bagian Kayah dekat perbatasan Thailand, seorang pembuat senjata amatir. Dengan potongan kayu berserakan di sekelilingnya, suara gergaji dan palu di latar belakang, dia bersiap untuk memasang pelatuk.

Yang lain menerapkan sentuhan akhir pada stok dengan sander, sebelum memeriksa produk jadi: senapan bolt-action yang tidak akan terlihat tidak pada tempatnya dalam film Perang Dunia I.

Performa senjata buatan sendiri tidak selalu memenuhi standar yang dibutuhkan dalam pertempuran.

"Suatu malam, militer menembaki kami dengan artileri berat," kata Ko John, seorang anggota pasukan pertahanan diri, kepada AFP. Prajurit Junta kemudian mendekat dalam jarak 200 hingga 300 kaki dari kelompok tersebut.

"Ketika kami memutuskan untuk menembak mereka, senjata kami tidak menembak seperti yang diharapkan karena itu buatan sendiri. Kami meminta dukungan dari dua penembak jitu kami dan kami menembakkan delapan peluru ke arah mereka, tetapi hanya enam peluru yang ditembakkan dengan benar,” katanya.

Selain bangkitnya pasukan pertahanan diri lokal, para analis percaya ratusan pengunjuk rasa anti-kudeta dari kota-kota kecil dan kecil di Myanmar telah berjalan kaki ke daerah-daerah yang dikuasai pemberontak untuk menerima pelatihan militer.

Tetapi para pejuang paruh waktu tahu bahwa kemungkinan besar akan dihadapi mereka dalam setiap konfrontasi dengan militer Myanmar - salah satu yang paling brutal dan brutal di Asia Tenggara.

Ko John menggambarkan kewalahan oleh jumlah dan persenjataan yang unggul selama satu pertemuan baru-baru ini.

"Ketika kami mencoba untuk merebut kamp militer, helikopter mereka tiba dan bala bantuan dari helikopter menembak jatuh ke arah kami,” ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Krisis Kemanusiaan Mengancam, IMF Isyaratkan Bantuan ke Afghanistan

IMF pada Kamis (16/9/2021) menyerukan komunitas internasional harus mengambil tindakan segera untuk mencegah krisis kemanusiaan di Afghanistan.

DUNIA | 16 September 2021

AS Umumkan Aliansi Baru dengan Australia dan Inggris untuk Perkuat Militer

AS mengumumkan aliansi baru dengan Australia dan Inggris untuk memperkuat kemampuan militer dalam menghadapi Tiongkok yang sedang bangkit.

DUNIA | 16 September 2021

Survei Perubahan Iklim Asia Tenggara, Responden Indonesia Sebut Banjir Ancaman Paling Serius

Hasil survei memperlihatkan responden dari Indonesia meyakini, banjir merupakan ancaman paling serius dari perubahan iklim.

DUNIA | 16 September 2021

Prancis Merasa Dikhianati oleh Australia

Australia akan menjadi negara ketujuh di dunia yang mengoperasikan kapal selam bertenaga nuklir.

DUNIA | 16 September 2021

UNICEF Minta Sekolah di Negara Pandemi Covid-19 Dibuka Kembali

UNICEF mendesak otoritas pendidikan agar segera mungkin membuka kembali sekolah-sekolah di negara pandemi Covid-19.

DUNIA | 16 September 2021

Bantu Perangi Covid-19, Indonesia Sumbang Alat Kesehatan ke Myanmar

Indonesia menyumbangkan peralatan kesehatan untuk membantu rakyat Myanmar memerangi Covid-19.

DUNIA | 16 September 2021

INH Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Perumahan Guru di Yerusalem

INH menyalurkan bantuan dana untuk program pembangunan perumahan para asatidz atau guru di kawasan distrik Sur Baher, Yerussalem, Palestina.

DUNIA | 16 September 2021

Diminta Kurangi Emisi Karbon, Australia Malah Perpanjang Proyek Batubara

Langkah ini menggandakan komitmen negara tersebut untuk terus mengekstraksi bahan bakar fosil, meskipun ada tekanan untuk mengurangi emisi karbon.

DUNIA | 16 September 2021

Malaysia Buka Kembali Pulau Pariwisata Langkawi

Wisatawan kembali datang ke Pulau Langkawi, Malaysia, pada Kamis (16/9/2021).

DUNIA | 16 September 2021

1 Miliar Lebih Orang di Tiongkok Telah Divaksin Penuh

Tiongkok pada Kamis menyatakan, 1 miliar lebih warga di negara itu telah divaksinasi Covid-19 sepenuhnya, atau sekitar 71 persen dari populasinya.

DUNIA | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Pakar Sarankan Pencari Kerja Manfaatkan Fasilitas Management Training

Pakar Sarankan Pencari Kerja Manfaatkan Fasilitas Management Training

EKONOMI | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings