Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Uganda Berlakukan Lagi Karantina
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Uganda Berlakukan Lagi Karantina

Senin, 7 Juni 2021 | 16:25 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kampala, Beritasatu.com- Uganda memberlakukan kembali karantina wilayah ketat pada Minggu (6/6/2021), terkait lonjakan kasus infeksi Covid-19. Seperti dilaporkan Reuters, pengumuman itu disampaikan Presiden Uganda Yoweri Museveni.

Karantina wilayah mencakup penutupan sekolah dan penangguhan perjalanan antar distrik untuk membantu mengalahkan lonjakan kasus Covid-19 di negara Afrika Timur itu.

Langkah-langkah baru tersebut efektif mulai Senin pagi, termasuk penutupan semua lembaga pendidikan, beberapa larangan bepergian, penutupan pasar terbuka mingguan, dan penangguhan layanan gereja.

“Sebagian besar pembatasan baru akan diterapkan selama 42 hari. Penilaian dampaknya kemudian akan membantu pemerintah memutuskan apakah akan melonggarkan atau memperpanjangnya,” kata Museveni.

Uganda menerapkan salah satu karantina terketat di Afrika pada awal pandemi lebih dari setahun yang lalu. Tetapi secara bertahap, karantina dicabut ketika kasus melambat menjadi sedikit.

Namun bulan lalu, infeksi mulai melonjak dan kasus-kasus baru, terutama di kalangan orang yang lebih muda, telah melonjak, memicu kekhawatiran bahwa negara itu dapat tergelincir ke dalam gelombang kedua yang tidak terkendali.

Museveni mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi pada Minggu malam bahwa gelombang kedua yang mencengkeram Uganda "meluas dan berkelanjutan".

Pemerintah, kata Museveni, khawatir lonjakan kasus akan "menghabiskan ruang tempat tidur yang tersedia dan pasokan oksigen di rumah sakit kecuali kitaute langkah-langkah kesehatan masyarakat yang mendesak".

“Pada gelombang ini intensitas pasien Covid-19 yang parah dan kritis serta kematiannya lebih tinggi dari yang kita alami pada gelombang pertama pandemi,” katanya.

Menurut analisis Reuters, infeksi Covid-19 di Uganda rata-rata setiap hari mencapai puncaknya, dengan 825 infeksi baru dilaporkan setiap hari. Dari Januari hingga April, tingkat kepositifan dalam sampel yang diuji sebagian besar di bawah 3%. Tetapi, menurut data Kementerian Kesehatan, angka infeksi mulai naik tajam bulan lalu, mencapai 18% pada 2 Juni.

Negara Afrika timur sejauh ini telah melaporkan hampir 53.000 kasus positif dan 383 kematian. Pembatasan baru berpotensi mengancam untuk menghentikan pemulihan ekonomi yang sudah rapuh dari pukulan yang ditimbulkan oleh karantina tahun lalu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Krisis Kemanusiaan Mengancam, IMF Isyaratkan Bantuan ke Afghanistan

IMF pada Kamis (16/9/2021) menyerukan komunitas internasional harus mengambil tindakan segera untuk mencegah krisis kemanusiaan di Afghanistan.

DUNIA | 16 September 2021

AS Umumkan Aliansi Baru dengan Australia dan Inggris untuk Perkuat Militer

AS mengumumkan aliansi baru dengan Australia dan Inggris untuk memperkuat kemampuan militer dalam menghadapi Tiongkok yang sedang bangkit.

DUNIA | 16 September 2021

Survei Perubahan Iklim Asia Tenggara, Responden Indonesia Sebut Banjir Ancaman Paling Serius

Hasil survei memperlihatkan responden dari Indonesia meyakini, banjir merupakan ancaman paling serius dari perubahan iklim.

DUNIA | 16 September 2021

Prancis Merasa Dikhianati oleh Australia

Australia akan menjadi negara ketujuh di dunia yang mengoperasikan kapal selam bertenaga nuklir.

DUNIA | 16 September 2021

UNICEF Minta Sekolah di Negara Pandemi Covid-19 Dibuka Kembali

UNICEF mendesak otoritas pendidikan agar segera mungkin membuka kembali sekolah-sekolah di negara pandemi Covid-19.

DUNIA | 16 September 2021

Bantu Perangi Covid-19, Indonesia Sumbang Alat Kesehatan ke Myanmar

Indonesia menyumbangkan peralatan kesehatan untuk membantu rakyat Myanmar memerangi Covid-19.

DUNIA | 16 September 2021

INH Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Perumahan Guru di Yerusalem

INH menyalurkan bantuan dana untuk program pembangunan perumahan para asatidz atau guru di kawasan distrik Sur Baher, Yerussalem, Palestina.

DUNIA | 16 September 2021

Diminta Kurangi Emisi Karbon, Australia Malah Perpanjang Proyek Batubara

Langkah ini menggandakan komitmen negara tersebut untuk terus mengekstraksi bahan bakar fosil, meskipun ada tekanan untuk mengurangi emisi karbon.

DUNIA | 16 September 2021

Malaysia Buka Kembali Pulau Pariwisata Langkawi

Wisatawan kembali datang ke Pulau Langkawi, Malaysia, pada Kamis (16/9/2021).

DUNIA | 16 September 2021

1 Miliar Lebih Orang di Tiongkok Telah Divaksin Penuh

Tiongkok pada Kamis menyatakan, 1 miliar lebih warga di negara itu telah divaksinasi Covid-19 sepenuhnya, atau sekitar 71 persen dari populasinya.

DUNIA | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
IDI: Serangan terhadap Nakes di Kiwirok Kejahatan Kemanusiaan Serius

IDI: Serangan terhadap Nakes di Kiwirok Kejahatan Kemanusiaan Serius

NASIONAL | 58 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings